Maduku

Maduku
43.



lusa suami saya bakal nikahin kamu,


tapi ingat, saya nggak mau ada orang lain tau.


kalian hanya akan menikah secara agama , dan cukup ada saya , dan 2 orang lain yg hadir sebagai saksi.


dan selama kamu jadi istri ke 2 suami saya,


jangan harap saya bersikap manis , dan lemah lembut seperti sebelumnya. jelas ayu dengan tegas.


Rizal dan ayu pun berlalu pergi meninggalkan sinta yg masih terduduk diam.


Sinta tak habis pikir, ayu yg kemarin begitu rapuh, pendiam , dan tenang.


sekarang jadi perempuan yg begitu cerdik, dan juga tegas , tapi dia tetap tenang, ada 2 sisi yg berbeda dan itu membuat Sinta kelabakan menjalankan niat nya.


ia tak menduga jika ayu dan Rizal bisa mengajukan perjanjian pra nikah seperti ini.


ini diluar ekspektasi nya.


°•°•°••°•


"mas mama sama papa kamu di kabarin nggak soal pernikahan kalian besok ??


tanya ayu di sela sela aktivitas sarapan nya.


"terserah kamu aja sayang. tapi kami serius dengan langkah ini??


ayu mengangguk yakin.


"aku serius lah mas, kan kamu sendiri yg ngomong kalau itu bukan anak kamu, jadi aku mah yakin aja. jawab ayu santai


"eh, tapi inget mas, aku nggak rela kalau kamu sama dia sampe kelewat batas ya, ingat tujuan utama dari pernikahan kamu sama dia.


jelas ayu pada Rizal


"iya. .iya. .aku tau sayang. . sambil mencubit hidung ayu.


ke dua nya lalu melanjutkan menikmati sarapan pagi.


"kring. .kring. .


ponsel Rizal berdering ,"mama" . begitulah nama yg tertera di layar ponsel itu.


"mama nih, ucap Rizal pada ayu.


"angkat lah mas, , jawab ayu tanpa ragu.


Rizal segera menggeser tombol hijau dan mulai menyapa mama nya.


"assalamualaikum . halo ma !!


"waalaikum salam. . kamu di rumah nggak zal ??


"ehm , di rumah ma, ni lagi sarapan.


"oh , bagus deh. ini mama lagi di bandara kamu jemput ya,


"ha !! Rizal membulat kan matanya, dan mulai terlihat panik. . "yang ! mama udah di bandara !! bisik nya pada ayu.


"ayu pun ikut terkejut. "haduh. gawat. . sambung ayu lagi.


"zal. .zal. .kamu dengerin mama nggak ??


"eh, iya ma. Rizal denger kok, ya udah Rizal jemput sekarang ya ma, mama tunggu bentar ya. lalu mengakhiri percakapan mereka.


"aduh gimana nih yang !! Rizal masih panik.


ayu pun masih mondar mandir memikirkan cara untuk menjelaskan rencananya pada sang mana mertua nantinya.


"udah mas , nggak usah panik. aku udah dapat ide.


"ha ? seriusan kamu sayang ??


"iya ,ya udah kita jemput mama dulu. nanti aku yg jelasin ke mama.


Rizal pun menuruti perkataan ayu, dan segera menjemput mama nya di bandara bersama ayu.


30 menit kemudian , Rizal dan ayu sudah sampai di bandara, ayu segera berinisiatif untuk menelfon Mama mertua nya itu.


"ma, kita udah sampe ni. mama di mana ??


"oh, iya iya mama udah liat kalian kok. ya udah mama ke situ.


"Tut" sambungan telepon pun berakhir.


terlihat wanita paruh baya yg masih sangat cantik sedang menenteng sebuah koper besar ke arah mereka.


ayu : "mama. .


mama: " sayang " . .


ke 2 nya saling berpelukan erat. .


"ma apa kabar ??


"baik. kamu makin cantik loh sayang..


"ah, mama bisa aja !! mama juga makin cantik kok. puji ayu


"haisshh. . anak mama siapa sih ?? ucap Rizal yg jengkel karna tak di anggap keberadaan nya.


"gimana sih , kalian nggak pernah kasih kabar sama mama. mama kangen loh. .


"udah ma, kita pulang dulu. kangen Kangenan nya di rumah aja. timpal Rizal , dan segera membukakan pintu untuk 2 wanita cantik nya itu.


mama pun tersenyum dan menggandeng tangan ayu memasuki mobil.


dengan cepat Rizal menutup pintu mobil itu, dan memasukkan koper bawaan mama nya ke dalam bagasi.


perlahan mobil pun melaju meninggalkan Bandara, dan Bergerak menuju rumah Rizal.


°•°•°•°•°•


mobil pun sudah mulai berjalan pelan ,dan terhenti di depan rumah Rizal.


dengan sigap Rizal segera turun dan membukakan pintu untuk mama nya dengan sedikit membungkuk ,bak pelayan yg sedang menyambut tamu kehormatan yg sudah datang.


"selamat datang nyonya , semoga betah menginap di rumah kami "


mama pun tersenyum dan menggandeng tangan ayu untuk memasuki kediaman Rizal.


mama tak henti hentinya memandangi setiap sudut dari rumah Rizal .ia begitu senang bisa datang lagi ke mari.


"mama seneng banget bisa tengok kalian sayang. .


"iya ma, ya udah mama duduk dulu. aku bikinin minum ya.


"lho kok kamu ?? tanya mama heran


"iya ma ! lha terus siapa ?? tanya ayu yg juga kebingungan


"ya mbak lah atau bibik.


"ah. .ayu tersenyum kecil.


di sini nggak ada mbak ma. seraya melangkah ke dapur , untuk membuat kan minuman hangat untuk mama nya.


"terus yg bersiin rumah ini siapa sayang ??


"ya aku ma, kadang di bantuin sama mas Rizal


sambil meletakkan segelas susu hangat di meja. "silahkan di minum ma !!


mama kian menggeleng.


"ya ampun sayang, , kamu rajin banget sih. nggak salah Rizal pilih istri. puji nya lagi.


"ah mama bisa aja.


oh iya ma , ayu mau ngomong sesuatu sama mama. tapi ini masalah serius ma.


"apa sayang ?? ucap mama sambil menyesap susu hangat yg telah di sajikan.


"mas Rizal mau nikah lagi ma .


"uhuk . uhuk . . mama tersedak karna mendengar ucapan ayu.


apa ?? maksudnya gimana sih sayang ??


"gini ma ,ada masalah serius. sebenarnya aku juga nggak ada niatan untuk menyembunyikan masalah ini dari mama atau papa. aku sama mas Rizal juga mau ngomong sama mama papa ,tapi nanti gitu ma awalnya.


tapi karna mama tiba tiba ke sini ,jadi sekalian aja deh, ayu kasih tau.


mama masih memegang jemari ayu ,dan menyimak dengan serius penjelasan ayu.


"mas Rizal di jebak ma !! dia di tuduh menghamili Sinta.


"ha ?? Sinta


"iya ma ,Sinta mantan pacar mas Rizal dulu


"ngapain lagi dia ?? nggak mama nggak setuju. dengan nada penuh emosi.


"ssstt !! tenang ma. cuma ini jalan satu satu nya ma. ayu tau mas Rizal nggak mungkin melakukan itu ma , tapi dari pihak keluarga Sinta udah datang kemari dan meminta pertanggungjawaban dari mas Rizal.


dan ayu sama mas Rizal sudah bikin rencana untuk membuktikan kalau tuduhan Sinta itu salah ma.


"kamu rela di madu ?? tanya mama serius


ayu pun meneguk salivanya.


dan mengatakan kalau ia rela. demi pembuktian masalah ini.


"apa rencana kalian ke depan nya ??


"ayu sama mas Rizal udah bikin perjanjian pra nikah ma ,dan itu isinya menguntungkan kami kalau itu memang terbukti bukan anak dari mas Rizal.


"kalian yakin. ? mama nggak mau ya kalau Sinta itu sampai merusak rumah tangga kalian.


"mama tenang aja ya, lagian ayu sekarang juga sedang hamil ma.


mama pun ikut senang mendengar kehamilan ayu


"Alhamdulillah, mama seneng dengernya. kamu hati hati ya sayang. jaga kehamilan kamu. dan lagi, kamu harus hati hati dengan Sinta, mama merasa dia bukan wanita baik baik. dan itu alasan mama dari awal menentang hubungan Rizal sama Sinta.


"iya ma, ayu minta tolong ya ma, mama tinggal di sini. sampai ayu melahirkan ya ma. ayu takut Sinta bakal macem macem nantinya.


mama pun mengagguk. iya sayang. mama akan tinggal di sini dan jagain kamu.


ke 2 nya lalu berpelukan erat seperti layaknya ibu dan anak yg saling menyayangi.