
Sore hari akhirnya telah tiba dimana terlihat di dalam kamar yang berbeda namun bersebelahan, terdapat dua sejoli yang tengah bersiap diri. Di kamar pertama terdapat Edric yang duduk di atas ranjang menunggu Elena make up, dan hal yang sama juga di alami oleh Estian yang berada di dalam kamar kedua
"Aku sudah selesai sayang ayo keluar" kata Elena
"Makeupnya sudah selesai baby, uhh cantik banget istriku sini cium dulu"
Cup
Cup
Setelah selesai mencium Elena mereka berdua pun langsung keluar dari kamar, terdapat Estian sedang berdiri di depan pintu namun dia sendirian. Elena pun langsung berjalan menghampiri kakaknya yang sejak tadi sibuk menatap ponsel, entah apa yang sedang di lihatnya itu
"Kakak lagi lihat apa sih, kok dari tadi adek lihat kayaknya serius banget? "
"Oh adek ini kakak lagi baca email yang dikirim sama Justin barusan, kalian berdua sudah selesai? " tanya Estian
"Iya kami sudah selesai baru saja, tapi istri kamu dimana tian kok nggak ada? "
"Istriku masuk lagi ke kamar buat ambil powerbank, tapi sebentar lagi juga keluar" dan memang benar disaat setelah Estian bilang Kinna pun keluar
"Gimana honey powerbanknya sudah ketemu atau belum? " tanya Estian
"Ada sayang ternyata powerbanknya ketutupan sama bantal yang ada di sofa"
"Okay good cup, terus gimana barang bawaan kita sudah lengkap belum? Misalnya ponsel? Dompet? Atau mungkin barang yang lain? " tanya Estian lagi
"Semuanya sudah lengkap dan kameranya juga ada di suami adek! " kata Elena
"Baiklah kalau begitu saatnya kita mulai perjalanan pertama kita sore hari ini" jawab Edric
Mereka berempat pun keluar dari hotel, lalu terlihat sudah ada mobil yang memang akan mengantar mereka semua selama honeymoon di kota Y. Edric membukakan pintu untuk Elena lalu dia juga ikut masuk, dan disusul oleh Estian bersama Kinna yang juga masuk
• • • • •
Akhirnya mereka pun telah sampai di destinasi pertama yaitu Zoo atau Kebun Binatang. Entah kenapa Kinna sangat ingin menambahkan Kebun Binatang sebagai salah satu list yang di kunjungi saat honeymoon, dan untung saja Edric & Elena tidak masalah sama sekali dengan hal itu
Sampai di dalam Kebun Binatang mereka pun mulai berjalan dengan pasangan masing-masing, menatap semua fauna yang berada disini serta di temani juga dengan udara yang menyegarkan. Dan semakin lama berjalan para istri menemukan tempat yang sangat indah, dengan cepat mereka mengabadikan semua momen ini di kamera milik Elena
Melanjutkan perjalanan sampai di tengah-tengah dan akhirnya saat yang dinanti para suami pun telah tiba, yaitu naik cart golf. Karena duduknya bersebelahan Edric bersama Estian tidak akan membuang kesempatan lalu mereka berdua merangkul leher istrinya sembari mengucapkan kalimat cinta
"Honey apa kamu tahu apa impian yang selama ini selalu aku dambakan di dalam hidupku, dan akhirnya aku telah mendapatkannya?! " tanya Estian
"Em mungkin menjadi pemimpin dari perusahaan keluarga? "
"Bukan tapi impian itu adalah disaat aku bangun dari tidurku, dan langsung melihat wanita yang sangat aku cintai berada di hadapanku. Menatapku dengan mata khasnya, dengan tangan yang berada di pipiku, serta senyum manis yang selalu membuatku semakin hari semakin mencintainya"
"Aku nggak tahu harus bilang apa sayang, tetapi yang pasti aku sangat berterima kasih karenamu juga sangat mencintaiku seperti aku yang sangat mencintaimu"
Edric dan juga Elena yang berada tepat di belakang Estian pun, bisa mendengar semua perkataan yang di ucapkannya barusan. Dan itu membuat Edric dan Elena merasa canggung. Memang benar jika mereka selalu mengucapkan kata sayang pada satu sama lain, namun ada satu kata yang tak pernah terucap dari bibir mereka berdua yaitu adalah kata 'aku mencintaimu'
Elena yang peka jika Edric juga merasakan seperti yang dirasakannya saat ini pun, mengenggam tangan Edric sembari menatap lekat mata biru yang khas itu. Elena mencoba untuk menahan semua hal yang dia rasakan saat ini, dada yang terasa sangat sesak serta tenggorokan yang terasa sangat berat bahkan untuk menelan ludah pun tidak bisa. Elena yang tidak kuat langsung memeluk suaminya, dan seketika air matanya langsung mengalir tapi Edric tidak tahu jika saat ini istrinya tengah menangis
"Aku pasti akan menjagamu baby! "
• • • • •
Yang dari tadi mereka hanya santai menaiki cart golf tanpa lelah berjalan kaki, saat ini akhirnya mereka harus turun karena mereka akan sampai di pintu keluar. Namun ada satu hal yang menarik perhatian Elena dan Kinna, dengan cepat mereka pun berjalan meninggalkan suaminya yang ada di belakang. Edric dam Estian hanya bisa mengikuti istrinya yang akan jalan entah kemana
"Honey kamu mau kemana, sebentar lagi kita harus ke tempat selanjutnya loh! " kata Estian
"Lah ba-baby kamu kok aku di tinggalin, kamu mau kemana? " kata Edric namun Elena dan juga Kinna tidak menjawab panggilan mereka
Dan akhirnya mereka semua telah sampai di tempat yang di inginkan istri mereka, saat pertama mereka tahu jika istrinya ingin berfoto bersama hewan buas mereka sempat melarang. Namun mereka tidak bisa jika melihat istrinya sedih, jadi mau tidak mau Estian pun mengizinkan istri dan adiknya
"Honey aku takut kalau misalnya kamu di cakar tapi jangan sampai itu terjadi, jadi saat ini kamu harus pakai jaket aku nggak boleh nolak" Estian memakaikan jaketnya ke istrinya
"Iya sayang makasih yah! " jawab Kinna
"Baby hari ini aku lagi nggak pakai jaket terus kamu gimana, kalau misalnya ah nggak- " Elena langsung menyela suaminya
"Sayang nggak apa-apa dia kan masih baby, jadi aku yakin pasti baik-baik saja. Lagi pula kan ada masnya yang jaga! "
Setelah selesai berfoto mereka pun berterima kasih karena sudah bisa berfoto bersama baby lion, dan itu saja bisa membuat Kinna sangat bahagia. Terlihat di perjalanan pulang nyonya Estian itu masih mengulas senyum manisnya, bahkan saat ini juga dia sedang melihat semua foto di kamera hasil tangkapan suami dan adik iparnya
"El baby lionnya lucu banget yah, rasanya aku pengen bawa dia pulang! " kata Kinna
"Honey yang benar saja, meskipun dia lucu tapi dia adalah seekor singa yang masih bayi" sahut Estian
"Iya baby lionnya sangat menggemaskan seperti ini, seperti suamiku saat baru bangun tidur" kata Elena
"Baby.... " Edric langsung menutup mulut Elena
• • • • •
Sampai di hotel yang memang tempat mereka untuk menginap, mereka langsung masuk ke dalam kamar masing-masing. Dan dengan cepat Edric langsung merebahkan tubuhnya di atas ranjang, sedangkan Elena yang merasa jika tubuhnua sangat gerah pun langsung masuk ke bathroom untuk mandi
Setelah air di dalam bath up sudah penuh dan di isi sabun yang menghasilkan banyak busa, Elena yang sudah siap langsung masuk ke dalamnya. Ditambah dengan aroma terapi namun tiba-tiba Elena sangat terkejut saat Edric juga ikut masuk ke dalam bath up sembari membawa kamera di tangannya
"Sayang apa yang kamu lakukan? " tanya Elena
"Tentu saja aku ingin mandi istriku, apalagi yang bisa aku lakukan di bathroom selain mandi? "
"Tapi kamu kan bisa mandi setelah aku selesai? "
"Aku nggak mau mandi sendirian, karena lebih enak kalau kita mandi bersama! "
• • • • •