
Peringatan : karakter, tokoh dan cerita ini hanya imajinasi penulis, jadi cerita ini hanya imajinasi penulis saja.
Lalu kami akhirnya kembali ke rumah, dan melihat keadaan rumahnya yang hancur ini. Aku lupa untuk menyelamatkan para penjaga ini dari Zun, mereka masih di dalam reruntuhan, dan aku langsung menyembuhkan mereka semua sampai pulih kembali. Besoknya sudah waktunya aku kembali ke duniaku.
"Hei, vin, umm apa sudah waktunya kau pergi?" kata Zack, yang terlihat tak senang.
"Hah, iya sudah waktunya aku kembali ke duniaku, maaf ya Zack, mungkin suatu hari nanti aku akan kembali kesini, semoga saja yang ku ucapkan itu benar" kataku.
"Ya semoga saja, kau benar vin" kata Zack, yang menundukkan wajahnya.
"Jangan bersedih seperti itu Zack, tetaplah berpikir bahwa aku akan kembali suatu saat nanti, oh ya aku baru ingat kenapa kau tidak tinggal sementara saja di dunia manusia seperti saat kau jadi om Arya?" kataku.
"Ah itu aku tak bisa" kata Zack, yang terus bersedih.
"Ng? kenapa tidak bisa?" tanyaku.
"Karena batas waktuku di duniamu sudah habis, setiap malaikat yang berkunjung di dunia manusia hanya di perbolehkan selama 1 bulan saja seumur hidupnya" kata Zack.
"Hah!? kenapa seperti itu, memangnya tidak di perbolehkan lagi oleh para malaikat?" kataku.
"Bukan seperti itu, tapi.... karena jika malaikat hidup di dunia manusia melebihi 1 bulan, maka malaikat itu akan menjadi manusia, dan tak mempunyai kekuatan lagi, sama seperti manusia biasa di duniamu" kata Zack.
"Lalu setelah aku pergi apa yang akan kau lakukan?" kataku.
"Mungkin hanya berlatih menjadi lebih kuat lagi, agar aku bisa menjadi sepertimu, vin, kau itu sangat kuat, dan hebat" kata Zack.
"Hmm baiklah, sebenarnya aku juga merindukanmu, tapi mau bagaimana lagi, aku harus kembali ke duniaku, tak mungkin kan jika aku tinggal selamanya disini" kataku.
"Yah, kau benar" kata Zack.
"Kalau begitu aku pergi dulu Zack, aku akan selalu mengingatmu" kataku.
Lalu aku pergi ke portal yang menuju ke arah dunia manusia, aku kembali lagi di tempat dimana terakhir kali aku melihat om Arya. Ingatan itu tak akan pernah ku lupakan, lalu aku kembali lagi ke rumahku, dan di depan rumahku ada seseorang yang menunggu kedatanganku.
Seseorang itu adalah pak direktur sunghon, dan dia bersama para bodyguardnya. Sepertinya ada sesuatu yang terjadi sampai pak direktur sunghon datang sendiri ke rumahku.
"Vin, kau sudah kembali ya dari dunia malaikat" kata pak direktur sunghon.
"Iya pak, bagaimana bapak bisa tahu kalau saya pergi ke dunia malaikat?" tanyaku.
"Aku mendapat laporkan dari salah satu pengurus gerbang dunia malaikat, kalau kau pergi kesana dengan orang penting bagi malaikat, yaitu malaikat yang bernama Zack, ada apa kau bersamanya?" tanya pak direktur sunghon.
"Kami hanya sebatas teman saja kok, aku di ajak dia untuk ke dunianya, dan lalu aku mempelajari bagian buku yang hilang disana, apa bapak direktur juga tahu tentang ini?" kataku.
"Yah bapak tahu, karena itu bapak meminta mereka untuk mengajarimu tiga-tiganya sekaligus" kata pak direktur sunghon.
"Oh pantas saja mereka dengan senang hati mengajariku" kataku.
"Ya pak, itu benar memang saya yang melakukannya" kataku.
"Kau melakukan yang terbaik, vin pasti orang tuamu, dan kakekmu sangat bangga padamu, karena kau telah membantu mereka, hubungan kami manusia, dan malaikat menjadi lebih erat dari yang sebelumnya, sekarang dunia manusia, dan malaikat melakukan perdagangan antar dunia, ini semua berkat kau" kata pak direktur sunghon.
"Oh benarkah!? kalau begitu baguslah, jadi tujuan bapak datang kesini pasti bukan karena hanya membahas hal itu kan? katakan saja pak apa yang mau bapak bicarakan" kataku.
"Haha, Vin sudah besar ya, sudah mengerti situasi sekarang, ya memang benar bapak datang kesini bukan hanya membahas hal tadi, bapak kesini untuk meminta bantuanmu" kata pak direktur sunghon.
1 Minggu kemudian.
"Tak kusangka aku berjalan setengah dari bagian bumi hanya dalam waktu 1 Minggu, yah memang seharusnya aku tak heran sih karena aku adalah anak ramalan itu, dan aku mendapatkan kekuatan yang luar biasa dari buku itu" gumamku.
Sekarang aku berada di tempat yang di katakan pak direktur sunghon. Aku sedang berada di dalam hutan, dan tepatnya di pinggir danau. Aku harus masuk ke dalam danau, sampai aku menemukan portal masuk itu, tapi ternyata disini tidak hanya ada aku, disini juga ada beberapa penyihir yang berada di pinggir danau juga.
"Hei, siapa kau, dan ada urusan apa kau datang kesini?" tanya salah satu penyihir.
"Aku di kirim kesini oleh perusahaan negara A, kedatanganku kesini untuk memperbaiki portal itu" kataku.
"Oh jadi kau orangnya, masih muda ternyata toh, yasudah silahkan kau masuk ke danau, kami akan membantumu dari sini" kata dia lagi.
Lalu aku masuk ke dalam danau, dengan skill shield yang berada di sekelilingku aku tak terkena air, dan dengan itu juga aku mendapatkan oksigen. Lalu aku berenang masuk lebih dalam lagi, lama-lama di dalam air semakin gelap, karena tak ada cahaya masuk. Aku mencari-cari portal yang dikatakan oleh pak direktur sunghon.
Sampai aku sudah berada di dasar danau, keadaan disini gelap gulita tak terlihat sedikitpun. Untungnya aku mempunyai skill yang membantuku dalam keadaan gelap seperti itu, aku menjadikan tanganku sebagai senter dengan skill ku. Lalu tiba-tiba, ada sesuatu yang lewat di senter ku, seperti benda lewat yang besar sekali.
"Hah!? makhluk apa tadi? tadi aku lihat ada yang lewat, kemana ya benda tadi?" gumamku.
"Hei berani-beraninya kau masuk ke wilayah ku, dasar manusia" tiba-tiba saja ada yang berbicara padaku.
"Eh!? SIAPA KAU! TUNJUKKAN DIRIMU TAK PERLU KAU BERSEMBUNYI SEPERTI ITU!" teriakku.
"Baiklah aku akan menunjukkan diriku, ku harap kau tak menyesal, dan juga dari omonganmu sepertinya kau tak tahu siapa aku"
Aku baru ingat kalau pak direktur sunghon memberitahu ku kalau ada makhluk berbahaya disini. Dan juga katanya jika sudah ada yang masuk ke dasar danau, tak ada seorangpun yang selamat dari makhluk ini. Sementara penyihir yang berada di permukaan danau membantuku dari atas dengan memberikan kekuatannya padaku.
Kekuatan mereka terlihat seperti sebuah tali yang besar berwarna biru yang masuk ke dalam tubuhku. Dan aku merasakan kekuatan yang mereka berikan padaku, jika aku terluka mereka juga akan terluka. Karena mereka sedang memberikan kekuatannya padaku.
Dan mereka ini adalah sepuluh penyihir terkuat dari berbagai negara. Sampai mengirimkan penyihir seperti ini apakah lawanku ini sangat kuat sekali.
1 Minggu yang lalu.
Bersambung...
Hallo semuanya, author minta dukungannya dari kalian semua, tolong bantu novel ku ya, agar maju, dengan cara share ke teman kalian dan like, mohon bantuannya, terima kasih.