After You Left Me

After You Left Me
Aku Sangat Menyukainya



Tok


Tok


Tok


Seseorang sedang mengetuk pintu kamar seorang gadis yang tidak lain adalah Elena, karena tidak ada jawaban dia pun langsung membuka pintunya. Dan terlihat jika gadis itu masih tertidur nyenyak di ranjang nya


"Dek... Bangun dek... " ucap pria itu mengelus pipi kanan Elena


Elena mencoba untuk membuka matanya, dan melihat orang yang ada di depan nya


"Huh, kakak sudah pulang? " kata Elena mengerjapkan matanya


"Sudah ayo bangun, tumben kamu belum bangun. Biasanya aja jam segini sudah bangun siap-siap berangkat kuliah, kenapa hem? " tanya pria yang tidak lain adalah Estian


"Aku kelelahan kak, kemarin aku jalan-jalan kulineran sama kakak i.. mmm.. " kata Elena


Belum sempat Elena menjawab pertanyaan nya, mulutnya sudah dibungkam oleh Estian


"Kamu sudah tau? " tanya Estian dijawab anggukkan oleh Elena


"Tentu saja aku sudah tau, semuanya malah" kata Elena dengan tersenyum


"Kalau begitu cepatan bangun dan mandi, siap-siap berangkat kuliah. Cup" mencium kening Elena lalu keluar dari kamarnya


Setelah sudah sadar sepenuhnya, Elena beranjak dari duduknya lalu masuk ke dalam bathroom. Selesai mandi Elena keluar, dan masuk ke dalam walk in closet


Dia memutuskan untuk mengenakan kemeja putih, dengan celana jeans berwarna biru muda, dan dipadukan dengan tas selempang berwarna coklat. Elena turun ke lantai bawah untuk sarapan


"Cepatan sini dek, ayo sarapan" panggil mama Elena


"Iya ma" jawab Elena lalu duduk di bangku meja makan


Mereka semua makan bersama tanpa diselingi pembicaraan atau gurauan, di meja makan suasana terasa sangat sepi. Selesai sarapan Elena beranjak dari duduknya dan berangkat kuliah. Skip. Sampai di tempat kuliah


Tidak terasa Elena sudah melewati 3,5 tahun yang berat semasa kuliah, dan sebentar lagi Elena akan melakukan yang namanya 'penyusunan skripsi' dan setelah itu berhasil maka Elena akan sidang skripsi lalu wisuda


"Huh, akhirnya hari ini datang juga. Hari dimana aku akan menatap layar laptop seharian, untuk menulis skripsi dengan baik dan benar. Agar tidak di revisi terus menerus" batin Elena


*****


Elena berjalan keluar kelas, dia duduk di bangku taman di bawah pohon yang rindang. Elena mencoba untuk beristirahat sejenak, karena dia tidak tau apakah hari-hari yang akan datang nanti bisa dia lewati


Saat Elena sedang menutup mata sembari menikmati udara sejuk yang ada di sekitar, tiba-tiba ponselnya berdering. Dengan cepat Elena langsung mengangkat panggilan nya


"Halo? " ucap Elena


"Dek, kalau sudah selesai cepatan keluar. Kakak sudah tunggu kamu diluar" kata Estian


"Iya kakak tunggu, aku lagi jalan ini" jawab Elena berjalan keluar universitas


Tidak pakai lama, saat Elena keluar sudah terlihat jika mobil Estian terparkir di depan toko roti. Elena langsung mematikan panggilan nya, dan berlari ke arah mobil


"Hah, akhirnya sampai juga di dalam mobil. Punya minum nggak kak? " kata Elena kehausan


"Ini... " memberikan Elena minuman nya lalu menjalankan mobilnya


"Segarnya, tapi kenapa kakak jemput Elena. Bukan nya kakak sibuk mengurus hal yang lain? " ucap Elena menatap


"Ya kakak memang sibuk, tapi hal ini juga penting buat kamu" jawab Estian


"Kita kenapa ada disini kak? " kata Elena bingung


Karena dia melihat bangunan mansion yang sangat besar di depan nya, tepatnya seperti mansion keluarganya


"Kamu akan tau sendiri nanti dek" jawabnya turun dari mobil, lalu menggandeng tangan Elena


Mereka memasuki mansion tersebut, dan terlihat ada aunty dd sedang berdiri menyambut kedatangan mereka


"Aunty dd? Jadi ini mansion aunty? " tanya Elena karena dia tidak pernah tau


"Iya sayang kalau begitu cepat kesini, Estian kamu tidak perlu menunggu. Kamu bisa balik lagi ke kantor, Elena biar aunty saja yang urus" kata aunty dd dan diacungi jempol oleh Estian


"Kakak tinggal dulu ke kantor, nanti kalau sudah selesai telepon kakak ya" ucap Estian mencium kening dan kedua pipi Elena


"Iya kak, cup" jawab Elena sebelum mengecup pipi kakak nya


"Kalau begitu ayo ikut aunty ke lantai atas" katanya menggandeng tangan Elena menuju ke lantai atas, dan dia hanya bisa menurut


Saat aunty membuka salah satu ruangan, Elena sangat terkejut karena dia melihat banyak sekali gaun pengantin disana. Semua gaun nya sangat cantik, mewah, dan indah


"Kalian semua, cepat pakaian satu-satu gaun itu ke menantu 'ku" ucap aunty dd


"Ta.. tapi aunty" sebelum Elena melanjutkan bicara, dia langsung disela oleh aunty dd


"Sebentar sepertinya ada yang harus di koreksi, mulai sekarang kamu harus memanggil aunty dengan sebutan mom" kata aunty dd


"Baiklah mom" jawab Elena patuh


Elena mencoba semua gaun pengantin nya, mulai dari ujung sana sampai ujung sana lagi. Astaga dia sangat lelah hanya dengan mencoba gaun saja


Namun saat Elena mengenakan gaun pengantin yang terakhir, dia terdiam karena gaun nya sangat cocok di tubuhnya. Melihat itu mom Edric tidak tinggal diam, dia langsung menyuruh Elena menghadap kamera dan dia memfoto nya


Tidak lupa dia mengirim foto tersebut pada Edric, namun fotonya sedikit di potong agar wajah Elena tidak terlihat


From : My Mom


Son coba lihat gaun ini, bukankah ini sangat cocok di tubuh calon istrimu



From : Edric


Iya itu sangat bagus mom, tapi apakah bagian depannya tidak terlalu terbuka?


From : My Mom


Tidak sayang itu tidak terbuka, memang seperti itu model dari gaun pengantin nya


From : Edric


Baiklah mom, aku sangat menyukai nya


Setelah selesai mengobrol dengan anaknya, mom Edric langsung menyuruh pelayan untuk membantu Elena melepaskan gaun nya. Saat ini Elena mengenakan pakaian nya yang semula, dan mom Edric mengajak Elena untuk pergi ke satu tempat lagi



Note : Pakaian yang Elena kenakan hari ini 😗