Maduku

Maduku
70.



"iya mas. . aku hamil !! jelas indah menatap sendu pada Rizal dan mama ana.


berharap mereka akan kembali menerimanya untuk tetap tinggal.


namun , alih alih mendapat kan ucapan selamat atau pun senyum bahagia seperti yg ia mau ,


ia malah mendapatkan perlakuan kasar dari Rizal.


Rizal dengan brutal nya malah menampar ,dan menjambak rambut indah.


melampiaskan kekesalannya yg kian membuncah.


"ampun mas. .ampun. .!!


sakit mas. !! mohon indah yg sudah menutupi wajah nya menghindari Rizal yg sedari tadi sudah melayangkan tangannya di sekujur wajah dan kepala nya


"perempuan sialan !! berani beraninya kau mengatakan saat ini sedang hamil dan bermaksud meminta pertanggungjawaban dariku .


jangan mimpi !! aku tak Sudi punya anak dari wanita pelacur seperti mu.


makinya dengan kasar


"tapi mas . ini anak kamu . .


"persetan ! aku nggak peduli


jangan kau pikir aku akan sudi mengakui janin yg ada dalam perut mu itu sebagai darah daging ku.


cuih . najis !!


"aku mohon mas. .jangan begini , ini anakmu mas , darah daging mu. jelas indah menangis histeris


"pergi .


Rizal melemparkan sejumlah uang pada indah.


"gugurkan anak silakan itu.


kalau tidak , aku sendiri lah yg akan melenyapkan mu saat ini juga. ! tegas Rizal menyeringai ngeri


indah membulat kan matanya , seketika tangis nya terhenti berubah menjadi rasa takut yg menderanya , tubuhnya bergetar mendengar ancaman yg nyata dari mulut Rizal.


"mas , kamu nggak serius kan ??


tanya nya ketakutan


"jangan bodoh.


aku bukan pria yg suka bermain dengan kata kata ku. pergilah !! sebelum aku berbuat nekat padamu.


"mas !! tolong jangan seperti ini , ku mohon.


Rizal menyugar rambutnya kasar. meredam segala emosi yg kian mengakar di kepalanya


kemudian ia menatap tajam pada indah.


ia mendongak kan dagu indah dengan kasar , membuat netra ke 2 nya bertemu , terlihat jelas kilatan amarah yg nyata di mata Rizal , membuat indah bergidik ngeri hanya dengan menatapnya.


"dengar !! bisik Rizal pelan.


kau ingin pergi dari sini dan menggugurkan anak hasil pelacuran mu itu sendiri , atau kau lebih memilih tetap tinggal dan aku saja yg akan menghabisi kalian ber 2 ? ha ? jawablah !


tapi aku akan lebih senang jika kau berkenan memilih yg ke 2. bisik nya di telinga indah.


seketika itu indah menarik tubuhnya menjauh dari Rizal , sejauh mungkin menjangkau jarak yg ada di antara mereka.


"kau.. kau kejam !!


kau iblis mas. !! teriak indah yg sudah berlinang air mata


"hahahahaha . . .tawa rizal menggema di ruangan itu. membuat bulu kuduk indah kian meremang ,karna takut mendengar nya.


"kau. ,tunjuk Rizal di wajah indah.


kau yg membuat ku jadi begini , jika bukan karna kau , aku tak akan mungkin kehilangan keluarga ku. dan sekarang setelah aku lebih memilihmu , kau malah menjual tubuhmu pada orang lain . sudah bagus aku tak membunuhmu dan membuang mayat mu ke jurang.


dasar wanita sund*l . . hardik Rizal


indah terdiam. " dasar psycopat !" batin indah.


dengan cepat ia mengambil uang uang yg telah berserakan di lantai ,cepat cepat ia memungut nya dan memasukkan nya kedalam tas.


"maaf kan aku mas.


jika memang kau ingin berpisah dariku, aku akan pergi.


dan untuk anak ini ,maaf aku tak bisa menggugurkan nya , aku akan tetap membesarkan nya sendiri. aku berjanji dia tak akan menyusahkan mu di masa mendatang.


"pastikan , aku tak akan pernah melihatnya di masa mendatang , jika saja aku sampai melihat nya dan mengenali dia adalah anakmu , maka akan ku pastikan dia akan berakhir dengan menjijikkan !! tegas Rizal membuang mukanya ke arah lain.


indah mengagguk capat , dan bergegas pergi dari rumah Rizal.


mama ana mengusap lembut bahu anaknya itu. tersenyum puas atas sikap tegas yg diambil Rizal.


"keputusan yg bagus. !


Rizal tersenyum tipis dan melenggang pergi ke kamarnya.


sesaat kemudian ia sudah kembali turun.


dengan wajah yg lebih segar ,dan pakaian santainya.


"mau kemana ?? tanya mama ana heran.


"jalan jalan ma !!


"ikut mama aja zal ! kita ke rumah ayu.


"hmmm . . ya udah , terserah mama aja !


mama ana bergegas , mengambil tas nya.


dan mereka pun berangkat ke rumah ayu.


.*********


"tring !!


notifikasi ponsel ayu menyala.dan segera di buka oleh ayu.


1 pesan dari mama.


*mama ke sana ya sayang !! mama kangen sama baby Zayn.


"iya ma. di tunggu di rumah ya.


*ok !


dan percakapan singkat itu selesai.


"siapa ?? tanya Raka yg masih duduk santai di samping ayu.


"mama ku. dia akan berkunjung.


"oh. . .jawab Raka singkat.


ehm , , bisa kita pulang sekarang ??


ku rasa mereka sudah lelah !


ucap Raka menunjuk ke 2 anak kecil yg sedang berbaring di atas rumput


"ah , ya. .lebih baik kita pulang sekarang .


ku rasa mereka sudah lapar !


Raka pun mengagguk.


ia menghampiri baby keyra dan juga Zayn.


"ayo anak anak. . kita harus pulang !! ucap nya lembut


"hmm. . papa gendong ! rengek baby keyra


Raka pun mengagguk dan segera menarik keyra dalam dekapannya dan menggendong nya .


sedangkan baby Zayn hanya terdiam.


ia terus menatap ke pada Raka yg sedang menggendong keyra .


"ayo kak ! kita pulang .


ajak ayu.


namun putra nya hanya diam , tatapannya sendu melihat kehangatan yg terjadi antara Raka dan keyra.


ayu mengusap lembut kepala anaknya.


"sini bunda gendong nak !! tawar ayu pada baby Zayn.


ia malah menggapai tangan Raka ,


Raka pun reflek menoleh pada baby Zayn.


"ada apa pria kecil ?? tanya nya antusias.


"eehhm. . bisakah om menggendong ku juga , aku juga ingin di gendong seperti keyra.


ucapnya penuh harap


Raka tersenyum tipis. ia mengangguk dan meraih baby Zayn masuk dalam dekapannya.


agak susah membawa dua balita sekaligus dalam dekapannya.


"jika kau mengijinkan , aku bisa menggendong keyra . tawar ayu pada Raka


Raka dan keyra saling beradu pandang.


dan dengan cepat baby keyra mengagguk.


ayu tersenyum , dan meraih baby keyra dalam pelukan nya.


" Tante. apakah seperti ini rasanya di gendong oleh mama?? tanya keyra polos.


"ha . ehm . ayu bingung harus menjawab apa.


ia menatap Raka yg terlihat sama bingungnya dengan ayu. tak lama kemudian raka malah mengedikkan bahu nya.


ayu memutar bola matanya .


" ehm. . ya seperti yg keyra cantik rasakan sekarang. beginilah rasanya di gendong oleh seorang mama. jelas ayu dengan lembut


"ehm, keyra sudah lupa bagaimana rasanya di peluk oleh mama, makanya keyra tanya sama Tante.


ayu mengusap lembut bahu keyra.


"Tante. bolehkah keyra main ke rumah Tante??


"tentu saja boleh dong sayang , Tante malah senang kalau kamu main ke rumah , jadi baby Zayn juga ada temennya.


"ehm, , apa boleh kalau keyra tinggal sama Tante ?? ucap nya lirih . kepala nya terbenam dalam dadaku


"bukan nggak boleh ya sayang , keyra boleh main sepuasnya di rumah Tante, tapi untuk tinggal nggak bisa ya sayang,


"kenapa.? tanya nya dengan mata bulatnya


"kalau keyra tinggal di rumah Tante, nanti papa keyra sedih dong nggak ada temennya.


jadi nggak bisa ya sayang !


"ehm. . gumam keyra lirih.


lama mereka berjalan, hingga akhirnya mereka sampai di depan rumah ayu.


namun ke 2 balita itu ternyata sudah tertidur pulas dalam dekapan mereka ber 2.


"sepertinya mereka benar benar kelelahan ! ucap Raka


"seperti nya begitu.


sebaiknya kita rebahkan saja mereka dulu di dalam , kasian jika mereka sampai terbangun.


Raka mengagguk patuh.


kemudian ke 2 nya masuk ke rumah ayu.


bibik dengan cepat memberi hormat pada nyonya nya.


"ada yg bisa di bantu buk ??


"tolong bukain pintu kamar bik ! ucapnya lirih


bibik mengagguk patuh.


dia berjalan duluan di ikuti Raka dan ayu di belakang nya.


setelah meletakkan 2 balita lucu itu di tempat tidur, Raka dan ayu keluar dari kamar.


dan di saat yg bersamaan pula.


ke 2 nya bertemu dengan mama ana dan juga Rizal yg baru saja sampai.


Rizal menatap tajam pada ke 2 nya.


menyiratkan begitu banyak pertanyaan di benaknya.


namun ayu tak menggubris nya, ia dengan santai menghampiri mama ana.


dan mengecup lembut jemarinya.


"udah lama ma sampai nya??


"baru aja sayang.


oh ya, di mana cucu ku ??


"dia ada di kamar ma, sedang tidur bersama keyra.


mana ana menatap bingung


"siapa keyra??


"oh itu anak nya temen aku ma.


kebetulan tadi kami ketemu di taman dan ternyata mereka tinggal di perumahan yg sama. hanya 3 blok dari sini. jelasku


"ah iya ma, ini teman ku tadi.


nama nya Raka, dan Raka ini mama ku mama ana.


dengan sopan Raka menyalami mama ana.


dan tersenyum tipis padanya.


"hm.


aku pamit pulang dulu ya yu. ucap Raka.


"ah ya, baby keyra biarlah di sini


nanti aku akan mengantar nya pulang saat dia sudah bangun.


Raka mengagguk , dan langsung pamit pada mana ana.


setelah kepergian Raka.


Rizal pun sudah mulai tak tahan ingin segera mengintrogasi ayu , dan mendapatkan jawaban yg puas dari segala pertanyaan yg akan ia ucapkan.


"duduk ma!


"eh , enggak deh sayang,


mama mau lihat baby zayn dulu ya.


ucapnya yg langsung berdiri dan berjalan menuju kamar .


"aku hanya tersenyum kecut menyadari bahwa ada seorang yg tak ku harapkan kehadirannya kini hadir di depan mata ku. ingin ku segera pergi menjauhi nya , namun tak bisa karna dia sudah Manahan tanganku lebih dulu.


"kenapa dia ada di rumah ini ? pertanyaan dingin itu terucap dari mulut Rizal


"dia mengantarku pulang.


"yg lain ??


"yg lain apa? tanyaku menatap sinis pada nya


"dia pria, mana mungkin dia mengantarmu pulang tanpa ada maksut dan tujuan lain ??


"CK, kau terlalu berburuk sangka mas.


dia kemari karna tadi baby Zayn meminta gendong padanya, dan dia ketiduran di pelukan nya, apa iya aku harus membangunkan anak ku yg baru saja tertidur ?


"jaga jarak dengannya !! titah Rizal


"apa maksudmu ?? kenapa aku harus menjaga jarak dari nya??


"aku jijik melihat kalian ber 2 an !


ayu menyentak kasar tangan Rizal.


"jangan campuri urusan ku mas .


jika aku boleh jujur, aku lebih jijik melihat wajahmu dan kehadiran mu di sini sekarang.


sebaiknya kau mulai membiasakan dirimu menjaga jarak dengan kami.