
Hari ini Edric memutuskan untuk pergi ke kantor pada siang hari, karena hari ini dia mempunyai urusan yang harus segera di atasi meskipun dia sedikit terlambat untuk mengatasinya
Saat ini dia berpakaian serba hitam mulai dari jas hitam ditambah celana panjang warna hitam, dan sepatu sneaker hitam dengan sol putih begitu juga dengan asistennya Daniel. Entah apa yang akan mereka lakukan hari ini
Saat ini mereka berdua sedang perjalanan menuju tempat yang jauh dari kota bisa dibilang menuju tempat yang terpencil, menggunakan mobil kesayangan Edric Lamborghini SIAN FKP 37. Mobil yang Edric kendarai berlaju sangat kencang memecah jalanan, apalagi saat ini yang mengemudi mobil adalah Edric
• • • • •
2 jam berlalu akhirnya mereka pun sampai di tempat yang mereka tuju, sebuah tempat dimana hanya ada satu bangunan besar dan tua yang berada di tengah-tengah ladang kosong. Saat Edric dan Daniel keluar dari mobil mereka di hampiri oleh dua orang bertubuh kekar mengenakan pakaian hitam-hitam juga tentunya
"Bagaimana? " tanya Daniel pada dua pria yang mendatangi dia dan Edric
"Semuanya telah disiapkan tuan, dan pelakunya sudah ada di dalam anda bisa masuk sekarang tuan" balas kedua pria itu lalu memberikan sebuah masker untuk Edric dan Daniel
Edric dan Daniel memakai maskernya lebih dulu, kemudian berjalan masuk ke dalam di dahului oleh dua pria kekar yang tadikarena mereka berdua akan membuka pintunya untuk Edric dan Daniel
Mereka berdua masuk jalan berdampingan terus menyusuri lorong gelap yang menghubungkan dengan satu ruangan. Terlihat dari kejauhan jika di depan mereka terdapat ruangan gelap, dimana hanya ada satu lampu yang menjurus di tengah-tengah ruangan
Di bawah sorotan lampu itu ternyata terdapat seseorang yang duduk di bangku namun badan nya di ikat, badanya babak belur, dan mulutnya tedapat lakban. Edric langsung menghampiri orang tersebut, sedangkan Daniel berada sedikit jauh dari posisi tuan nya itu
"Selamat datang di duniaku Tuan Antonio lama tidak bertemu, bagaimana kabarmu? Aku rasa kau tidak baik-baik saja sekarang"
Edric meremehkan musuh bebuyutan nya itu Antonio, meskipun usia Antonio seumuran dengan dad nya tapi Edric tetap berani melawan nya
"Mmmhh... Mmmhh... "
Antonio bergumam dengan matanya yang melotot menatap Edric yang ada di depannya
"Kenapa kau tidak menjawab pertanyaanku hah. Ah... maafkan aku, aku lupa jika masih ada lakban di mulut sialanmu itu"
Kata Edric muncul seringai di bibirnya, tiba-tiba tangan kanan Edric tergerak untuk melepas lakban nya
Itu semua karena Edric melepas lakban nya dengan sangat cepat tanpa aba-aba, bahkan Antonio merasa jika kulit nya bisa lepas jika Edric melakukan nya sekali lagi
"Cepat katakan bedebah, kenapa kau selalu mengusik hidupku dan keluargaku hah. Apa kau tidak bosan, kenapa kau selalu saja mengirim orangmu untuk membunuhku. Meskipun kau tidak pernah berhasil melakukan nya" teriak Edric sambil menarik kerah baju Antonio
"Kau tidak perlu tahu dasar anak kecil. Ini adalah masalah antara orang tua" ucap Antonio
Mendengar perkataan yang di ucap Antonio membuat Edric sangat kesal, saat ini dia sudah sangat marah. Tingkat kemarahan nya sudah mencapai titik akhir, dan dia tidak bisa menahan nya
"Daniel... " teriaknya sangat kencang, Daniel yang mengerti maksud dari tuan nya pun langsung memberikan sebuah gunting yang sangat tajam. Ya memang itu yang di inginkan nya
"Tunggu saja bocah, tidak lama lagi anakku akan membalasnya" sebelum kematian nya
Edric mengambil gunting dengan sangat cepat dari tangannya Daniel, lalu dia berbalik ke arah Antonio dan menatapnya dengan tajam. Dengan gerakan yang sangat cepat akhirnya, gunting tajam yang dipegang Edric pun sudah menusuk dengan dalam tepat di kerongkongan Antonio
Craaattt
"Shadow, urus bedebah satu ini" teriak Edric dengan lantang
Edric meninggalkan anak buahnya disana, kemudian dia berjalan keluar bersama Daniel. Daniel memberikan sapu tangan pada Edric, untuk menghilangkan darah yang tadi memuncrat terkena pakaian nya
Edric membersihkan nya sambil berjalan keluar menuju mobil, sampai mobil Daniel membuka bagasi mengambil jaket baru untuk di kenakan Edric. Daniel masuk mobil begitu juga Edric, tapi kali ini Daniel yang menyetir. Daniel menjalankan mobilnya dengan cepat menuju ke perusahaan karena Edric juga harus bekerja
• • • • •
Jangan lupa like, dan tambahkan novel saya di favorit :)