After You Left Me

After You Left Me
87. Happy Graduation!



Setelah empat tahun menempuh pendidikan sebagai mahasiswi jurusan Manajemen Bisnis di Universitas X, akhirnya tiba hari dimana mereka akan membuat seluruh keluarga bahagia atas pencapaian yang mereka raih selama ini dan menjadikan mereka sebagai Sarjana


Semua mahasiswa dan mahasiswi yang lulus tahun ini akan melaksanakan wisuda tepat hari ini, terlihat semua wisudawan telah siap mengenakan pakaian toga dilengkapi dengan topi toga juga tentunya. Dan pasti ada anggota keluarga yang ikut menyaksikan momen bahagia ini


Terlihat di antara banyaknya orang yang hadir dalam wisuda, terdapat Edric dan Estian yang juga duduk di tengah bersama anggota keluarga wisudawan yang lain. Dari tadi Edric selalu menatap istrinya dengan senyuman yang tergambar indah di bibirnya


"Sebenarnya dari tadi kamu lagi lihatin siapa sih serius banget kayaknya, awas saja aku bilangin adek loh! " kata Estian membuka suara


"Bilangin saja lagi pula aku nggak bakal di pukul sama istriku, orang saat ini aku lagi lihatin dia. Tuh lihat disana juga ada Kakak ipar"


"Owh begitu, kirain kamu lagi lihatin perempuan lain"


"Bagaimana mungkin aku berani lihat perempuan lain tian, yang ada nanti dia marah sama aku"


"Iya sudah nanti lagi bicaranya dric, lihat kurang dua lagi habis itu adek yang di panggil"


Dua mahasiswa telah menerima ijazah & tali pada topi toga mereka juga dipindahkan, sekarang giliran Elena yang di panggil. Disaat nama adiknya disebut entah kenapa Estian merasa terenyuh, Estian masih tidak percaya jika yang dulunya Elena hanya ikut menemani dia wisuda, namun sekarang Elena sendiri pun telah wisuda dan juga mendapatkan predikat Cumlaude


Air mata Estian menetes perlahan membasahi pipinya yang sedikit menonjol karena dia tersenyum lebar, dan hal ini juga terjadi pada Edric. Bahagia saat melihat orang yang kita sayangi juga bahagia adalah hal terindah di dalam hidup ini. Dan selanjutnya juga Kinna pun mendapat predikat Cumlaude



...[Untung saja zoom in kameranya bagus]...


• • • • •


Setelah acara selesai Edric dan Estian langsung berjalan ke istri mereka, sembari membawa kamera yang berada di tangan kanan. Tidak lupa juga untuk membawa buket bunga besar untuk ucapan selamat atas kelulusan sang istri, Elena yang sadar dengan kehadiran kakak dan suaminya pun langsung jalan ke arah mereka berdua sambil menggandeng tangan Kinna


"Tian lihat itu istriku sama Kinna sudah jalan ke arah kita, kameranya sudah siap kan? " tanya Edric


"Sudah siap, nanti waktu adek lari terus peluk kamu aku langsung ambil gambarnya okay! "


Karena Elena bersama Kinna sudah semakin dekat ke arahnya, membuat Edric dengan percaya dirinya merentangkan kedua tangannya. Bertujuan untuk menyambut pelukan yang akan di berikan oleh Elena nanti, entah kenapa Edric merasa sangat-sangat excited


Namun secara langsung harapan Edric langsung di patahkan begitu saja oleh Elena, bukan karena Elena diam saja. Tapi apa? Benar ini semua karena Elena malah memeluk Estian daripada Edric. Estian yang sudah bersiap memegang kamera untuk memfoto Edric pun mengurungkan niatnya, lalu membalas pelukan Elena


"Babyku sayang dari tadi aku merentangkan kedua tanganku untuk menyambut pelukanmu, tapi apa ini? Kamu malah memeluk Estian! " kata Edric cemberut seperti anak kecil yang tidak terima mainannya diambil orang lain


"Sudah dek sekarang peluk Edric saja, lebih baik mencegah sebelum dia menangis seperti anak kecil disini" kata Estian


"Ayolah kakak, mana mungkin seorang CEO ternama yang terkenal dingin ini bisa menangis di tempat umum seperti ini! " kata Elena masih memeluk Estian


Setelah Elena mengatakan itu kepada kakaknya secara mendadak Edric benar-benar mengeluarkan air mata, dia menangis menatap istrinya dengan bibir yang masih cemberut. Kinna yang lihat itu pun lalu memberitahukannya ke suaminya


"Sayang lihat itu adik ipar kita benar-benar nangis, lihatlah dia sudah mengeluarkan air mata" kata Kinna


Estian menoleh menatap Edric "Eh dric kamu nangis, adek sudah lepasin pelukannya suami kamu benaran menangis loh"


"Ulu ulu suamiku yang ganteng ini kok menangis sih, maafin istrimu ini yah. Uh sayang sudah sini-sini aku peluk nih sudah kan? " kata Elena


"Hug me tight, my wife" ucap Edric menatap Elena yang sudah memeluknya, tapi Edric ingin pelukannya lebih erat


"Iya ini sudah aku peluk sayang, sudah jangan nangis lagi yah nanti aku malah semakin gemas sama kamu gimana dong? " kata Elena sambil menghapus air mata Edric yang mengalir


"Honey apa kamu akan terus menatap dua adik kita yang sedang berpelukan, apa kamu nggak ada niatan untuk memeluk suamimu ini" kata Estian


Kinna langsung jalan mendekat ke Estian sembari membawa ijazah di tangannya, dengan cepat Kinna pun memeluk suaminya itu. Nyaman rasanya jika kita memeluk orang yang kita cintai, itu yang di rasakan oleh Kinna saat ini


• • • • •


Edric keluar gedung menggunakan masker berwarna hitam dan topi hitam, dia mengikuti Elena keluar dari gedung untuk menyapa para penggemar. Ini semua harus dilakukan karena semua orang belum tahu jika Elena sudah menikah, terlebih dengan Edric. Maka dari itu mereka menyembunyikan identitasnya, dan ini juga termasuk memenuhi persyaratan awal Edric menerima perjodohan ini


"Kak Elena selamat atas kelulusannya ya! " kata para penggemar 1


"Kak Elena selamat akhirnya kakak sudah lulus, kita semua ikut senang dengan kelulusan kakak" kata para penggemar 2


"Kak Elena kapan menyusul? " tanya salah satu penggemar lagi tapi tidak di jawab


Tidak lupa Edric juga mengambil gambar Elena, Edric tidak pernah melihat Elena yang berinteraksi dengan orang seperti ini. Disisi lain Estian dan Kinna pun juga keluar menyusul Elena, dan inilah saatnya Edric pergi ke parkiran untuk mengambil mobil. Skip


Tin


Tin


"Terima kasih untuk semuanya yang sudah datang tapi maaf, saya sama istri dan adek saya harus pulang dulu. Sekali lagi terima kasih! " kata Estian


"Langgeng terus Kak Kinna dan Kak Estian" teriak salah satu penggemar


"Aamiin terima kasih ya" balas Kinna ke penggemar itu


Estian pun membuka pintu mobil untuk istrinya dan Elena, lalu dia mengitari mobil dan membuka pintu samping Edric. Setelah semua telah naik dalam mobil, dengan cepat Edric langsung menjalankan mobilnya meninggalkan gedung ini


Di dalam mobil, Kinna mengambil kamera yang ada di tengah dia dan Elena lalu menyalakan kameranya. Kinna melihat semua foto hasil jepretan suami dan adik iparnya, dan sampai di gambar yang paling akhir


"El lihat ini deh, fotonya bagus banget yah! " kata Kinna


"Mana coba lihat, wah iya fotonya bagus banget yah. Siapa yang ambil gambarnya sih? " tanya Elena


"Tentu saja suamimu yang tampan ini baby" sahut Edric


"Sayang sekarang kan sudah di dalam mobil, kenapa masker sama topinya masih dipakai sini aku lepasin yah. Nanti malah menganggu kamu" kata Elena


Elena melepas masker dan topi yang di pakai oleh suaminya dengan hati-hati, karena saat ini juga Edric sedang menyetir. Setelahnya Elena memberi satu kecupan di pipi lalu kembali duduk lagi di bangkunya yang berada di belakang


Saat ini mereka berempat sedang perjalanan menuju mansion Keluarga Clark, karena di grup keluarga tadi ada yang mengirim pesan jika semua orang sudah berkumpul semua disana. Ada ini Mr. & Mrs.Clark, Mr. & Mrs.Winnight, Mr. & Mrs.Brown


• • • • •



...[Foto yang diambil Edric saat menyamar]...