
Setelah sampai mereka berempat langsung naik ke atas menuju rooftop mansion, karena semua orang sudah menunggu disana. Sejak menginjakkan kaki di mansion Estian dan Kinna hanya bisa geleng-geleng kepala karena sikap Edric, karena sejak mereka turun dari mobil Edric langsung merangkul pundak Elena dengan posesif
Sampai di atas rooftop terlihat semua orang sudah berkumpul, & ditambah oleh beberapa pelayan yang bolak balik untuk mengantarkan makan dan minum. Dari kejauhan Elena melihat papanya sedang duduk di bangku panjang sembari membawa minuman di tangan kanannya, sedangkan Estian mengikuti Kinna ke orang tuanya (Mr. & Mr.Brown)
"Edric Elena, aku sama suamiku ke mama dan papa dulu ya! " pamit Kinna menuju orang tuanya
"Okelah aku sama istriku juga mau ke papa & mama, terus lanjut ke mom dan dad" jawab Edric
"Sebelum itu aku ingin menunjukkan ijazahku untuk yang pertama kalinya ke papa, boleh sayang? " tanya Elena
"Boleh dong masa nggak kalau begitu kamu kesana dulu saja, aku mau ambil minuman disana kamu mau nggak? Biar ambilnya sekalian? "
"Sepertinya itu ide yang bagus sayang, tolong ya! "
Elena pun harus berpisah dengan suaminya itu untuk sementara waktu, karena Edric bilang jika dia akan mengambilkan minum untuk dirinya. Elena langsung jalan menghampiri papanya yang duduk bersandar sembari menatap matahari yang sebentar lagi akan tenggelam dan digantikan dengan bulan
"Papa... " panggil Elena
"Oh iya sayang sudah selesai wisudanya, bagaimana hasilnya papa penasaran sekali. Sinilah duduk dulu di samping papa! " papa menyuruh Elena duduk
"Ini sebenarnya adek mau kasih lihat papa ini" Elena memberikan ijazahnya kepada papanya
"Wah ijazahnya bagus sekali, kira-kira IPK anak papa yang bungsu ini bagus atau tidak? "
"Lebih baik papa lihat dulu saja, dibaca dicermati dan di teliti okay! "
Ijazah yang sudah berada di tangan papa pun segera dibuka, karena papa sangat penasaran kenapa ijazah itu terlihat sedikit tebal. Disaat ijazah telah terbuka papa langsung menitikan air matanya, lalu membawa Elena ke dalam pelukannya. Papa menciumi pucuk kepala Elena, beliau merasa bangga dengan kerja keras anaknya
"Ini adalah hadiah terindah bagi semua orang tua di dunia ini, dimana mereka bisa melihat anaknya lulus dengan nilai yang begitu memuaskan. Terima kasih banyak adek, papa bangga sama kamu! " kata papa mengelus kepala Elena
"Ini semua juga berkat dukungan papa, mama sama kakak yang selalu memberi adek pelajaran. Jadi adek bisa seperti saat ini"
"Coba dipakai selempangnya sayang, masa di taruh saja seperti ini cepat dipakai! "
"Iya ini adek pakai" Elena pun memakai selempang bertuliskan 'cumlaude'
"Tapi apa kamu tidak niatan untuk melanjutkan S2 dek? "
[DISISI LAIN]
Karena Edric kesusahan untuk membawa dua gelas minuman itu, dia pun mengalungkan kameranya di lehernya. Lalu dia mengambil dua gelas itu lagi dan kembali jalan mencari keberadaan istrinya, dan saat akan sampai Edric langsung mengabadikan momen yang menurutnya sangat indah
"Baby... " panggilnya membuat Elena menoleh
"Oh iya sayang kamu sudah ambil minumnya, mana aku mau minum haus hehe" Elena mesem
"Nih aku ambilin minuman khusus untuk istriku yang paling tersayang"
"Karena ada suami adek disini jadi begini ya sayang, kalau misalnya aku mau lanjutin kuliah S2 nih boleh nggak? " tanya Elena
"Sebenarnya kalau kamu mau tentu saja boleh baby, aku nggak akan melarang kamu. Tapi dengan syarat kamu harus kuliah disini, dalam arti kamu nggak boleh kuliah diluar kota apalagi diluar negeri"
"Papa setuju dengan perkataan suami kamu, karena sekarang adek tidak hidup sendiri tapi sudah punya suami"
"Kalau begitu adek juga setuju pa, lagian kalau adek pikirin adek juga nggak bisa jauh dari suami adek pa hehe" ucap Elena secara blak-blakan
"Wah begitu, ternyata anak bungsu papa memang sudah besar ya"
• • • • •
"Sayang kamu sadar kan kalau waktu sudah berjalan begitu lama, dan kamu juga sudah memeluk tubuhku selama 30 menit? " kata Elena
"Uh tentu saja aku nggak sadar baby" jawab Edric sedikit tidak jelas, karena saat ini posisinya sedang berada di leher Elena
"Tapi aku mau bantuin panggang seafoodnya sayang jangan gitu yah, nanti kan juga bisa kalau kita sudah dirumah okay? "
"Waduh kalian berdua ini sedang apa sih, bikin mom meleleh saja! " kata mom yang lewat
"Mom pasti ngerti lah, saat ini juga Edric lagi pengen dimanja sama istri Edric mom" kata Edric
"Elena lebih baik kamu kesana saja bantu mom sama mama dan Kinna ya, daripada kamu disini! " kata mom
"Baiklah terima kasih mom... " Elena langsung pergi meninggalkan suaminya yang terkejut karena dirinya telah pergi
"Son cepat kasih mom sama dad cucu, mom sudah tidak sabar untuk menggendong cucu yang sangat menggemaskan ya? "
"Aku akan berusaha keras mom, sudah ya Edric mau kesana dulu" menunjuk kearah para lelaki yang telah berkumpul untuk mengobrol sejak tadi
• • • • •
Waktu berlalu begitu cepat dan sekarang saja sudah jam delapan malam, semua orang yang sebelumnya di rooftop pun sudah kembali ke mansion. Dan untuk Edric dan Elena mereka sudah pulang duluan karena ada urusan penting yang harus segera diselesaikan, entah urusan penting apa itu : ^
Sementara untuk Estian dan Kinna yang memang masih tinggal di mansion pun tetap disana, Kinna di lantai bawah membantu mama mertua dan pekerja mansion membereskan piring tadi. Sedangkan untuk Estian dia langsung menuju kamarnya karena sudah sangat lelah
"Sudah sayang sisanya biar mama sama pekerja lain saja yang membereskan, sekarang kamu kembali ke kamar saja temani suamimu istirahat" kata mama
"Tapi ma ini kan masih ban- "
"Tidak apa-apa kamu bisa istirahat sekarang, biar mama yang meneruskan"
"Baiklah ma kalau begitu Kinna naik ke atas dulu ya ma, selamat malam"
Kinna pun langsung naik ke lantai atas dan masuk ke kamar, dia tidak melihat Estian di ranjang tapi lampu ruang kerja menyala. Kinna berpikir jika suaminya itu berada disana, dengan hati-hati Kinna pun masuk ke dalam bathroom untuk mandi dan lainnya
Setelah selesai mandi dengan sengaja Kinna keluar dari dalam bathroom hanya memakai lingerie bikini, dimana lingerie itu hampir bisa mengekspos semua bagian tubuhnya. Kinna bersiap dengan cantik lalu masuk ke dalam ruang kerja Estian
"Sayang bagaimana penampilanku saat ini bagus nggak? " Kinna berjalan mendekat ke Estian yang duduk di kursi kerjanya, lalu Kinna pun duduk di pangkuan suaminya
"Ho-Honey sekarang kamu, apa yang kamu lakukan honey? "
"My period is done sayang, apa kamu nggak suka aku seperti ini"
(Haidku sudah berakhir)
"Kalau begitu aku akan mengekspresikan rasa cinta aku padamu dengan kenikmatan malam ini juga honey"
• • • • •
Jangan lupa like & vote biar author semangat!! :)
...[Momen yang di abadikan oleh Edric]...