After You Left Me

After You Left Me
Apa Dia Kekasihmu?



Tidak terasa mereka menghabiskan waktu mereka di cafe ini sampai warna langit menjadi gelap, akhirnya Edric memutuskan untuk pulang karena besok Elena dan Kinna harus berkuliah dan dia juga harus bekerja. Edric memberikan kunci mobilnya pada Elena agar dia Kinna ke mobil lebih dulu dan dia sedang membayar


Setelah membayar Edric langsung berlari keluar dari cafe menuju mobinya karena tiba-tiba hujan, dia langsung masuk ke mobilnya dengan keadaan yang basah kuyup. Saat Edric melihat kaca spion yang ada ditengah mobil, dia melihat Kinna yang sudah tertidur bahkan sangat lelap


"Ini.. " Elena membuka suara


"Apa, ah terima kasih El" mengambil tisu yang diberikan oleh Elena lalu dia mengelap pakaiannya, sepatunya, dan yang terakhir adalah dia menggosok-gosok rambutnya sampai-sampai airnya terciprat ke wajah Elena. Namun Elena diam saja dan langsung mengelap wajahnya dengan tisu


"Iya nggak apa-apa daripada kamu sakit, terus siapa yang merawatmu. Asisten Daniel? " kata Elena dengan polosnya


"Elena masa harus Daniel yang merawatku. Apa kata orang nanti, kenapa nggak kamu aja?  " balas Edric tidak percaya dengan perkataan yang di ucapkan Elena


"Cepat jalankan mobilnya, apa kita mau disini terus dan nggak pulang-pulang" protes Elena ke Edric, dia langsung melajukan mobilnya keluar dari cafe itu


Saat perjalanan pulang terlihat jika Elena bangun dan Kinna masih tetap tidur, Elena memang berniat untuk menemani Edric menyetir bisa saja nanti sewaktu-waktu Edric mengantuk dia bisa langsung menggantikannya. Elena menemani sambil bermain ponsel dan ditemani dengan snack yang dia beli tadi siang


Saat Elena sedang fokus membaca artikel yang ada di internet, tiba-tiba ada panggilan masuk dan itu dari Estian. Tanpa basa-basi Elena langsung mengangkat panggilan dari kakaknya itu, mungkin saja Estian sedang rindu padanya


"Halo kakak, ada apa? " tanya Elena dan langsung membuat Edric meliriknya


"Sekarang kamu lagi dimana dek? " memastikan keberadaan adiknya


"Dari cafe sekarang lagi perjalanan pulang ke mansion, mungkin sebentar lagi sampai kak"


"Perjalanan pulang dari cafe malam-malam begini? Kamu pergi kesana sama siapa, ada cowoknya nggak? " sikap posesif Estian kembali muncul, karena dia tidak ingin adik satu-satunya terkena masalah


"Sama Kinna sama ada temanku satu lagi cowok, tapi kakak nggak usah khawatir dia baik banget kok sama aku"


"Beneran kakakku tersayang buat apa aku berbohong padamu, bukankah kakak bisa memastikan keadaanku meskipun tidak bertanya padaku" jawaban Elena membuat Estian terkejut, karena selama ini dia tau jika Estian diam-diam mengirim seseorang untuk melindunginya


"Mana mungkin dek kamu? Ya aku mengaku kalah dengan adikku yang pintar ini, aku memang mengirim seseorang tapi itu untuk melindungimu. But, i miss you so bad dek" lagi-lagi Estian merindukan adiknya ini


"Emm, i miss you too. I want to meet you then hug you, and sleep in your arms " jawab Elena dengan nada manja


"Manja sekali adikku ini, yaudah nanti kalau sudah sampai rumah jangan lupa telepon kakak ya, kakak tunggu awas aja kamu. Bye bye, i love you princess cup" memberi peringatan pada adiknya agar tidak lupa dan di akhiri dengan kecupan online


"Okay, bye-bye i love you too cup" jawabnya lalu memasukkan ponselnya ke dalam tas dan melanjutkan makan snack


"Apa itu tadi kekasihmu? " tanya Edric yang membuat Elena menoleh


"Mana mungkin kekasihku, dia adalah kakakku" jawab Elena tidak percaya, bukankah tadi Elena sempat berbicara dengan memanggil kata 'kakak'


"Tapi kalian sangat mesra, kalian terlihat seperti sepasang kekasih yang sedang LDR (Long Distance Relationship)"


"Menurutku nggak apa-apa karena aku sangat menyayangi kakakku, aku merasa inilah cara yang kami gunakan untuk menunjukkan rasa kasih sayang kami. Bukankah setiap orang berbeda-beda dalam menunjukkan kasih sayang mereka" jelas Elena yang membuat Edric terdiam


Tidak terasa mobil mereka sampai di rumah Kinna, dan mereka lanjut tancap gas menuju mansion Elena. Edric merasa tidak keberatan jika harus bolak-balik mengantar, mereka pasti akan cepat sampai karena jalanan yang sepi. Edric melihat ke samping dan terlihat jika Elena sudah tertidur lelap, dia menghadap depan dan fokus menyetir lagi


Mobilnya telah sampai dan berhenti, Edric langsung membangunkan Elena dari tidurnya. Kemudian Elena keluar dari mobil Edric dan berterima kasih, Edric pamit pada Elena dan langsung pergi untuk pulang ke rumahnya. Elena masuk ke mansion dan langsung masuk menuju kamarnya


Jangan lupa like, dan tambahkan novel saya di favorit :)