Maduku

Maduku
78.



setelah proses pengecekan terakhir dari data perkembangan kesehatan pasien akhirnya hari ini ayu sudah di perbolehkan untuk pulang oleh dokter.


dan dia di haruskan untuk check up ulang setiap 2 Minggu sekali sampai bekas tindakan operasi kemarin sudah di pastikan sembuh.


"ye . ye. ye. .ye. ye. .!!


teriak senang ke 2 balita kecil itu menggandeng tangan bunda nya masuk ke rumah.


Raka dan mama ana tersenyum senang melihat mereka akhirnya bisa ceria kembali seperti sebelumnya.


"Tan ! ada yg ingin saya bicarakan pada anda.


ucap Raka setelah ia dan semua nya sudah duduk rapi di ruang tamu.


"bicaralah ! dan jangan panggil aku Tante , panggil aku mama. titah mama ana meraih keyra dalam pangkuan nya.


"ehm !! raka berdehem , serasa ada sesuatu yg tak nyaman di tenggorokan nya saat ia ingin mengungkapkan soal lamaran nya pada ayu semalam.


"ehm ! ma !


semalam aku sudah melamar putri menantu mu. dan dia juga sudah bersedia untuk menerima ku setelah proses perceraian nya dengan putra mu sepenuhnya selesai.


ucapnya penuh kelancaran.


"oh ya !! bagus lah kalau begitu. mama ana santai menanggapi nya


seketika ayu memalingkan wajahnya , dan meneliti raut wajah mama mertua nya yg terlihat begitu tenang saat mendengar lamaran dari Raka.


"ma - mama nggak keberatan ? ayu tergagap


"tentu saja enggak lah nak !


kamu harus tau , mama akan selalu mendukung setiap langkah yg kamu ambil . Apapun itu ,mama akan selalu dukung kamu nak.


karna mama tau , tidak mudah untuk menjadi orang tua tunggal. jadi untuk apa , kamu harus berlama lama sendiri ,jika di depan matamu sudah ada seseorang yg siap untuk mendampingi mu di kehidupan ini ??


" ma ! terimakasih.


ayu memeluk mama ana dengan erat.


"terimakasih ma , terimakasih.


ucap nya berulang kali dengan derai air mata bahagia yg membasahi wajahnya.


" iya sayang, iya. . . mama ana menepuk nepuk bahu putri nya itu.


" sudah , jangan bersedih.


harus nya kamu senang ,ini kok malah nangis ?


ejek mama ana mencubit hidung ayu.


ayu tersenyum tipis. dan bergerak mengusap lembut jemari ibu mertuanya.


"ma , bolehkah jika mama tinggal disini , menemani ku dan juga Zayn ? aku akan sangat senang jika mama berkenan mengabulkan keinginan ku ini.


pinta ayu dengan tulus.


" insyaallah sayang.


mama akan usahakan ya.


"kapan ma ? tuntut ayu


"secepat nya. insyaallah !!


oh ya. untuk proses di pengadilan besok mama sudah urus semuanya.


saran mama kamu nggak usah dateng ke sana , biar prosesnya lebih cepet.


mama udah wakil kan semuanya ke pengacara mama , jadi kamu nggak usah kuatir ya sayang.


kamu tinggal terima beresnya aja .


"terimakasih ma. ayu kembali memeluk mama ana.


"iya sayang. semoga kamu berbahagia dengan kehidupan barumu ya sayang.


suara mama ana mulai menyendu.


"iya ma. .iya. . ini semua berkat mama , berkat doa dari mama.


terimakasih ma .


suasana haru masih terasa di antara ke 2 nya.


hingga akhirnya Raka pun berpamitan untuk pulang.


keyra sempat merengek menolak ajakan papa nya ketika ia di ajak untuk pulang ke rumah mereka sendiri.


ia menangis tersedu saat Raka gencar membujuknya


"enggak pa , keyra mau di sini. !! jawabnya dengan isakan sedih nya


"kita pulang dulu sebentar ya sayang !


habis ini papa anterin kamu kesini lagi , ya !!


bujuk Raka pelan.


keyra menggeleng kecil ,jelas menolak perintah dari papanya.


baby Zayn tak tega melihat keyra bersedih.


ia berbisik lembut di telinga ayu.


" ma , kakak boleh nggak temenin keyra pulang ??


ayu mengusap lembut kepala anaknya itu , kemudian mengagguk pelan menyetujui permintaan nya.


baby Zayn meloncat turun dari pangkuan ayu ,


"ayo !! ia menggandeng tangan keyra.


keyra masih terbengong , "ke mana ? tanya nya


"CK !!tentu saja menemani mu pulang.


aku juga ingin bermain di rumah mu ,apa tidak boleh ??


"boleh. .boleh. . keyra mulai berhenti menangis.


ia menghapus air matanya sendiri , kemudian langsung berlari menggandeng tangan baby Zayn menuju rumahnya , mendahului papanya yg saat ini masih terbengong bengong di tempat semula.


"pa !! ayo cepet ! teriak keyra yg sudah mulai menjauh.


"iya !! sahut Raka mulai beranjak mengikuti langkah ke 2.


******


hari hari terus berlalu.terhitung sejak 3 bulan terakhir setelah ayu keluar dari rumah sakit.


kini ayu sudah sepenuhnya pulih dan kembali sibuk dengan segudang aktifitas yg ia miliki.


begitupun dengan Raka , sering kali ia menitipkan keyra pada ayu saat ia harus pergi keluar kota untuk urusan pekerjaan


dan ayu pun sebaliknya. ke 2 nya kian bertambah dekat di setiap waktunya.


hari ini ,saat ayu sedang asik bermain dengan ke 2 balita tersebut di rumah .


mama ana , mengejutkan mereka bertiga dengan kedatangan nya yg tiba tiba.


"assalamualaikum !!


ucapnya menghampiri kami.


"waalaikum salam , jawabku cepat seraya mengecup lembut punggung tangannya . di ikuti oleh ke 2 balita kecil ku yg lucu.


"ma ! kesini kok nggak ngasih kabar ? tau gitu aku masak tadi.


" mama cuma sekedar mampir aja kok sayang.


aku meninggalkan anak anak bermain sendiri , dan beranjak ke dapur membuatkan segelas minuman dingin untuk mama ana.


"nggak usah repot-repot sayang !!


"cuma minum ma ! seraya ku suguhkan segelas minuman untuk mama.


mama ana mengeluarkan sesuatu dari dalam tasnya.


2 amplop coklat ia letak kan di atas meja.


"bukalah sayang ! titah nya


kemudian tangan ku terulur mengambil salah satu dari amplop tersebut.


sesaat setelah kubuka isinya


hati ku serasa lega ,karena isinya adalah pengabulan dari tuntunan cerai ku.


dan saat ini aku sudah resmi berpisah dari mas Rizal.


dan isi dari amplop yg ke 2.


tangan ku bergetar saat aku membaca isi di dalamnya.


"ini apa ma ?? tanya ku penuh keterkejutan


"itu hak mu ! ambillah . titah nya


"ma , ini nggak perlu ma.


aku masih punya tabungan ku sendiri ma.


seraya menyerahkan kembali isi ampolp tersebut


" mama ikhlas . ini tertulis atas nama putra mu.


ini sepenuhnya hak mu , terimalah.


"tapi ma ? mas Rizal. . . .


"jangan pikirkan dia.


masih ada 10% saham yg ia miliki.


dan sisanya adalah milik putra mu.


dia akan resmi mengelola perusahaan saat usai nya sudah 20 th.


didiklah dia , siapkan mental nya untuk melanjutkan usaha mama !


"terimakasih ma ! terimakasih .


ucapku berulang.


aku segera menyimpan berkas itu di la i kerja ku.


kemudian kembali dengan sepucuk undangan pernikahan .


"ma , bisakah mama hadir di acara ini ?


seraya ku serahkan sepucuk undangan pada mama.


" A & J. mama ana mengeja nya pelan


"aku dan keluargaku pasti sangat bahagia jika mama bisa ikut hadir memberikan restu untuk Aini dan James.


"tentu sayang , mama akan hadir.


mama akan datang.