After You Left Me

After You Left Me
I Love You 3000



Pelajaran hari ini akhirnya telah selesai, Elena keluar dari kelasya lalu berjalan menuju kantin karena dia merasa lapar. Elena memesan bakso dan es teh manis, lalu dia mencari tempat untuk di duduki. Tidak lama akhirnya pesanan Elena datang, dia mulai memakan nya


Setelah selesai makan Elena berniat ingin berdiri dari duduknya lalu membayar makanan nya dan melanjutkan aktivitas nya, namun tidak jadi karena kehadiran Kinna. Kinna barusan keluar dari kelas nya, dan langsung menuju ke kantin menyusul Kinna


Mengingat perkataan Estian saat hari kepulangan Elena dan Kinna dari Amerika, Elena dan Kinna langsung menepuk jidatnya masing-masing. Bisa-bisanya mereka lupa untuk memberi kabar pada Estian jika mereka berdua sudah selamat sampai tujuan


Elena langsung mengeluarkan ponsel dari tasnya, mendial nomor tujuannya. Setelah lama menunggu akhirnya panggilan itu diangkat juga


Memulai panggilan


"Halo kakak, kak Estian" Elena dan Kinna berkata secara bergantian


"Iya dek, Kinna. Bagus ya kalian berdua baru telepon kakak sekarang, nggak tau kakak disini khawatir iya? "


"Maaf kak kami berdua lupa, habisnya capek banget kita baru sampai tadi subuh" kata Elena


"Iya sudah kalau gitu sekarang kalian istirahat okay, kalian pasti kelelahan. Sekarang kalian berdua dimana? "


"Kita tidur dirum- " belum sempat Elena membalas perkataan kakaknya, Kinna sudah menyela dengan kejujuran. Padahal Elena berniat membohongi kakaknya kalau mereka sedang istirahat agar Estian tidak khawatir


"Kami lagi di kantin kak, makan bakso" jawab Kinna dengan santainya


"Jadi sekarang kalian kuliah? Kalian berdua bandel ya, dibilangin kakak suruh istirahat aja hah dasar... " ujar Estian tidak jadi marah


"Tapi kita berdua kan nggak mau ketinggalan pelajaran kak, meski sehari aja. Kakak jangan marah dong" balas Kinna menanggapi lalu memasukan sesuap bakso dengan kuah pedasnya ke dalam mulut


"Iya deh... kalau begini kan jadi marah, malah tambah sayang"


Mendengar perkataan yang terakhir di ucapkan oleh Estian, membuat mereka bertiga tertawa secara bersamaan. Hubungan mereka bertiga sangat dekat sekali, bahkan Estian sudah menganggap Kinna seperti adiknya sendiri. Mereka juga sering keluar bersama


"Habis kuliah kalian berdua mau kemana? " tanya Estian


"Nggak kemana-mana sih kak, mungkin langsung pulang ke mansion dan tidur aja. Ngantuk kak" Elena tertawa


"Hem yaudah kalau gitu pulangnya hati-hati ya, dijemput driver kan dek? "


"Iya kak" jawab Elena


"Kakak ingin menyampaikan satu hal yang penting! "


"Hal penting apa kak? " tanya Kinna


"Aku sudah merindukan kalian berdua saat ini"


"Baru aja kemarin ketemu, sekarang sudah kangen nih kak? " kata Kinna


"Gimana nggak kangen, orang Elena aja jarang pulang ke Amerika. Kita juga jarang bertemu, gimana nggak kangen coba? "


"Iya kakakku sayang... " kata Elena


"Buktinya kemarin saat kalian baru sampai di Amerika, lama nggak ketemu sama kakak. Kalian kangen kan? "


"Jujur kita memang kangen... " kata Kinna


"Sudah dulu ya, kakak mau lanjut kerja lagi"


"Iya kak semangat kerjanya, love you" kata Elena


"Love you 3000 kak" kata Kinna sedikit berteriak


"Iya, love you 3000" jawab Estian


Menutup panggilan


Selesai sudah memberi kabar ke Estian dan diakhiri dengan ucapan kasih sayang mereka bertiga. Elena beranjak dari tempatnya lalu berjalan ke arah penjual bakso untuk membayar, sedangkan Kinna masih duduk menghabiskan es teh manisnya. Kinna beranjak dari duduk nya lalu berpamitan pada Elena


"El, aku pulang duluan ya. Soalnya aku disuruh pulang lebih awal sama papa" kata Kinna


"Iya Kin kalau gitu hati-hati ya, jangan lupa nanti" Elena menempatkan tangan nya di samping telinga, maksudnya untuk menelepon nya


"Siap El, aku duluan ya" pamit Kinna


Dan dijawab Elena dengan menyatukan ibu jari dan telunjuk nya sehingga membentuk lingkaran. Kinna berbalik menatap Elena dan tersenyum, begitu pun sebaliknya


Sungguh indah persahabatan mereka berdua. Dari kejauhan Elena melihat sahabat nya itu telah memasuki mobil yang menjemputnya, sedangkan Elena masih menunggu driver yang menjemputnya


Karena sudah sekitar 20 menitan Elena menunggu, tetapi sang driver tak kunjung datang. Akhirnya Elena memutuskan untuk pulang menaiki bus, tapi sebelumnya dia memberi pesan kepada kepala pelayan mansion, supaya sang driver tidak usah menjemputnya


• • • • •



Author : Jangan lupa dukung terus karya author dengan cara like, komen, dan vote. Terima kasih :)