
aku dan kak Rizal sudah berada di bandara , ,
kami berangkat agak lambat, , karna tadi aku dan kak Rizal bangun kesiangan.padahal biasanya aku TK pernah kesiangan . untung saja jarak tempuh menuju bandara nggak terlalu jauh dari rumah kak Rizal. .
"nggak ada yg ketinggalan kan kak , ,?
tanyaku sambil mengecek barang bawaan kami.
Rizal:"enggak sayang. .
"hp , dompet , kunci rumah , , udah kakak bawa semua. . .
Rizal:"udah sayaang. . udah semua . nggak ada yang ketinggalan kok. . kamu tenang aja ya. . .
"hmmmm. . iya kak. .
ku sandarkan kepala ku di bahu kak Rizal. .
ku bekap erat tubuh nya , , , , aku sangat bahagia. .
tangan kak Rizal merangkul pundak ku. seraya mengusap lembut rambut panjang ku. .
"kak. . .
",*hmm. . iya sayang. *.
"aku sayang sama kakak. . maaf akhir akhir ini aku bikin kakak kesel. .
"sayang. . . aku jg sayang banget sama kamu. . nggak apa-apa. . aku nggak marah kok. .
di pesawat
pesawat sudah mulai climbing, ,ku tatap jendela kaca . . aku akan pulang, ketemu ayah , dan Aini , ,. . batinku
aku dan kak Rizal duduk bersebelahan. .
posisi ku masih sama , , aku menyandarkan kepalaku di dada bidang nya , , dan di genggam nya erat tanganku oleh kak Rizal. .
jantung ku berdegup lebih cepat. .aku berusaha sekuat tenaga untuk tidak melompat kegirangan karna kak Rizal sekarang sedang bersamaku , dan berniat melamar ku. . angan ku sudah melayang kemana-mana. .
,",kak . emm. . apa bener yg kakak bilang semalem. tentang rencana mau ngelamar aku. sama ayah. ? tanya ayu lirih. .
"iya sayang. . aku serius .kamu kenapa. ? emang kamu belum siap ya??
"enggak. . nggak gitu kak. . emm. . aku kan belum pernah ketemu sama orang tua kakak. . aku nggak enak sama orang tua kakak. .
"Rizal menangkup kan tangan nya di wajahku. .
"*masalah itu kamu tenang aja ya sayang , , aku udah bilang sama mama dan papa ku. . mereka nggak keberatan kok kalo kita ingin bertunangan. . malah papa dan mama kakak pengen kita segera menikah. *.
ayu menaik kan sebelah alisnya. .
",lho orang tua kakak kan belum pernah ketemu aku kak. . kok bisa langsung setuju. .
gimana nanti kalo kita udah nikah, , terus orang tua kakak kaget liat aku. atau nggak sesuai ekspektasi . . kan nggak lucu kak. .
Rizal terkekeh mendengar celotehan ayu. .
Rizal:""*sssst. . *. tangan Rizal menempel di bibir ayu
kamu berisik banget sih sayang. .
mama dan papa kakak udah tau kamu kok sayang. . tiap hari kakak selalu Vc mama pas kamu lagi sibuk bebenah , masak , , beresin rumah. . mama udah tau kamu gimana . dan mama cocok sama kamu. . katanya menantu idaman.
pipi ayu merona merah. . dan tersenyum lega mendengar ucapan Rizal.
selama penerbangan , aku dan kak Rizal tertidur. bahu kak Rizal memang sangat nyaman untuk bersandar. . sampai aku nggak sadar kalo pesawat sudah landing. . dan dampai di bandara Juanda. .
",kak. . kok nggak bangunin aku sih. .
yaudah ayo turun. . kita ambil barang bawaan di bagasi bentar ya. *.
",hemm. . iya. . sambil mengusap mata nya yg masih mengantuk.
semua barang sudah selesai di ambil. . kini ayu dan Rizal menuju ke kota ,T.a. .
masih butuh waktu 4 jam lagi untuk sampai ke rumah ayu. .
ayu lebih memilih sewa travel untuk menjemput nya dan kak Rizal. .
perjalanan masih jauh , , sedang aku dan kak Rizal TK bisa tidur.
kak Rizal terlihat sangat lelah , ,
aku menyuruh nya untuk berbaring di pahaku , , awalnya dia menolak keras tawaran ku , , tapi aku memaksa nya. jadi mau tak mau dia tetap berbaring di paha ku.
ku pijat lembut dahi nya , , dan juga kepalanya.
"gimana kak. . udah enakan belom??
Rizal:"he.em sayang. . udah enakan. .
kamu kok pinter banget sih. . sambil mencubit hidung ku. .
"ihh. . kakak. . sakit. .
Rizal:"tapi aku jadi ngantuk Lo sayang. .
"ya udah tidur aja. masih jauh Lo kak. .
tidur aja di sini. . ( sambil menepuk paha nya)
belum sempat Rizal menjawab.
ayu sudah menarik leher Rizal , , hingga kini sudah menempel di paha nya seperti bantal.
"dah tidur lah kak. . sini ku pijit lagi kepala nya. tangan ayu masih setia memijat lembut kening Rizal.
°•°•^•^•
4 jam sudah berlalu. mobil pun sudah sampai di depan rumah ku.
"kak. kak. bangun . udah sampe ni. . ku tepuk lembut wajah nya. .
tapi Rizal masih terlelap. .ia tertidur sangat pulas. . pelan pelan ku cubit hidung nya. .
dan benar saja , , Rizal kaget , karna TK bisa bernafas. .
Rizal:"apaan sih kamu yank. . ? aku nggak bisa nafas loh. . tega banget sih kamu. .
sambil memegangi hidung lancipnya. .
"lagian di bangunin dari tadi nggak bangun bangun juga. .
kita udah sampe kak. . ayo turun. .
"pak supir , tolong bantu saya turunin barang bawaan ya pak. . . kata ayu sopan. .
"iya mbak. .
dengan sigap pak supir menurunkan semua barang bawaan , beserta koper kami. .
aku dan kak Rizal turun , ayah dan Aini sudah ada di depan pintu menyambut kepulangan ku. .
segera ku gandeng tangan Rizal masuk ke rumah. .
aku menyalami ayah ku , dan juga memeluk Aini , , aku sangat rindu pada mereka , , meskipun niat awal dari kepulangan ku adalah , ingin menghindari kak Rizal , , tapi di luar dugaan , kak Rizal malah memutuskan ikut pulang dengan ku. . dan memikirkan untuk