
"Apa hubunganmu dengan Vin Edward?" kataku, dan tiba-tiba iblis itu terdiam sejenak.
Haha, sudah ku duga pasti dia ada hubungannya dengan bocah ini. Melihat dari ekspresinya saja aku sudah bisa langsung mengetahuinya. Kalau begitu ayo katakan, apa hubunganmu dengan Vin Edward.
"Bicara apa kau? kenapa tiba-tiba bicara seperti itu?" kata iblis itu.
"Lebih baik kau langsung saja memberitahukan padaku. Tak perlu mengelak seperti itu, karena aku sudah mengetahuinya. Kau tidak bisa berbohong padaku iblis" kataku.
".......Huft, baiklah aku akan memberitahukan padamu. Tentang hubungan ku dengan bocah itu (Vin Edward)" kata iblis itu.
"Hmm? kenapa kau malah diam saja hah?" kataku.
"Aku akan memberitahukan padamu tentang hubungan ku dengan bocah itu. Asal setelah ku bicarakan nanti, kau harus kembalikan tubuh yang kau ambil dari bocah itu" kata iblis itu.
"Itu tergantung, asal kau ceritakan hubungan mu dengan full. Mungkin aku akan mengembalikan tubuh bocah ini" kataku.
"Apa maksudmu mungkin hah? apa kau sedang mempermainkan ku" kata iblis itu.
"Kurang lebih seperti itu, tapi lihat saja apa yang akan terjadi ke depannya. Lebih baik cepat kau ceritakan hubungan mu dengan dia" kataku.
"Argh... baiklah akan ku ceritakan, asal kau tahu aku adalah neneknya" kata iblis itu.
"Hah? apa? dengan tubuh semuda itu? kau bilang kalau kau neneknya. Kau jangan membohongiku" kataku.
"Lebih baik kau jangan memotong pembicaraan ku. Karena cerita ku belum selesai tahu" kata iblis itu.
"Hmm baiklah kalau begitu, cepat lanjutkan ceritanya" kataku.
"Sebenarnya aku sudah hidup sangat lama sekali. Aku terlahir hidup abadi di dunia ini, dan tak akan menua" kata iblis itu, dan lagi-lagi pembicaraannya ku potong karena ada yang tak masuk akal.
"Apa maksudmu kau hidup abadi, tidak ada satu iblis pun yang dapat hidup abadi. Sekalipun raja iblis, begitu juga dengan manusia tak ada yang hidup abadi.
Raja iblis bisa hidup sangat lama karena dia adalah keturunan iblis bangsawan. Yang meneruskan kerajaannya dari orang tuanya. Dan yang kutahu hanya ada satu makhluk yang dapat hidup abadi.
Yaitu makhluk malaikat, dia bisa hidup abadi, dan tak akan pernah mati karena waktu. Tunggu... apa kau..." kataku.
"Ya... kau benar, aku adalah keturunan iblis, dan juga malaikat" kata iblis itu.
"Jadi apa kalau begitu, Vin bisa mempunyai kekuatan iblis, juga?" kataku.
"Ya kau benar, dia bisa menggunakan kekuatan iblis. Hanya saja dia tak menyadari kekuatan iblis yang berada pada dalam dirinya. Karena dia sangat membenci iblis, begitu juga aku karena cerita-cerita yang tersebar.
Kalau aku sudah membunuh kedua orang tuanya saat dia masih membutuhkan kedua orang tuanya. Namun aku membunuh kedua orang tuanya bukan karena tak memiliki alasan yang pasti" kata iblis itu.
"Lalu apa alasan mu sehingga kau membunuh kedua orang tua Vin" kataku.
"Saat aku menikah dengan kakeknya Vin dulu, kami mempunyai anak laki-laki. Yaitu ayahnya Vin, namun semakin dia tumbuh dewasa aku semakin menyadari suatu hal.
Kekuatan iblis milikku mengalir padanya, jika orang-orang mengetahui kenyataan itu. Aku bisa terancam, lalu anakku menikah dengan malaikat. Yang tak lama kemudian dia di ajarkan sihir pada anakku.
Lalu sesuai dengan ceritanya, kalau dia berhasil membuat malaikat menjadi sekutu manusia. Aku menjadi semakin khawatir, kalau dia akan semakin bertindak lebih.
Dan soal dia memiliki kekuatan iblis nanti ketahuan oleh banyak orang. Oleh karena itu aku menyerangnya di rumah yang kau buat itu secara turun-temurun.
Lalu aku tak sadar kalau suamiku memperhatikan ku sedari tadi. Dia melihat semua kekuatan ku, dan dia tahu kalau aku adalah iblis. Maka aku langsung pergi kembali ke tempat aku di lahirkan, yaitu dunia iblis" kata iblis itu.
"Jika saja kau seorang iblis murni, mungkin kau sudah membunuh Vin saat itu" kataku.
"Ya kau benar, mungkin aku akan membunuh anak kecil itu. Karena aku mempunyai setengah bagian dari malaikat, maka aku masih mempunyai rasa kasihan" kata iblis itu.
"Lalu sejak kapan kau menikah dengan raja iblis? apa raja iblis tahu kalau kau mempunyai kekuatan malaikat?" kataku.
"Aku menikah dengannya saat setelah 5 hari aku pulang ke duniaku. Saat aku kembali ke duniaku, aku melihat ada raja iblis yang sedang termenung. Lalu aku menghampirinya, dan mengajaknya bicara.
Sebenarnya dulu aku tak mempunyai perasaan padanya. Karena aku hanya ingin berbicara padanya agar aku melupakan apa yang telah kulakukan barusan. Namun setelah itu dia melamar ku, dan aku menerimanya karena aku sudah mencintainya.
Tapi sebelum aku menikah, dia mengetahui ku kalau ada yang aneh dengan auraku. Lalu dia bertanya kepadaku, "Tolong jangan menyembunyikan apapun dariku" kata raja iblis tiba-tiba.
Lalu terpaksa aku harus mengatakan yang sebenarnya. Tapi untunglah dia tetap menerima ku, setelah mengetahui kenyataan yang sebenarnya" kata iblis itu.
"Apa berarti sebelum kakeknya Vin mati, kau mempunyai dua suami?" kataku sambil menepuk kepalaku.
"Ya begitulah, saat aku mengetahui kematian suamiku yang pertama. Aku tak di perbolehkan keluar dari dunia iblis" kata iblis itu.
"Karena apa? apa raja iblis tahu kalau kau mempunyai suami?" kataku
"Dia tidak tahu soal itu, aku tak di perbolehkan keluar dari dunia iblis saat itu. Karena aku harus mengurus kerajaan suamiku, di saat dia sedang pergi menjalani tugas" kata iblis itu.
"Haha enak sekali ya kau bisa hidup abadi" kataku.
"Apa kau tak sadar pada dirimu sendiri, kau juga hidup abadi. Walau hidup abadi mu itu sangatlah curang, dan hanya kau saja yang bisa melakukannya itu aneh sekali. Bagaimana bisa kau memiliki kekuatan yang tak pernah suatu makhluk pun memilikinya" kata iblis itu.
"Haha kau tak perlu tahu tentang kekuatan ku yang satu itu. Karena tak akan ada seorangpun yang memiliki kekuatan yang sama denganku" kataku.
"Baiklah jika seperti, kalau begitu cepat kau kembalikan tubuh bocah itu" kata iblis itu.
"Maaf nih... sepertinya aku tak bisa mengembalikan tubuhnya" kataku dengan senyum licik.
"Hahaha sudah kuduga kalau kau akan seperti ini. Berharap apa sih sebenarnya aku padamu, kalau begitu mau mu. Baiklah akan ku kembalikan secara paksa" kata iblis itu.
"Hmm? memangnya kau bisa? melihat dari dirimu yang tak sekuat dulu. Sepertinya kau tak bisa melakukannya, ataupun mengalahkan ku" kataku dengan sombong.
"Kau pikir begitu hah? sepertinya sekarang tidak lagi" kata iblis itu sambil mengeluarkan kedua sabitnya.
Itu adalah senjata yang dia gunakan dulu saat mengalahkan ku. Lalu dia meloncat ke arahku, dan berniat untuk memenggal kepala secara langsung. Aku langsung mengeluarkan pedang legendaris milikku untuk menangkis kedua sabitnya itu.
Namun pedangku terbelah, ini tidak mungkin, dengan kekuatan dia yang sekarang tak mungkin dia bisa membelah pedangku. Apa mungkin... kekuatannya sudah kembali, aku langsung mengambil potongan-potongan pedangku untuk ku serap kembali.
Lalu saat aku sedang mengambilnya, satu sabit yang dia ayunkan menusuk punggung ku. Lalu dia mengeluarkan cairan hitam yang berada di ujung sabitnya. Cairan hitam itu yang berfungsi untuk melumpuhkan ku untuk sementara.
Aku terjatuh karena tak bisa menggerakkan tubuhku setelah cairan hitam itu menyebar ke semua tubuhku. Lalu dia memotong kedua kakiku dari lutut, aku berteriak kesakitan. Aku kehilangan banyak darah karena kakiku di potong olehnya.
Bersambung...