
Peringatan : karakter, tokoh dan cerita ini hanya imajinasi penulis, jadi cerita ini hanya imajinasi penulis saja.
Aku tak percaya bahwa benda itu sedang ku pakai, jadi ini benda yang diinginkan malaikat itu. Tapi sebenarnya ini benda apaan ya, aku masih belum tahu fungsinya, selain terlihat keren dan begitu indah.
"Apa baru saja ku pakai? yang ini? wah aku tak percaya ini, tapi kalau boleh tahu, apa fungsi dari benda ini?" tanyaku.
"Fungsi benda itu ya? hehe sebenarnya kami para malaikat tidak ada yang tahu apa fungsi benda itu, tapi yang penting benda itu memiliki kekuatan mistis yang tersembunyi, kau bisa merasakannya bukan? saat memakai benda itu?" kata Zack.
"Hahaha, ku kira kalian para malaikat tahu fungsi benda ini, soalnya tadi kata kau banyak yang menginginkan benda ini" kataku.
"Memangnya banyak yang ingin memiliki benda itu, karena memiliki kekuatan mistis, dan juga mereka ingin meneliti benda ini, kalau begitu kita bicarakan ini sambil jalan saja" kata Zack.
Lalu kami pun melanjutkan perjalanan kami sambil berbincang-bincang. Lalu kami sampai di suatu tempat, aku melihat kuil kuno, dan di pintu gerbang ada beberapa malaikat penjaga disana.
"Hallo kami akan masuk kuil ini" kata Zack.
"Baik, silahkan masuk" kata salah satu penjaga.
"Hah, kita boleh masuk begitu saja ke tempat seperti ini, bukannya ini tempat khusus?" kataku.
"Hehe, sebenarnya yang membangun kuil kuno ini adalah nenek moyang ku, jadi yang mempunyai keturunan boleh masuk kesini, atau dapat izin dari keturunannya, tetapi yang lain tidak boleh" kata Zack.
"Wah hebat sekali ya, tetapi kenapa aku diperbolehkan masuk kesini tanpa izin?" kataku.
"Kan tadi kita jalan berdua, sudah pasti penjaga tahu kalau aku memperbolehkan mu masuk kesini, kurasa kau juga hebat bukankah kamu juga punya keturunan yang hebat, kau kan keturunan penjaga buku itu, apa kau tahu yang pertama menemukan buku itu?" kata Zack.
"Ya aku tahu, aku pernah mendengar ceritanya, tetapi aku tak tahu namanya" kataku.
"Namanya adalah, hyun go, dan dia adalah kakek buyut mu, yang pertama menjaga buku itu, dan apa kau tahu di masa itu, dia itu penyihir yang paling terkuat sepanjang masa, sampai sekarang mungkin belum ada yang melampaui kekuatannya" kaya Zack.
"Wah benarkah? kakek buyut ku sekuat itu? hebat sekali, tapi dia mati karena apa, sakit, atau karena usia" kataku.
"Dia mati konyol, karena perbuatannya sendiri, dan dia yang pertama mencoba memegang buku itu, dan mati, lalu yang lain tidak ada yang berani memegang buku itu, karena melihat kakek buyut mu terhisap oleh buku itu, tetapi masih saja ada manusia yang keras kepala, dan mati di hisap oleh buku itu juga, nah kita sampai vin" kata Zack.
Akhirnya aku sampai juga setelah berjalan jauh, aku lelah sekali, Tapi malaikat itu tak lelah karena dia terbang selama perjalanan. aku sampai di sebuah ruangan yang terlihat horor, di ruangan itu banyak benda-benda kuno, dan disana juga ada 1 malaikat yang terlihat sudah tua.
"Hallo kakek, aku sudah membawakan orang yang kakek inginkan" kata Zack.
"Hah kakek? orang yang di inginkan? kalian mau apakan aku hah?" kataku panik.
"Kami tak akan melakukan apa-apa pada kamu, wahai manusia, aku hanya ingin berbicara denganmu, Zack kau bisa keluar sebentar kakek ingin berbicara dengannya" kata kakeknya Zack.
"Baik kakek aku akan keluar, vin tetaplah disini dan dengarkan perkataan kakek, aku pergi dulu" kata Zack.
"Apa yang ingin kau bicarakan denganku?" kataku.
"Perkenalkan sebelumnya, namaku Argus, aku ingin menanyakan sesuatu tentangmu, lebih baik kau perkenalkan dirimu, sebelum ku mulai pertanyaannya" kata Argus.
"Apa kau tahu siapa dirimu yang sebenarnya vin" kata Argus.
"Hah? apa maksudmu? aku ini manusia" kataku.
"Kau bukan manusia biasa, aku merasakan kekuatan kekuatan malaikat yang mengalir pada dirimu, dan kau adalah setengah manusia dan setengah malaikat" kata Argus.
"Hah apa? itu tidak mungkin, jadi maksudmu di salah satu orang tuaku adalah malaikat?" kataku.
"Ya itu memang benar, ibumu adalah seorang malaikat, ibumu sangat mencintai ayahmu, dan sebaliknya ayahmu juga mencintai ibumu, itu terjadi sebelum dunia malaikat dan manusia berdamai, tapi sayangnya mereka tidak bisa bersama karena waktu itu malaikat adalah musuh manusia, tetapi mereka berdua merencanakan sesuatu untuk bisa bersama, yaitu melalui perdamaian, banyak pihak yang setuju dengan mereka" kata Argus.
"Wah benarkah? jadi mereka sangat hebat sekali, eh tunggu berarti kau tahu semuanya tentang keluargaku?" kataku.
"Kau pintar juga manusia, ya aku tahu, aku juga tahu tentang kakek buyut mu, karena waktu itu kami adalah musuh bebuyutan, aku lanjutkan saja ceritaku yang tadi, Sampai ada seorang manusia yang mengacaukan perdamaian itu, orang itu berpihak pada musuhnya sendiri yaitu iblis, singkat cerita, orang itu membunuh orang tuamu, dan mencuri setengah kekuatan dari kakekmu" kata Argus.
"Seorang manusia berpihak pada iblis? itu aneh sekali, sebenarnya apa yang dia pikirkan, kalau aku boleh tahu siapa seseorang yang ingin menghancurkan perdamaian itu?" kataku.
"Dia adalah nenekmu, sampai sekarang dia masih hidup, dan sekarang dia sedang berada di neraka, dia sangat populer disana, dan dia diperlakukan dengan baik" kata Argus.
"Akhirnya masalah nenek terungkap, pantas saja keluargaku membenci dia" kataku.
"Mungkin itu saja yang ingin kakek sampaikan padamu manusia, tapi sebelum kau pergi, kemari berdiri di depanku" kata Argus.
Lalu aku menurutinya dan berdiri di depannya, lalu dia memegang kepalaku, dan seketika aku merasakan kekuatan yang luar biasa. Aku tak tahu kenapa dia memberikan kekuatan sebesar itu padaku.
"Hah? kekuatan apa ini kenapa kau memberikan kekuatan ini padaku, bukannya pada Zack saja? dia kan keturunanmu" kataku.
"Aku punya alasan tersendiri, jika kekuatan ini di berikan kepada Zack, tidak akan ada hasilnya, karena itu aku berikan kekuatanku kepadamu" kaya Argus.
"Apa maksudmu? Zack tidak akan ada hasilnya, lalu di berikan kepadaku karena ada hasilnya, aku tak mengerti?" kataku.
"Jangan pura-pura tidak tahu kau manusia, kau itu adalah anak ramalan itu, jadi kuberikan kekuatanku padamu untuk mengubah dunia" kataku.
"Oh jadi kau sudah tahu, dan kau percaya pada ramalan manusia? kenapa kau bisa mempercayainya?" tanya ku.
"Aku percaya pada kalian karena aku bisa merasakan kekuatan yang sangat besar yang tersimpan pada jiwamu, memangnya ada yang tidak percaya pada ramalan itu?" kata Argus.
"Waktu itu aku pernah bermimpi, aku bermimpi aku memimpin perang para malaikat dan iblis, dan aku bertarung dengan pemimpin iblis, dan dia mengatakan, "Apakah manusia ini yang akan menyatukan ketiga dunia?, hahaha jangan omong kosong kalian para manusia, kalian itu adalah makhluk terlemah diantara kami, aku tak percaya pada ramalan kalian para manusia lemah, akan ku habisi manusia ini lalu akan ku habisi kalian semua" kataku.
Aku masih mengingat mimpi itu sampai sekarang, apakah benar suatu saat nanti aku akan seperti dalam mimpi itu?. Aku masih tak yakin pada diriku, kalau memang benar yang dikatakan pada ramalan itu, aku pasti bisa menyatukan ketiga dunia ini.
Bersambung...
Hallo semuanya, author minta dukungannya dari kalian semua, tolong bantu novel ku ya, agar maju, dengan cara share ke teman kalian dan like, mohon bantuannya, terima kasih.