
Peringatan : karakter, tokoh dan cerita ini hanya imajinasi penulis, jadi cerita ini hanya imajinasi penulis saja.
Dan mereka ini adalah sepuluh penyihir terkuat dari berbagai negara. Sampai mengirimkan penyihir seperti ini apakah lawanku ini sangat kuat sekali.
1 Minggu yang lalu.
"*Oh benarkah!? kalau begitu baguslah, jadi tujuan bapak datang kesini pasti bukan karena hanya membahas hal itu kan? katakan saja pak apa yang mau bapak bicarakan" kataku.
"Haha, Vin sudah besar ya, sudah mengerti situasi sekarang, ya memang benar bapak datang kesini bukan hanya membahas hal tadi, bapak kesini untuk meminta bantuanmu" kata pak direktur sunghon.
"Bantuan? hmm bantuan seperti apa ya pak" tanyaku.
"Bapak akan meminta bantuanmu untuk memperbaiki Portal yang menuju di dunia iblis, kau harus memperbaiki portal itu, sepertinya portal itu akan hancur, dan para iblis akan masuk kesini, oleh karena itu kau harus memperbaiki portal itu, dan menyegel sesegera mungkin" kata pak direktur sunghon.
"Portal yang menuju dunia iblis, kenapa ada portal seperti itu pak, sementara manusia, dan iblis itu bermusuhan" tanyaku.
"Portal itu di buat oleh raja iblis, portal itu sudah berada saat zaman buyut mu, dan portal itu berada di bawah portal malaikat, sampai tembus ke bumi lagi, jadi jarak portal malaikat, dan portal iblis itu berjarak setengah bumi" kata pak direktur sunghon.
"Apa!? setengah bumi, itu jauh sekali pak, apa bapak menyuruh saya untuk datang ke sana?" tanyaku.
"Hah, bapak kan sudah bilang kalau bapak menyuruhmu ke sana untuk memperbaiki portal yang rusak, dan lagi kau ini kan setengah malaikat, dan setengah manusia, jadi kau bisa berkeliling bumi dengan bebas, kecepatan sayap malaikat sangat cepat bukan, dan lagi sayapmu ini sangat spesial" kata pak direktur sunghon.
"Ah jadi bapak juga tahu ya, kalau dipikir-pikir benar kata bapak, saya tak memikirkannya tadi hehe" kataku.
"Saat kau sudah sampai di sana, kau akan bertemu sepuluh penyihir terkuat dari berbagai negara, dan salah satunya dari negara kita, saat kau bertemu dengan mereka perkenalkan dirimu, dan tujuanmu datang kesana" kata pak direktur sunghon.
"Oke baik pak, saya merasa bersemangat sekali, saya akan memperbaiki portal itu dengan cepat, serahkan saja padaku" kataku, sambil mengeluarkan sayapku.
"Wah, indah sekali sayapmu itu" kata pak direktur sunghon yang terkesima.
"Haha, ini belum seberapa pak, kalau di gabungkan dengan jiwaku, sayap ini akan terlihat lebih mengagumkan lagi" kataku.
"Jiwamu?" gumam kecil pak direktur sunghon.
"Ng? kalau begitu saya pergi dulu ya pak" kataku, yang bersiap untuk terbang.
"Tu, tunggu dulu vin, bapak masih ada satu hal lagi yang harus diberitahu olehmu" kata pak direktur sunghon.
"Hal apa pak?" tanyaku.
"Portal itu berada di dasar danau, dan di dasar danau itu ada yang bilang kalau ada makhluk yang sangat berbahaya bagi kita manusia, makhluk itu sangat besar, jika ada seseorang yang bertemu dengan dia orang itu tak akan kembali lagi, alias sudah mati, dan juga ada yang bilang mereka mati karena mereka melihat mata makhluk itu, pikiran mereka di sedot sampai habis, dan mati, jadi kau jangan menatap matanya, alihkan matamu dari kepalanya, dan serang dia setelah itu kau perbaiki portal itu" kata pak direktur sunghon.
"Kalau begitu makhluk itu sangat berbahaya, dan kenapa bapak menyuruh saya untuk memperbaiki portal itu, sementara ada penyihir lain yang lebih kuat" kataku.
"Sebenarnya makhluk itu bersifat netral, dia tak memihak iblis ataupun manusia bahkan malaikat, makhluk itu hanya akan melindungi dirinya jika dia merasa terancam, dan apa kau ingin tahu kenapa bapak yang menyuruhmu untuk memperbaiki portal itu, dan sementara ada penyihir lain yang lebih kuat darimu" kata pak direktur sunghon.
Ng, i, iya" kataku.
"Baiklah kalau begitu, karena kau tidak mungkin mati, Vin sampai kau berhasil menyatukan ketiga dunia ini, karena itu bapak memilih kau, vin lagi pula jika kau melihat matanya pasti ada suatu keajaiban yang datang padamu, bapak yakin pada hal itu, karena kau anak ramalan yang di sebut-sebut" kata pak direktur sunghon.
"Apa!? hanya karena alasan seperti itu, huh tapi ada benarnya juga sih kata bapak, karena akulah anak ramalan itu" kataku.
"Baik pak saya akan segera berangkat" kataku*.
"Hei manusia lihatlah diriku" kata makhluk itu.
"Hah!?" tanpa sengaja aku melihat matanya.
"Hahaha dasar bodoh sekali kau" kat makhluk itu.
Aku masuk ke dalam suatu tempat, aku tak yakin aku berada dimana sekarang. Yang pastinya aku sedang berada di alam bawah sadar, di tempat ini aku seperti berada di langit, banyak bintang-bintang yang begitu indah. Lalu makhluk itu datang padaku, dan tatapannya seperti sedang terkejut.
"Ti, tidak mungkin, ini pasti mimpi kan, ini tak mungkin bagaimana bisa kau kembali ke dunia ini, Tuanku" kata makhluk itu.
"Eh tu, tuan, aku bukan tuanmu, dan aku tak tahu siapa dirimu, aku saja baru pertama kali melihat wujud makhluk yang seperti ini, begitu menyeramkan" kataku.
"Tak apa tuan tak mengingatku, suatu saat nanti tuan pasti bisa mengingatku kembali, akhirnya selamat ya tuan, rencana tuan berhasil, tuan sangat hebat" kata makhluk itu.
"A, aku tak mengerti apa yang kau katakan, kenapa kau memanggilku tuan?" tanyaku.
"Tuan sendiri yang bilang kalau aku tak boleh memberitahu siapa tuan yang sebenarnya, sampai tuan mengingat kembali, maaf tuan aku sudah menyerangmu, aku akan mengembalikan pikiran yang ku serap" kata makhluk itu.
"Eh!? hei tu, tunggu" kataku.
Lalu dalam sekejap aku kembali lagi di dasar laut, dan aku melihat mata makhluk itu, dan tak terjadi apa-apa. Dia terlihat senang dengan keberadaanku, aku tak tahu mengapa dia memanggilku tuan, mungkin saja dia salah orang.
"Apa yang ingin tuan lakukan sampai datang kesini" tanya makhluk itu.
"Hmm, a, aku hanya ingin pergi untuk memperbaiki portal iblis" kataku.
"Oh baiklah, ayo ikut aku tuan, aku akan mengantarmu ke portal itu" kata makhluk itu sambil menuntun ku.
"Bisakah aku tahu siapa namamu, dan kau ini makhluk macam apa?" tanyaku, sambil berjalan menuju portal.
"Namaku adalah Cancer, kalau soal makhluk macam apa aku ini, maaf tuan aku tak bisa memberitahu siapa diriku, karena itu perintah tuan" kata makhluk itu.
"Oh baiklah kalau begitu, hmm kalau aku boleh tahu sudah berapa banyak kau membunuh orang?" tanyaku.
"Aku sudah membunuh manusia sebanyak 5780, malaikat 3567, dan iblis 789" kata makhluk itu.
"Hah!? kenapa iblis yang terbunuh hanya sedikit?" tanyaku.
"Karena para iblis itu sangat kuat, dan yang menduduki kekuasaan paling tinggi adalah para iblis, sementara malaikat menduduki kekuasaan kedua, dan manusia ketiga yaitu paling terakhir" kata makhluk itu.
Tak heran mengapa iblis itu adalah makhluk yang terkuat di alam semesta ini. Karena aku pernah mendengarnya saat aku sedang berada di dalam mimpi, kalau iblis itu bilang dia adalah makhluk yang terkuat. Lalu dia mengatakan kalau para manusia itu sangat lemah dari makhluk yang lain, tapi aku tak terima manusia direndahkan oleh makhluk seperti itu.
Bersambung...
Hallo semuanya, author minta dukungannya dari kalian semua, tolong bantu novel ku ya, agar maju, dengan cara share ke teman kalian dan like, mohon bantuannya, terima kasih.