
"apa yg kau lakukan pada pasien ku !!
suara Rio menyadarkan Raka.
ia mendapati Rio yg sudah berkacak pinggang di belakangnya ,dan sudah menarik kerah bajunya untuk menjauh dari ayu.
"Aiiya !! maaf kan aku.
aku hanya terlalu senang dan lupa akan keadaan. jelas Raka sambil menggaruk tengkuknya.
"untung saja aku datang di waktu yg tepat !
apa kau tau , sikap mu yg brutal seperti itu dapat membuat pasien ku kembali cidera .kau menerjangnya dengan cepat layak nya kucing lapar yg baru saja mendapat ikan lezat !
Apa kau mau melihatnya yg baru saja bangun itu kembali terkapar di situ ? tunjuk nya pada ranjang pesakitan tempat ayu tengah berbaring.
"CK , , tentu saja tidak !!
aku hanya , hanya terlampau senang karena wanita ku ini akhirnya menerima lamaran dariku , apa tidak boleh jika aku memeluknya ?? jelas Raka dengan menggebu.
"haisshh !! kau bukan memeluknya , tapi kau baru saja bertindak agresif pada pasien.
dan soal lamaran , apakah itu be - benar ?? Rio tergagap
raka mengagguk dan tak ketinggalan senyum nya yg kian melebar saat ayu juga meng iyakan tentang hal yg serupa.
"ya ! aku menerima lamaran nya ! jawab ayu lirih.
Ia juga tak segan untuk memperlihatkan sebuah cincin yg tersemat apik di jemarinya.
terlihat jelas guratan tipis yg terukir di sudut bibirnya , dengan semburat rona merah yg ikut berhias di pipinya yg masih pucat.
"ah ! ya. . ya. . selamat !! selamat untuk kalian.
akhirnya kalian bisa bersatu kembali setelah sempat berpisah. Rio berusaha tersenyum di hadapan ke 2 nya , walaupun saat ini ia benar benar merasa muak dan sedih dengan suasana yg ada di depannya . Tapi ia tetap terlihat tegar , meskipun sebenarnya jiwa dan hatinya telah rapuh karna wanita yg di cintai nya ini lebih memilih untuk bersama dengan mantan kekasihnya.
tapi itulah kenyataannya , tiada yg tau bagaimana dan siapa yg akan menjadi takdir jodoh , hanya Tuhan lah yg maha mengetahui segalanya.
"mungkin benar dia bukan jodoh ku !
asalkan bisa melihat mu bahagia , aku akan rela untuk melepas mu yu! batin Rio.
"oke ! kurasa aku harus pergi, dan kalian harus istirahat ini masih tengah malam.
dan kau ! tunjuk nya pada Raka.
"kendalikan dirimu ! jangan membuat keributan di tengah malam !
"CK , ,iya iya. . cerewet banget sih ! jawab Raka
kemudian Rio pergi meninggalkan mereka ber 2.
raka menduduk kan dirinya di samping ayu.
ia meraih jemarinya dan meraba halus cincin yg sudah tersemat disana.
"apa perasaan mu ??
ayu hanya tersenyum tipis ,tak memberikan Jawaban.
"apa kau senang??
ayu dengan malu malu mengagguk.
"raka kembali tersenyum ,
"kau tau ! harusnya aku sudah melakukan ini sejak 6 th yg lalu , saat kau masih menjadi milikku. ucapnya haru.
"tapi , kau tau kan , aku dulu hanya seorang pengecut!
aku tidak punya kekuatan untuk mempertahankan hubungan kita dan , ,
"sssttt !! ayu menutup bibir Raka dengan telunjuknya , kemudian ia menggeleng pelan.
"jangan bahas lagi , kau tau , itu adalah kisah perjalanan hidup kita.
mungkin Allah sudah menggariskan nya seperti itu . jangan sesekali menyesal , karna walau bagaimanapun kita meratapi kehidupan kita di masa lalu , tetaplah tidak ada gunanya.
dan lihatlah sekarang , aku dan kau , di sini.
dan ini ! tunjuk nya pada cincin pemberian Raka.
"kau tau , aku bahagia . Sangat bahagia.
"kenapa ? tanya Raka
"karna , akhirnya aku bisa kembali bertemu dengan mu.
raka berbinar mendengar ucapan ayu.
"kau tau , aku juga sangat bahagia bisa kembali bertemu dengan mu.
lekas lah pulih.
sejenak ayu terdiam.
"tidak bisa ! emm , maksutku aku masih belum menyelesaikan urusan perceraian ku.
mungkin kita bisa melangsungkan nya 6 bulan ke depan.
raka terdiam. ia masih menatap ayu dengan sisi lembut yg ia miliki.
"kau tau ,aku sangat mencintaimu ,dan sedikit terobsesi untuk memiliki mu sepenuhnya.
tapi , aku akan setia menunggu sampai semuanya beres dan kita bisa memulainya kembali dari 0.
"bersama putra putri kita ??
"tentu saja , dan mungkin putra putri kita yg lain. jawab Raka dengan senyum nakal nya.
ayu kian merona mendengar gombalan dari Raka. dengan cepat ia memalingkan wajahnya yg sudah memerah itu untuk menghindari kontak mata selanjutnya dengan Raka.
"cup ! raka mengecup lembut jemari ayu
"tidurlah ! besok aku akan membawa anak anak ke mari. Pasti mereka senang mendengar kabar kalau bunda mereka sudah bangun. titah Raka sembari membaringkan tubuh ayu dan menyelimuti nya.
"ayu mengagguk ,dan segera memejamkan matanya kembali.
*******
sinar mentari pagi sudah memancarkan cahayanya.
ayu yg baru saja terbangun dan mulai merasa tak nyaman dengan sesuatu yg ia tahan di bagian bawahnya segera turun dan berjalan pelan menuju kamar mandi.
namun ia agak kesulitan saat ia harus membawa serta gagang infus yg lumayan menghambat pergerakannya.
"perlu bantuan ?? tanya Raka yg juga baru terbangun dari tidurnya, ia masih mengucek pelan bola matanya yg baru saja terbuka
" aiya !! maaf kalau aku membangunkan mu.
"tak apa , Raka bergegas menghampiri ayu, dengan sigap ia membawakan Gagang infus itu ke kamar mandi.
di ikuti ayu di belakang dengan selang infus yg masih ia pegang dengan sebelah tangan nya.
"terimakasih ! Raka mengagguk tipis , lalu ayu segera menutup pintunya.
cukup lama ayu berada di dalam hingga suara pintu yg terbuka terdengar jelas
"ceklek !!
"ishh, , kenapa lama sekali ?? raka terdengar kesal.
"em , maaf. tadi aku sekalian mandi jawab ayu lirih
"apa?? mandi ?? bagaimana dengan luka mu?
apa itu sudah boleh terkena air ?? raka mulai mengomel dan memutar mutar tubuh ayu.
" astaga ! kau membuat ku pusing.
ayu berteriak kecil , dan sontak Raka langsung melepaskan tangannya dari bahu ayu.
"maaf ! aku hanya sedikit khawatir. sesal Raka
"terimakasih karena sudah mengkhawatirkan ku, tapi aku tidak apa apa , aku baik baik saja , lihatlah !! kemudian ayu berjalan pelan ke arah ranjang nya .
di ikuti Raka yg mengekor di belakangnya.
tak lama berselang , pintu ruangan pun terbuka ,2 orang suster memeriksa keadaan ayu dengan teliti kemudian mencatat segalanya di dalam buku yg mereka bawa.
"apa dia baik baik saja ?? tanya Raka yg masih dalam rasa keingin tahuannya
"iya bapak , kondisi pasien sudah membaik.
kita tinggal menunggu pemeriksaan terakhir dari dokter, kemudian beliau akan memutuskan apakah pasien sudah bisa pulang atau tidak untuk hari ini.
raka mengagguk mengerti.
setelah itu para suster pun kembali undur diri.
tak lama berselang , suara gaduh dengan lari larian kecil telah menggema di ruangan itu.
siapa lagi kalau bukan 2 balita kecil yg saat ini sedang berhambur dalam pelukan hangat ayu.
"hey , ,hey , ,pelan pelan . titah Raka dengan lembut.
ke 2 nya pun menuruti perintah dari Raka.
terlihat baby Zayn , dan juga keyra yg masih saja bergelayut manja dalam pelukan ayu .
Mereka meluap kan segala rasa rindu yg mereka miliki untuk bundanya.
tak ketinggalan juga, serbuan kecupan kecil dari mereka yg membuat ayu sampai kewalahan untuk meladeni nya.