
hening. .
semua nya diam saat berada di dalam mobil dalam perjalanan pulang
tak ada yg bersuara , hanya terdengar isakan lirih suara tangis ayu yg tertahan.
sedangkan baby Zayn sudah tertidur lelap dalam dekapan Aini.
mereka tahu , saat ini ayu butuh ketenangan.
bukan cecaran pertanyaan.
maka dari itu mereka memilih untuk diam ,karna mereka tau betapa hancurnya perasaan ayu saat ini.
mereka mengerti , dan mereka peduli.
kami pun sudah sampai di rumah.
James menurunkan semua belanjaan dan memanggil bibi untuk membawanya masuk.
Aini menggendong baby Zayn ke dalam rumah , dan menidurkan nya di kamar ayu.
sedangkan ayu ,ia masih terdiam di bangku belakang.
tatapan nya kosong menerawang jauh entah kemana. bulir air mata nya masih setia hadir membasahi pipinya.
"nnyyrrtt , , ,
trenyuh dan sakit hati menghantam relung hati James.
lagi lagi , wanita pujaan hatinya itu terluka karna ulah bajingan yg sama.
jika saja wanita di hadapannya itu ,dulu lebih memilih untuk bersamanya ,dan rela meninggalkan Rizal , mungkin ia tak kan pernah lagi melihat kesedihan dan kerapuhan yg begitu nyata menyakiti hatinya sekarang.
namun apa daya , ayu bukanlah wanita yg mudah berpaling. walau sebesar apapun usahanya , ayu tak pernah menganggapnya lebih dari seorang sahabat.
dan akhirnya James menyerah , gelar sahabat yg tersemat di dirinya akhirnya ia terima , dan sekarang ia sudah melabuhkan hatinya pada Aini. adik dari wanita pujaan hatinya.
"yu , kita udah sampai ! tegur James pelan.
"eh ,iya iya. . jawab ayu yg langsung menghapus jejak air matanya.
"jangan terlalu di fikir kan.
lihat lah wajahmu , begitu jelek ketika menangis . ledeknya.
"bisa aja kamu James.
oke. terimakasih sudah mengantar kami.
aku akan menunggu kedatangan keluarga mu besok malam.
datang lah dengan selamat ,agar adik ku bisa segera menikah dengan mu. canda ayu.
"sialan. kau mendoakan ku atau menyumpahi ku. haa ?? sarkas James kesal
ayu tertawa senang mendengar Omelan James.
"nah gitu dong , kakak ipar ku ini makin cantik kalau tersenyum. . goda James.
"eh ,mulai berani kamu ya sama kakak ipar sendiri ,!! bentak ayu.
"ampun bos. !! oke oke kalau gitu aku pergi dulu ya kakak ipar. . .
pamit James sambil melambaikan tangan dan melajukan mobilnya pergi.
ayu geleng geleng kepala melihat ulah James ,yg sedari dulu tak pernah berubah.james selalu bisa menghiburnya di saat ada masalah .
"ia yg paling memahami tentang perasaan ku. memang tak salah ,aku mempercayakan Aini padamu James !! gumam nya lirih.
"******
ku rebahkan diri ku di atas ranjang kamar ku.
ku alihkan mataku melihat ke arah jam yg ternyata baru menunjukkan pukul 9 malam.
tapi keadaan rumah sudah begitu sepi.
tak seperti beberapa bulan yg lalu.
rumah ini penuh dengan kehangatan , penuh cinta , dan juga gelak tawa.
sudah 1 bulan terakhir , rumah ini seakan kehilangan cahaya nya .
cahaya yg selalu membawa kehangatan tersendiri dalam keluarga. dan tepat hari ini ,
cahaya indah dambaan hati ku itu telah benar benar raib Ter renggut dari hidupku didepan mata ku sendiri.
aku terdiam sepi sendiri dalam keheningan malam yg memeluk ku sunyi . menyembunyikan kesedihan ku dari balik cahaya rembulan.
meringkuk sendiri dalam kegelapan.
tanpa seberkas cahaya yg pernah ku damba.
aku masih meratapi nasip malang yg selalu menimpa hidupku.
bulir air mata kembali hadir di wajah cantik ku. ya , , wajah cantik ku.
wajah yg selalu di puja puja oleh suami ku selama 5 tahun terakhir.
tapi aku baru sadar jika itu ternyata hanya bualan belaka.
jika benar adanya aku cantik , mana mungkin ia dengan mudah nya melabuhkan hatinya pada wanita lain. " ckk , ,dari dulu , seharusnya aku sudah meninggalkan mu mas ! rintih ku lirih.
rasa sesak seakan kian mendera , seakan aku tak lagi bisa bernafas lagi. saat aku kembali mengingat masa masa indah yg pernah ku lalui bersama nya. dan sekarang itu menjadi masa masa terburuk dalam hidupku.
entahlah. .. satu demi satu kenangan itu terputar otomatis di benak ku ,tanpa ijin dari ku.
jujur ,jika aku bisa akan lebih baik jika aku hilang ingatan saja sekarang.
sudah lelah hati ku jika terus terusan tersakiti dengan luka yg sama ,yg seakan tak ada hentinya terus menusuk tepat di luka yg baru saja sembuh karna penghianatan.
ingin rasanya ,ku lepas semua beban yg ada di pundak ku.
terlalu berat , dan juga mendadak.
"bagaimana cara berpikir mu mas , kenapa ? kenapa ? tanya ku pada dinding dinding bisu di kamar ku.
ku raih ponsel ku , dan aku berniat untuk menghubungi mama.
namun mataku tertuju pada notifikasi pesan dan juga panggilan dari Rizal
ada banyak pesan dan panggilan di sana
*maaf.
*aku akan jelasin ke kamu.
*aku minta maaf.
*please
*jangan terlalu cepat mengambil keputusan
*aku akan pulang.
dan masih banyak lagi pesan pesan lain nya.
aku tersenyum kecut memandangi layar ponselku. terkekeh dalam pilu.
ku urungkan lagi Niat ku untuk menghubungi mama ana. jujur aku hanya ingin mencurahkan isi hati ku ,segala derita ku, dan rencana perceraian ku.
namun ku rasa ,ini bukan waktu yg tepat.
sesaat kemudian aku mendengar mobil Rizal yg baru saja parkir . segera aku pejamkan mataku dan berpura pura tidur dalam ketenangan.
hingga aku mendengar langkah kaki yg mulai mendekat ke arah ku.
ku rasakan belai tangannya yg dingin mengusap wajahku.
membuat ku semakin sesak dengan situasi yg mulai ku benci ini. mataku mulai memanas ingin segera menumpahkan segala yg ada di dalam nya.
"kenapa , kenapa kamu harus kembali ??
batin ku.
* maaf !
satu kata yg baru saja terlontar dari mulut laki laki di hadapan ku , membuat pertahanan ku benar benar runtuh.
aku terisak pilu , dengan nafas ku yg tak beraturan.
"jauhkan tangan mu dari ku mas.
tegas ku saat mataku jelas mengetahui gerakan mas rizal yg akan memeluk ku.
"ya , jawabnya kembali menurunkan tangannya yg sudah setengah terangkat.
*apa aku boleh bicara ?? tanya nya dengan kehati-hatian.
aku hanya diam , dan mengalihkan pandangan ku pada apapun asalkan tak memandang wajah nya yg membuat ku seakan ingin meledak.
*baiklah. ku mohon kamu mengerti .
soal yg tadi pagi , dia indah . istri baru ku.
ingin rasanya ku maki dia sampai habis .
namun tenggorokan ku seakan tercekat , tak mampu bersuara.hanya tatapan mataku yg tajam yg lemparkan pada nya
*aku tau , kamu pasti tak akan menerima dengan baik keputusan yg ku ambil.
"kamu punya otak nggak mas ?? jawabku yg mulai tak tahan dengan drama yg berlangsung.
di dunia ini , nggak ada wanita yg ingin di madu, apalagi secara diam diam.
*aku ngerti, aku yg salah.
"memang , dari dulu kamu yg salah.
aku yg bodoh sampai bisa pertahanin orang kayak kamu. bentak ku kasar.
*aku sayang sama indah. lain itu aku juga kasian karna dia orang nggak punya dan harus menghidupi keluarganya seorang diri.
terang nya memberi penjelasan.
aku terkikik geli mendengar penjelasan murahan seperti itu.
"lalu kenapa kamu hanya menikahi dia saja ?
bukan nya di dunia ini ada banyak orang miskin , orang yg nggak mampu ,
kenapa cuma dia ?? haa!!
"nggak bisa jawab kan ? dari dulu , emang udah salah aku ngasih kamu kesempatan.
nyesel aku mas, bisa kemakan sama janji busuk kamu itu.
*terserah kamu lah.
"bisa nggak , sekali aja kamu rasain gimana jadi aku mas, ngrasain sakitnya di hianati kayak gini !
kenapa sih kamu nggak bisa puas dengan 1 wanita , kenapa harus ada wanita lain yg hadir di rumah tangga kita ini ?? apa kurang aku mas, apaa?? aku meluapkan semua emosi ku.
ku ucapkan segalanya , ku buka kembali luka lama yg semula sudah tertutup rapat di hati ku. ku ucapkan semuanya tanpa ku tahan tahan lagi.
dada ku kembang kempis, karna baru saja meneriak kan segala rasa yg ada pada nya.
namun, dia hanya diam , tak mampu bersuara.
dan itu bukan yg ku ingin kan,
"jawab mas, gunakan mulut mu untuk memberiku alasan kuat untuk segera bercerai.
aku muak.
*urungkan niat mu. ku mohon.
"nggak. nggak ada lagi kesempatan mas.
percuma , karna watak tak akan pernah bisa untuk di ubah.
*aku nggak bisa , tolong jangan cerai.
aku bisa lakukan apapun asal jangan itu.
aku menggeleng, dan sudah yakin akan keputusan ku.
"simpan maaf mu mas, karna aku sudah nggak butuh. cukup aku bukan lagi wanita bodoh.
*aku . .aku akan ceraikan dia.
aku akan ceraikan indah , asal kamu batalkan niatan kamu itu.
"Pllaakk !! ku layangkan tangan ku sekuat mungkin di wajahnya.
'semudah itu kah , kau ucapkan kata cerai pada wanita yg baru saja kau renggut mahkota nya dengan dalih cinta dan rasa kasian??
apa yg ada di otak mu mas ??
Rizal mengusap wajahnya yg terasa panas karna tamparan keras dari ku.*lalu apa , apa yg harus aku lakukan ?? aku tak ingin berpisah dengan kalian.
"seharusnya kau berpikir seperti itu sebelum mengambil perempuan lain dan memasukkan nya dalam lingkaran keluarga kita.
permintaan ku hanya 1. datanglah saat sidang perceraian.
itu sudah cukup bagi ku. aku ingin bahagia tanpa adanya penghianatan mas. lebih baik aku sendiri daripada harus berbagi suami lagi.
ku dengar Isak nya yg lirih. mu gkin ia meratapi kesalahan nya.
tapi aku tak bergeming, aku tetap dalam keputusan ku. bercerai.