Human Divination

Human Divination
Hyun Go (13)



Dan aku segera pergi ke atas permukaan air untuk melihat keadaan. Untunglah keadaannya tak seperti yang ku duga, keadaan yang ku duga adalah. Raja iblis menungguku di permukaan air, dan langsung menghajar ku tanpa ampun.


Aku berenang ke daratan, untunglah saat aku masuk ke dalam air tak jauh dari daratan. Untuk sampai sekarang aku masih belum bisa mengeluarkan sayapku lagi. Saat sampai di daratan, aku lupa untuk menanyakan tentang kristal itu pada Naozi.


Lalu aku kembali lagi masuk ke lautan untuk menemui Naozi. Namun anehnya saat aku mencari tempat Naozi, aku tak menemukannya sama sekali. Gua yang tadi ku lewati untuk keluar menghilang.


Ini aneh sekali, jelas-jelas waktu itu aku keluar, dan masuk disini terdapat gua. Kenapa tiba-tiba guanya tidak ada, aku terus mencari-cari gua itu. Namun percuma saja, gua itu tak ku temukan lagi.


Sepertinya Naozi telah menutup guanya dari pandangan manusia. Sehingga aku tak bisa kembali lagi masuk ke gua itu untuk menemuinya lagi. Jadi aku memutuskan untuk kembali lagi ke darat.


Saat aku muncul di permukaan, aku melihat daratan yang tadi ku jumpai. Di daratan itu, ada raja iblis yang sedang menungguku. Tapi anehnya kenapa dia tak datang kepadaku, atau menyerangku.


Lalu aku pergi ke daratan itu, dan aku berpapasan dengan raja iblis. Kenapa dia tak menyerangku, lalu aku melihat ke belakang untuk melihat raja iblis. Ku lihat tubuhnya bergemetar, sepertinya dia masih belum bisa melupakan kejadian itu.


Kejadian yang membuat harga dirinya sebagai seorang raja di rendahkan. Dan saat harga dirinya di hancurkan, dia hanya diam saja, dan tak berkutik di hadapan makhluk yang lebih kuat. Mumpung selagi raja iblis seperti ini, lebih baik aku cepat-cepat berlari.


Namun tiba-tiba saat aku berlari, "Hei Hyun Go... jangan pergi dulu" kata raja iblis.


Karena perkataannya, aku terkejut, dan berhenti melangkah, "Ah!? hmm apa yang mau kau lakukan padaku hah. Apa kau masih belum kapok juga raja iblis" kataku dengan mengancamnya.


"Kau tak perlu mengancam ku Hyun Go, aku sudah tahu semuanya. Kau sudah tak bisa bertemu dengan wanita itu lagi bukan" kata raja iblis yang masih bergemetar ketakutan.


Lantas aku terkejut mendengarnya, "A-apa maksudmu? tentu saja aku bisa bertemu dengannya lagi. Dan kalau kau menyerangku kau pasti akan di hajar oleh dia" ancam ku.


"Sudahlah lebih baik kau tak berbohong, tak ada gunanya kau berbohong di hadapan seseorang sepertiku" kata raja iblis.


"........." aku hanya diam saja, dan tak tahu apa yang harus kulakukan. Apakah setelah ini dia akan langsung membunuhku seperti sebelumnya. Lalu tiba-tiba raja iblis menghadap ke arahku, dan berdiri di depanku dalam sekejap.


Aku terkejut, sampai tak bergerak sedikitpun, "Untuk kehidupanmu yang kali ini, aku tak akan membunuhmu sekarang. Namun aku akan membunuhmu di perang dunia berikutnya.


Maka bersiaplah dari sekarang Hyun Go, karena di perang dunia berikutnya. Aku akan ikut bertarung melawan kalian para manusia, dan malaikat" kata raja iblis yang menepuk pundak ku lalu pergi menghilang.


"Kalau itu mau mu... aku pasti akan selalu siap untuk bertarung denganmu Oscar (Raja iblis)" gumamku.


Lalu setelah kejadian itu, aku pergi kembali ke rumahku. Seperti biasa para petugas keamanan datang ke rumahku berbondong-bondong. Astaga apakah ini berarti akan ada peperangan lagi yang di buat oleh orang berjubah itu.


Eh tapi bukankah kelompok berjubah itu sudah ku kalahkan semua ya. Walau hanya tersisa dua orang lagi saja sih, direktur Wang, dan iblis episode 25 itu. Sampai sekarang aku masih belum tahu siapa nama iblis episode 25 itu.


Eh kenapa juga aku ikut-ikutan menjadi Vin? dia kan memanggil iblis itu. Dengan sebutan iblis episode 25, kenapa aku harus ikutan memanggilnya dengan sebutan seperti itu. Dan lagi, kenapa aku penasaran dengan namanya, bukankah itu keinginan Vin.


Aku tak peduli siapa dia, siapa namanya, tapi kenapa aku penasaran. Hah sial ini semua karena Vin, karena aku telah memberikan waktu yang lama untuk hidup. Seharusnya dari dulu-dulu saja aku ambil alih tubuhnya.


"Tu-tuan Vin..." kata petugas keamanan.


"Ya ada apa... petugas... Feng?" kataku sambil membawa kartu pengenalnya yang menempel di pakainya.


"Kau tak perlu menjelaskannya, aku sudah tahu walau hanya melihat kalian datang berbondong-bondong seperti ini. Lebih baik kalian pulang saja, aku bisa mengurus mereka sendirian" kataku dengan tatapan dingin.


"Ah... Ta-tapi Tu-tuan..." kata petugas keamanan, yang sempat terpotong pembicaraannya. Karena datang petir merah yang menghantam tanah di belakangku.


Yang tak lain yang datang adalah mereka berdua, direktur Wang, dan iblis episode 25. Ah sial lagi-lagi aku menyebut iblis itu dengan sebutan iblis episode 25 lagi. Namun... rasanya ada yang aneh dengan kedatangan mereka.


Rasanya, ada kekuatan luar biasa yang keluar dari... dari iblis episode 25 itu. Ah lagi-lagi! sudahlah aku tak peduli sekarang dengan kata-kata itu. Tatapan iblis itu sekarang sangat berbeda, yang dulu hanya terlihat santai santai saja.


Kini tatapannya yang sangat tajam, dan dingin menusuk mata.


"Rasanya sudah lama tak berjumpa denganku lagi... tuan Hyun Go" kata iblis itu.


"Oh ya... hmm sepertinya sudah sangat lama sekali sejak pertama kali kita bertemu" kataku.


"Cepat kembalikan tubuh anak itu Hyun Go! kau tak boleh terus memanfaatkan orang lain" kata iblis itu.


"Untuk apa aku mengembalikannya kepada bocah bodoh itu. Toh dia sangat lemah, dan lugu sekali, dan lagi itu memang sifatku untuk memanfaatkan orang lain" kataku.


Sepertinya aku telah membuat iblis episode 25 itu marah. Sepertinya dia akan mau meledak, ah apakah aku terlalu keterlaluan tadi. Tapi tak apalah aku tak peduli juga dengan bocah bernama Vin itu.


Dia hanya alatku saja, hanya alat tak lebih. Tapi... kenapa iblis episode 25 itu sampai sangat begitu marah. Karena aku mengambil alih tubuh bocah ini, dan lagi dia menyuruhku untuk mengembalikan tubuhnya.


Tentu saja aku menolak, sampai kapanpun juga aku tak akan memberikan lagi tidak tubuhnya padanya. Karena dia sudah ku berikan hidup yang lama dari yang lain. Tapi... apakah bocah ini ada hubungannya dengan iblis episode 25 itu.


Karena sepertinya iblis episode 25 itu sangat peduli sekali dengan Vin. Ah untuk apa lagi aku memikirkan bocah itu, masih sempat-sempatnya aku memikirkan dia. Sekarang di depan mataku ada penjahat yang harus ku habisi.


"Jadi... kau tak mau memberikan tubuh anak itu ya, Hyun Go" kata iblis itu.


"Ya tentu saja, lagi pula untuk apa aku kembalikan lagi" kataku.


"Oke baiklah, jika itu mau mu, mari kita selesaikan dengan cara kasar" kata iblis itu.


"Sebelum kita bertarung bolehkah aku bertanya satu hal padamu?" kataku.


"Hmm? baiklah lebih baik cepat bicara sebelum tanganku melayang ke kepalamu" kata iblis itu yang sudah bersiap mengepalkan tangannya.


"Apa hubunganmu dengan Vin Edward?" kataku, dan tiba-tiba iblis itu terdiam sejenak.


Haha, sudah ku duga pasti dia ada hubungannya dengan bocah ini. Melihat dari ekspresinya saja aku sudah bisa langsung mengetahuinya. Kalau begitu ayo katakan, apa hubunganmu dengan Vin Edward.


Bersambung.