Human Divination

Human Divination
Zack Kembali



Lalu aku pergi masuk ke kamarku untuk bersiap-siap untuk tidur. Lalu tiba-tiba saja ada yang berbicara padaku, aku menengok siapa yang berbicara itu. Ku kira Hyun Go memanggilku lagi, tapi ternyata tidak. Karena aku masih dalam keadaan sadar, setelah ku sadari ternyata Rick memanggilku untuk memberitahu sesuatu padaku.


Lalu aku segera keluar dari rumah untuk menemui Rick.


"Ada apa Rick? kenapa kau tiba-tiba memanggilku?" tanyaku yang mengantuk.


"Maaf sudah mengganggu mu Vin, aku ingin memberitahu sesuatu padamu" kata Rick.


"Hmm... sesuatu? sesuatu apa?" tanyaku yang tak tertarik pada perkataan Rick. Karena aku sangat ngantuk sekali.


"Apa kau tahu Hyun Go yang kau ceritakan padaku sedang di dalam tubuhmu itu. Sebenarnya dia itu bukanlah Hyun Go, dia hanya menyamar, dan masuk kedalam tubuhmu" kata Rick.


"Apa? bagaimana kau bisa yakin kalau dia bukan Hyun Go?" tanyaku yang tiba-tiba ingin mendengar ceritanya.


"Aku melihat dari masa depan, tapi aku tak tahu siapa dia. Mungkin saja dia orang yang sudah mati masuk ke dalam tubuhmu. Kau tahukan kalau orang yang sudah mati masuk ke dalam tubuhmu akan memberikan kekuatan orang itu" kata Rick menjelaskan panjang lebar.


"Hmm... iya aku sudah tahu, karena kau sudah memberitahu padaku" kataku sambil garuk-garuk kepala.


"Haduh... kau ini padahal manusia ramalan. Tapi masih banyak hal yang belum kau ketahui tentang dunia ini. Apa lagi yang tidak kau ketahui? kau bisa bertanya padaku" kata Rick.


"Mungkin ini adalah takdir seorang manusia ramalan, mungkin. Yang ku ingin tanyakan padamu... hmm pasti kau tak akan memberitahu padaku. Percuma saja kalau aku bertanya padamu" menggerutu.


"Hehe, iya juga sih. Tapi itu tergantung kau ingin bertanya apa, kalau bertanya masalah pribadi. Aku tak akan menjawabnya, Kecuali kau menanyakan hal lain, misalnya tentang dunia ini, gitu" kata Rick.


"Hmm apa ya? sepertinya tidak ada yang ingin ku tanyakan padamu" kataku sambil berjalan ke rumah.


"Hmm... baiklah kalau begitu, tapi kau jangan pergi dulu. Aku ingin memberitahu satu hal lagi padamu" kata Rick.


"Hmm, baiklah cepatlah. Aku sangat ngantuk sekali ini" kataku yang balik lagi.


"Sebenarnya... aku... aku baru menyadari kalau dia..." kata Rick ragu-ragu.


"Hei bisakah kau cepat sedikit bicaranya. Aku ngantuk sekali tahu, dia apa hah?" kataku sambil menguap.


"Dia itu sebenarnya adalah Zack yang kau kenal" kata Rick.


"Zack? dia siapa? bisakah kau menjelaskan padaku dengan benar" kataku yang mulai kesal.


"Itu... Jisu adalah Zack" kata Rick, setelah mendengar kata Zack aku terdiam sejenak.


"A-apa kau bilang!? apa kau serius dengan perkataan mu?" kataku yang terkejut dengan perkataan Rick.


"Ya dia adalah Zack, dia hanya menyamar, dan mengganti namanya dengan Jisu" kata Rick.


"Tapi bagaimana bisa kalau dia adalah Zack yang kukenal hah! Tidak ada tanda-tanda kekuatan di dalam dirinya. Bagaimana bisa dia bisa di sebut Zack, dan lagi wajahnya berbeda sekali. Bisakah kau jelaskan lagi padaku!" kataku dengan marah.


"Apa kau tak tahu, atau kau belum di beritahu oleh Zack tentang malaikat. Kalau malaikat tak bisa hidup..." tiba-tiba saja perkataan Rick di potong olehku.


"Di dunia lebih dari 1 bulan, jika lebih dari satu bulan maka dia akan menjadi manusia biasa yang tak mempunyai kekuatan. Ya aku ingat, aku ingat kalau dia pernah berbicara padaku saat itu" kataku dengan menjatuhkan diri.


"Lalu... apa yang akan kau lakukan sekarang Vin. Kau telah mengusir Zack" kata Rick.


"Aku tak tahu, hiks-hiks. Kenapa dia tak langsung mengatakan saja siapa dirinya. Kenapa dia menyembunyikan identitasnya padaku. Jika dia memberitahukan padaku, pasti masalahnya tak akan seperti ini bukan" kataku.


"Ya begitulah, dan juga jika tak ada peperangan 2 tahun lalu. Pasti Zack masih berwujud malaikat, karena pasti dia terpaksa untuk melarikan diri. Dari para iblis yang sangat kuat itu, dia memilihnya karena terpaksa saat itu" kata Rick.


"Tidak... kau salah Rick. Dia bilang padaku kalau dia mengatakan padaku. Dia memilihnya sendiri kalau dia akan tinggal di bumi saat pertengkaran ku dengannya. Pantas saja saat itu dia mengatakan hal yang tak ku mengerti" kataku.


"Jadi begitu... hmm kalau begitu kau cari saja Zack" kata Rick.


"Apa kau akan menyerah begitu saja, dan melepaskan orang yang berharga bagimu, Vin?" tanya Rick dengan serius.


"Tapi... aku... dia sudah bilang padaku kalau aku tak akan mencarinya. Jika aku mencarinya, dan menemukannya, aku sangat malu padanya" kataku.


Lalu dari semak-semak keluar seseorang, "Kau tak perlu mencari ku lagi, Vin. Karena aku yang akan mencari mu" kata seseorang, ternyata seseorang itu adalah Jisu, atau Zack.


"Jisu... Zack... apa itu kamu, hiks-hiks. Maafkan aku karena sudah membuang mu karena aku tak tahu kau itu siapa. Kenapa kau tak langsung saja memberitahukanku padaku kalau itu kau, Zack" kataku., sambil memeluk Zack.


"Iya maafkan aku karena tak memberitahumu. Lalu, hei Rick... kenapa kau hanya diam saja disitu" kata Zack.


Rick hanya bisa diam saja ditempatnya, karena sudah ketahuan oleh orang lain. Dan tak berkata satu patah pun, dan dia juga tak sempat untuk masuk ke dalam tanah. Karena sudah ketahuan oleh Zack.


"Oh... hai tuan Zack" kata Rick terkejut.


"Jadi Ent langka sepertimu pergi kesini ya" kata Zack sambil mendekati Rick.


"Ah... iya aku pergi kesini. Maafkan aku tuan Zack, aku tak berniat untuk..." kata Rick, dan pembicaraannya di potong oleh Zack.


"Sudahlah tak apa, yang penting hanya aku, dan Vin saja yang tahu keberadaan mu Rick" kata Zack.


"Hei Zack... apa maksudmu Ent langka seperti Rick?" kataku.


"Oh jadi kau belum tahu tentang Rick ya... baiklah akan ku beri tahu" kata Zack.


"Tuan!" tiba-tiba saja Rick berteriak, dan berbisik pada Zack.


"Hah... ada apa?" tanya Zack.


"Kumohon jangan beritahukan padanya tentangku. Kumohon" kata Rick memelas.


"Hmm baiklah... oh ya Vin kita bicarakan yang lain saja. Tiba-tiba saja aku lupa aku ingin bicara apa tadi" kata Zack mencari alasan.


"Hah? apa? tapi kenapa tiba-tiba" kataku.


Lalu Rick menatapku, dan mengedipkan matanya padaku, seolah-olah memberi isyarat padaku.


"Oh ya tuan Zack bagaimana anda bisa menyembunyikan kekuatannya anda dari kami semua. Bukankah seharusnya energi kekuatan itu tak bisa di sembunyikan. Apa anda sudah berlatih keras dengan penyihir, dan menjadi satu-satunya penyihir yang dapat menyembunyikan kekuatannya" kata Rick.


"Siapa yang bilang kalau aku ini adalah penyihir. Aku ini adalah manusia biasa kok, makannya kalian tak bisa merasakan keberadaanku, atau kekuatan ku" kata Zack.


"Apa? jadi kau adalah manusia biasa? jadi sejak kapan kau mengetahui keberadaan Rick?" tanyaku.


"Sebenarnya aku sudah tahu sejak lama. Sejak kau mengajakku untuk tinggal pertama kali disini. Dan kau sering sekali keluar, dan berbicara pada Rick. Aku melihat pembicaraan kalian dari dalam jendela" kata zack.


"Pantas saja waktu itu Rick, dan lainnya (Hyun Go) mengatakan padaku kalau kau itu seperti sedang menyembunyikan sesuatu. Dan kau adalah satu-satunya manusia biasa yang tak mempunyai kekuatan sihir, Zack" kataku.


"Aku? satu-satunya manusia yang tak mempunyai kekuatan sihir? wah aku sungguh tak percaya itu" kata Zack.


"Apa kau mau ku ajarkan sihir, kita bisa memulainya besok" kataku.


"Maaf Vin... aku tak bisa belajar sihir, karena aku akan menjadi manusia biasa selamanya. Seperti sebuah kutukan yang ada padaku" kata Zack.


Aku baru ingat kalau Zack akan menjadi manusia biasa selamanya. Karena dia adalah malaikat yang sudah menjadi manusia, akan menjadi manusia biasa tanpa kekuatan untuk selamanya sampai dia mati. Arwahnya pun jika masuk ke dalam diriku tak akan berpengaruh sedikitpun. Karena Zack sudah tak punya kekuatan lagi pada dirinya.


Bersambung...