Human Divination

Human Divination
Hyun Go (6)



Aku berenang ke dalam air dengan cepat begitu juga dengan raja iblis yang mengikuti ku dari belakang. Lalu tiba-tiba aku merasakan kekuatan yang sepertinya pernah ku kenal, dan aku sudah berada di dasar lautan yang dalam.


Sampai aku menginjakkan tanah di dalam lautan yang gelap gulita. Aku tak bisa melihat apapun disini, begitu juga dengan raja iblis. Tapi cara untuk menemukannya adalah dengan merasakan keberadaan kekuatan ku. Lalu tiba-tiba saja ada yang lewat di depanku, entah siapa itu aku tidak tahu.


Dan tiba-tiba saja ada yang memanggilku yang berdengung di telingaku. Lalu aku di seret oleh entah siapa itu ke dasar lautan lagi. Sampai-sampai aku sudah tidak bisa merasakan keberadaan raja iblis akibat saking dalamnya aku di tarik.


Lalu para ikan lampu, atau anglerfish berdatangan, dan menerangi gua bawah laut. Lalu ku lihat ternyata yang menyeret ku ke dalam adalah Cancer. Dia adalah monster yang menjaga danau portal tempat iblis masuk.


"Ah ternyata kau Cancer, bagaimana bisa kau keluar dari danau itu. Seharusnya kau menjaga danau itu, dan bukannya pergi berkeliaran" kataku marah melihat Cancer.


Maafkan aku tuan karena tak menjaga danau itu. Tapi kedatangan saya kesini karena merasakan keberadaan tuan yang sedang mengalami kesulitan. Oleh karena itu aku membobol tanah di danau itu sampai kesini" kata Cancer.


"Hah... baiklah bagaimana pun juga kau sudah membantuku kabur dari raja iblis itu. Tapi sepertinya jika kita bersembunyi disini tidak akan tahan lama. Pastinya raja iblis akan menemukan ku lagi" kataku.


"Tenang saja tuan, lebih baik tuan beristirahat dulu saja" kata Cancer.


"Bagaimana bisa aku beristirahat di saat aku sedang terancam dalam bahaya" kataku.


"Tenang saja tuan, para monster lautan disini akan menahan kedatangan raja iblis itu. Mulai dari Kraken, hiu megaladon, dan sekelompok ichthyosaurus" kata Cancer.


"Hmm... sepertinya itu cukup untuk menahan waktu selagi aku tertidur. Baiklah terima kasih Cancer telah membantuku sekali lagi. Aku ingin tidur dulu" kataku, lalu berbaring di tanah.


Aku menggunakan shield untuk bernapas di dalam air. Cancer adalah makhluk yang ku buat untuk melindungi dunia manusia dari serangan iblis. Oleh karena itu aku tempatkan dia di danau, tepat di danau itu ada portal yang berhubungan dengan dunia iblis.


Cancer sudah hidup lama sebelum aku menggunakan tubuh anak ini, Vin Edward. Aku membangkitkan dia saat aku tersesat di suatu tempat bersama dengan aku menemukannya buku itu.


Entah dimana tempat itu berada, yang tiba-tiba saja aku di seret masuk ke dalam tempat itu. Tapi tempat itu seperti dunia lain, bukan dunia malaikat, iblis, ataupun dunia manusia sendiri.


Tapi keadaan dunia itu sama seperti dunia manusia, hanya saja terlihat tampak sangat indah. Dan juga dengan tumbuhan-tumbuhan yang aneh, lalu hewan yang berbentuk aneh. Pokoknya di dunia itu aneh sekali, tidak ada satupun orang yang berada di sana.


Tempat itu sangat sunyi, yang ku dengar dari dunia itu hanya suara alam saja. Aku ingin sekali tinggal di dunia seperti itu, karena dunia itu tampak damai. Ku harap aku bisa masuk ke dalam dunia itu sekali lagi, dan aku tak akan keluar dari dunia itu seperti yang pernah ku lakukan sebelumnya.


Aku keluar dari dunia itu karena membawa prasasti, dan buku yang di tempatkan di suatu meja khusus. Saat aku memegangnya, tiba-tiba saja sebuah portal muncul di depanku, yang tak lain itu adalah portal untuk kembali ke duniaku.


Lalu karena sepertinya benda-benda ini akan memperkuat diriku. Seketika aku gila sendiri, karena ingin menjadi kuat dengan benda-benda itu. Oleh karena itu aku keluar dari dunia itu, dan kembali ke duniaku untuk memperlihatkan kepada mereka.


Oleh karena itu aku mengendap-endap masuk ke dalam dunia malaikat. Sedangkan dunia manusia di serang oleh para malaikat, aku tak peduli. Aku hanya memikirkan diriku, agar menjadi yang terkuat di dunia.


Karena aku benci lemah, aku benci sekali para penyihir yang seumuran denganku bilang kalau aku ini lemah. Oleh karena itu aku terobsesi dari perkataannya sehingga aku ingin sekali menjadi orang terkuat di dunia.


Tapi... aku tak menemukan 1 kunang-kunang lagi. Padahal aku sangat berharap kalau aku akan menjadi orang yang terkuat di dunia, dan satu-satunya makhluk hidup yang abadi. Karena aku memakan dengan total 99, maka hidup abadi itu tak ada.


Hanya orang yang memakan 100 kunang-kunang ungu saja yang mendapatkan hidup abadi. Dan kekuatan yang terkuat, dari yang terkuat, bahkan bisa di bilang kalau kita akan menjadi dewa, atau tuhan.


Karena hidup abadi sama saja seperti tuhan. Oleh karena itu peperangan antar manusia, dan malaikat di menangkan oleh manusia. Itu semua berkatku, semua orang yang meledekku, semuanya terkejut padaku.


Karena yang dulunya aku di kenal dengan penyihir lemah. Yang tiba-tiba saja menjadi penyihir terkuat yang pernah ada. Tak ada yang pernah tahu, bagaimana aku bisa menjadi kuat.


Rahasia ini ku tutup dengan rapat-rapat, sehingga sampai sekarang tak ada yang mengetahuinya. Namun hanya ada 1 makhluk yang tahu saat itu kenapa aku bisa menjadi sangat kuat secara tiba-tiba.


Dia adalah Gordon, karena dia adalah Ent abadi yang berjenis sangat langka. Dia juga bisa mengetahui apa yang di lakukan makhluk-makhluk di satu dunia. Oleh karena itu saat aku memakan serangga itu, walau dia tak ada, dia bisa mengetahuinya.


Namun sebagai penyihir terkuat bagi seluruh manusia berakhir ketika aku bertarung dengan raja iblis. Kami bertarung di tempat yang tak ada seseorang sedikitpun tahu. Karena jika dari salah satu kami mati, pasti akan ada rumor jelek bagi yang kalah.


Oleh karena itu kami bertarung di suatu tempat. Karena raja iblis mendengar rumor tentangku yang tiba-tiba saja menjadi kuat, dan memenangkan perang dengan malaikat itu karena ku.


Jadinya raja iblis mencari tempat untuk bertarung, karena waspada denganku. Namun setelah aku bertarung dengannya, ternyata aku ini tak ada apa-apa dengannya. Aku... aku sangat lemah, dalam beberapa kali serang saja aku mati dengannya.


Pandangan dia terhadapku yang tadinya waspada padaku. Kini berubah menjadi meremehkan ku, dan menertawakan ku. Aku sangat kesal, kesal sekali pada diriku, kenapa aku sangat lemah.


Kenapa selalu saja ada makhluk yang lebih kuat dariku, padahal aku sudah sangat kuat. Tapi jika ada makhluk yang lebih kuat dariku, aku tak pantas menyebut diriku kuat. Tapi pesan terakhir ku saat itu, kalau aku mati konyol karena berusaha mengisap buku itu.


Namun sebelum aku bertarung dengan raja iblis, sudah sangat lama sekali aku bertarung dengan istrinya. Yang pada saat itu dia bukanlah istrinya raja iblis. Namun entah sejak kapan dia bisa menjadi istrinya.


Aku juga kalah darinya, aku masih lemah juga baginya. Dia sangat kuat sekali, apakah ini adalah takdir untuk iblis. Yaitu takdir sebagai makhluk terkuat? tapi yang anehnya kenapa saat aku bertarung dengannya dia menjadi sangat lemah.


Seperti bertukar kekuatan saja, apa yang terjadi padanya sehingga menjadi sangat lemah. Namun bagi Vin, iblis itu sama seperti diriku yang dulu bertarung dengannya.


Bersambung...