
"hai sayang . . . ayu menghampiri Rizal dan Sinta. ia masih tersenyum bahagia, seolah tak tau apa pun
Rizal segera menarik tangan nya dari pinggang Sinta , dia terlihat gugup melihat kedatangan ayu yg tiba tiba.
" eh sayang. . . udah lama kamu ?? tanya nya gugup
ayu:" baru aja. oh ya aku bawa teman boleh ya. . James. sini . panggil ayu
James segera ikut bergabung di meja Rizal.
"kenalin sayang , inI James , temen ku di gym
James ini Rizal , suami ku
Rizal dan James saling memandang , namun ke dua nya enggan untuk menyapa.
ayu:" oh ya , ini mbak mbak yg kemarin ke rumah kan ya ..
Sinta:" iya kakak , , kebetulan saya tadi nggak sengaja ketemu sama kak Rizal di sini.
ayu :" oh gitu ya , boleh lah kapan kaan main ke rumah lagi Sinta. .
Rizal tercengang , "duh gawat " batin Rizal
"eh sayang. . kamu mau pesen apa ??
ayu :" nggak lah , aku nggak haus.
james ,kamu mau minum apa ? katanya tadi haus ??tawar nya pada James
James :"apa ajalah , terserah kamu. sambil tersenyum
"ayu:" yaudah deh , , Mbak. . orange juice 1 ya.
pintanya pada pelayan.
Rizal kesal melihat ayu begitu akrab dengan James. hati nya serasa panas melihat James selalu memamerkan senyuman pada istri nya.
" ehem. . yaudah kita pulang sekarang.
Rizal langsung menarik tangan ayu keluar cafe.
"tapi. tapi mereka gimana ?? tanya ayu heran
Rizal:" biarin aja mereka , aku bilang pulang ya pulang sekarang., dengan nada membentak .
ayu hanya diam , dan menuruti perkataan suaminya , masuk mobil dan meninggalkan James di sana.
°•°•°•°•°
Rizal:" besok kamu nggak usah nge gym deh ,di rumah aja.
" kenapa ? kan aku udah bilang aku udah daftar jadi member.
Rizal:"ngapain si kamu ngebet banget pengen nge gym di sana ? apa karna ada si James itu !!
" nggak sayang , aku juga baru tadi kenal sama dia.
Rizal:" Halah , , alasan aja kamu. pasti kamu ada rasa kan sama dia.
Rizal tak bisa menahan emosinya yg meledak ledak , dia terus bersuara tinggi menuduh ayu yg tidak tidak.
ayu hanya menunduk kan kepalanya , isakan tangis nya mulai terdengar.
ayu segera pergi dari hadapan Rizal, dan menangis sejadi jadinya di kamar.
ia merutuki nasip dial yg terus menimpa dirinya. " ya Allah!! cobaan apalagi yg Engkau berikan pada hamba??
ucap nya di sela isakan tangis nya,
hari ini hatinya begitu hancur, melihat di depan mata nya sendiri, suami nya yg sangat ia cintai dan percaya, malah menjanjikan sebuah pernikahan yg sama dengan wanita lain.
"agggrrhhhh. . .jerit ayu histeris. .
ia menemukan foto tempo dulu yg pernah ia tanyakan pada Rizal, dan ternyata ia baru sadar, dia lah perempuan yg sama, yg ingin di nikahi Rizal.
"prangggg. . . ayu melemparkan bingkai foto itu ke dinding. . membuat pecahan kaca bingkai itu berserakan dimana-mana.
Rizal yg menyadari teriakan ayu segera menyusul ke kamar,
",sayang. . sayang kamu kenapa??
ia mencoba membuka pintu, namun pintu terkunci dari dalam. Rizal kian panik karna ayu TK juga menyahuti panggilan nya.
"gubrakkk" Rizal mendobrak pintu kamar nya hingga jebol
"sayang, , kamu kenapa !! mengguncang badan ayu.
ayu segera menampik tangan Rizal, menjauhkan diri dari hadapan Rizal.
Rizal melihat kamar nya yg lebih dengan pecahan kaca yg berserakan dimana-mana, ada juga bercak darah segar di lantai kamar nya.
segera Rizal mengangkat ayu dan membaringkan nya di ranjang.
ayu semakin berontak, ia begitu jijik di dekati oleh Rizal, dan terus meronta saat Rizal mengangkat tubuh nya.
"diam!! bentak Rizal
apa yg kau lakukan hah!! bentak nya lagi sambil memeriksa kaki ayu yg sudah berlumuran darah dengan banyak pecahan kaca yg sudah menancap di kaki nya
ayu hanya diam, dan terus terisak, nafas nya tersengal sengal, tapi ia tak merasakan sakit di kaki nya, karna hatinya saat ini 1000 kali lebih sakit dari pada luka yg berdarah di kaki nya itu.
perlahan Rizal membersihkan kaki ayu dengan air hangat, sebelumnya ia sudah mencabuti kaca yg menancap di kaki ayu terlebih dahulu, dan kini ia membebat nya dengan perban elastis untuk menghentikan darah nya.
Rizal:"maafkan aku sayang, aku sudah menuduhmu yg tidak tidak.
ayu hanya mengangguk.dia masih diam dengan air mata yg masih terus mengalir di wajahnya.
hati nya sangat rapuh, ia tak tau harus bagaimana sekarang, sementara rumahtangga nya belum genap satu bulan mereka lalui.
Rizal berlutut di kaki ayu, , kenapa masih menangis ?
aku minta maaf ya, aku udah nge bentak kamu sayang, , tapi aku nggak bermaksud nyakitin kamu, atau nggak percaya sama kamu. .maaf. .ucap Rizal lagi
ayu menatap wajah Rizal, ia mengusap wajah suami yg belum genap 1 bulan menjadi miliknya itu. " iya sayang, nggak apa apa tapi aku mohon, jangan curiga sama aku ya, , aku bukan tipe orang yg suka berselingkuh di belakang pasangan nya. aku nggak akan mungkin melakukan itu selama aku jadi milik kamu sayang. .
perkataan ayu barusan, membuat hati kecil Rizal seolah tercubit.
benar, ia diam diam sudah berselingkuh di belakang ayu, istri sah nya. dan lagi Sinta juga sudah menuntut untuk menikah dengan Rizal.
bagaimana nanti nasip pernikahan pertamanya dengan ayu? dan bagaimana meminta ayu meng izinkan nya untuk menikahi Sinta nanti. ?
Rizal meng acak rambutnya frustasi.
ia bingung harus berbuat apa kedepannya, dari awal ini sudah salah, jika harus memilih Rizal pun tak bisa, karna ke 2 nya, saat ini begitu penting untuknya