
Kemarin Elena sudah membuat janji dengan Kinna, jika hari ini mereka akan belajar bersama. Saat ini sudah jam pulang kuliah dan Elena sudah menunggu di tempat biasa nya yaitu kantin. Sembari menunggu kedatangan Kinna, Elena pesan minuman lebih dulu lalu kembali ke tempat duduknya lagi
Elena membuka ponselnya untuk mengecek apakah ada pesan, dan ternyata tidak ada. Dia pun mematikan ponsel nya, dan meminum minuman nya karena sudah datang tadi. Tidak lama Kinna pun tiba dengan laptop yang berada di pelukan nya
"Elena... " panggilnya
"Eh Kinna sudah sampai cepatan duduk, sebelum kita belajar kita makan dulu aja ya"
"Oke kita makan dulu, tapi kamu mau makan apa biar sekalian aku juga pesan? "
"Aku mau bakso aja jangan lupa minta sambal yang banyak ya, soalnya sekarang di meja nggak disedian sambal jadi harus minta"
"Okay deh kalau minum nya? " tanya Kinna
"Nggak usah nih aku sudah pesan" menunjuk minuman nya yang berada diatas meja
"Iya sudah aku pesan dulu ya"
"Okay... "
Kinna berjalan menuju orang penjual bakso, lalu mulai memesan. Setelah selesai pesan dia kembali ke meja, tempat dimana Elena duduk tadi. Selang beberapa menit bakso pesanan mereka pun tiba, Elena dan Kinna pun langsung memakan nya dengan nikmat
• • • • •
Saat ini setelah selesai makan, mereka berjalan menuju perpustakaan untuk belajar bersama. Sampai di depan perpustakaan nya, mereka berdua masuk terlihat suasana disini sangat senyap. Elena langsung bergegas untuk mencari tempat duduk, dan akhirnya mereka duduk bersebelahan tapi di mejanya terdapat sekat kayu
Mereka mulai membuka laptop dan mengerjakan skripsi, meskipun saat ini mereka sedang diluar rumah tapi mereka bisa fokus mengerjakan skripsi. Kenapa? Karena suasana disini sangat mendukung yaitu senyap, nyaman, hal itu bisa membuat mereka semakin fokus. Disini mereka juga mencari buku-buku untuk membantu mereka mengerjakan skripsi
Setelah lama berada di perpustakaan, mereka sangat terkejut jika hari sudah petang. Akhirnya mereka memutuskan untuk pulang terutama Elena, karena dia sudah menikah jadi sebisa mungkin dia harus bisa membagi waktu antara belajar, kumpul dengan teman, dan berada dirumah
"Kinna aku pulang dulu ya, soalnya aku harus masak untuk makan malam"
"Kamu pulangnya sama siapa El, dijemput Edric atau driver? "
"Aku pulang nya naik taksi aja Kin, takut nya kak Edric sibuk nanti malah ganggu"
"Nggak usah naik taksi lah, ayo aku antar mumpung aku bawa mobil hari ini dan ingat nggak boleh nolak"
"Iya deh aku nggak nolak, thanks ya kamu memang sahabat terbaik 'ku" Elena memeluk Kinna
Sekarang mereka berdua sudah berada di dalam mobil, perjalanan menuju rumah Elena. Tidak lupa sebelum berangkat, Elena memberikan lokasi rumah nya dulu pada Kinna. Tidak pakai lama akhirnya mobil yang dikendarai Kinna pun sampai di depan rumah yang mewah dengan desain minimalis itu
"Sekarang sudah jam 07.13 aku pulang dulu ya El" kata Kinna
"Mampir dulu lah masa langsung pulang sih, ayo cepat turun"
"Okay lah kalau begitu, mobil nya parkir dimana nih? "
"Di parkir di garasi aja jangan diluar"
Elena masuk lebih dulu, sedangkan Kinna memakirkan mobil nya. Setelah mobil nya sudah terparkir, Kinna langsung masuk ke dalam rumah Elena. Kinna bingung karena tiba-tiba Elena tidak ada, dia pun memutuskan untuk duduk di sofa. Tidak lama Elena turun dari tangga
"Ternyata habis ganti baju, aku kira kamu kenapa kok tiba-tiba hilang" kata Kinna
"Seram juga ya tiba-tiba hilang, kalau begitu aku masak dulu ya"
"Masa masak sendiri sih aku bantuin ya, masa aku cuman diam aja sambil lihatin kamu gitu? "
"Okay lah terserah kamu, meskipun aku melarang pasti kamu tetap membantuku"
"Tau banget sih bu... "
Kinna sedang mencuci beras, sedangkan Elena sedang memasak ayam balado. Dimulai dengan mem-blender cabai, bawang merah dan bawang putih. Setelah menjadi sambal Elena menuangkan minyak diatas wajan yang sudah panas, lalu mulai menumis bumbu yang sudah dihaluskan tadi
Sembari menumis Elena memasukkan daun jeruk yang disobek-sobek, lalu memberi garam dan gula. Setelah tercium aroma harum dari sambal balado nya, Elena langsung memasukkan ayam nya. Mengaduk sampai bumbu nya meresap, dan tidak lupa Elena mencicipi masakan nya lebih dulu
"Emm enak, Kinna sini cobain dulu udah pas belum rasanya? "
"Okay aku cobain ya"
Kinna mengambil sendok kecil, lalu mulai mengambil sambal balado di wajan dan mencobanya. Setelah itu Kinna langsung memberi jempol untuk masakan Elena
"Kok langsung pulang, mau makan dulu nggak? "
"Nggak usah aku langsung pulang aja"
"Lah jangan gitu dong, aku bawain ya tapi ditaruh di tepak makan"
"Iya sudah, terima kasih El"
Selesai mengambilkan ayam balado buatan nya tadi, Elena memberikan nya pada Kinna. Lalu dia keluar rumah untuk mengantarkan sahabat nya itu
"Aku pulang dulu ya, hati-hati dirumah soalnya suami kamu belum pulang "
"Iya kamu juga hati-hati dijalan, nggak apa-apa sebentar lagi juga pulang kok"
"Oh gitu, iya sudah aku pulang ya"
"Iya... "
Selang beberapa jam setelah Kinna pulang, suami Elena pun sudah pulang kerja. Elena menghampiri suami nya, dan melepaskan jas nya
"Sudah pulang sayang, sini jas nya aku lepasin"
"Thanks baby" dibalas senyuman oleh Elena
"Kamu mau makan atau mandi dulu? " tanya Elena
"Emm makan dulu aja deh sekalian, biar nggak bolak-balik"
"Iya sudah cepatan duduk di meja makan, aku siapin dulu ya"
Setelah selesai menyiapkan makanan nya, Elena memberikan nya pada suami nya. Dan Edric mulai memakan nya, sedangkan Elena hanya duduk di samping Edric sambil menopang kepalanya dengan tangan di dagu
"Jadi kamu cuman nungguin aku dan lihatin aku makan? "
"That's right... "
"Kamu nggak makan? "
"Nggak, soalnya tadi sore sudah makan di kantin universitas"
"Itu kan tadi sore, sekarang sudah malam. Berarti kesimpulan nya kamu belum makan ya kan? "
"Aku kalau jam segini nggak makan, makanan yang berat sayang"
"Iya sudah cobain sedikit aja baby, aaa..... " mengarahkan sendok ke mulut istri nya
Daripada Edric terus memaksa nya, akhirnya Elena pun menerima suapan nya
"Ternyata tidak buruk juga makan, makanan berat saat malam hari. Tapi aku harus makan buah, untuk makanan pencuci mulut sayang" kata Elena
"Iya kan, kalau begitu aku yang ambilin buahnya ya"
"Tapi kita nggak punya buah-buahan di kulkas sayang"
"Nggak punya maksudnya? " kata Edric
"Iya di kulkas nggak ada buah sama sekali, bahan masakan juga habis. Nggak tau besok mau masak apa? "
"Kalau begitu kita malam ini kita belanja okay, cepat siap-siap atau gini aja"
"Benaran, kamu nggak bohong kan sayang? "
"Tentu aja aku serius baby, cepat siap-siap"
Note : Foto saat Elena perjalanan menuju perpustakaan tadi sore~