A3

A3
BERJUANG



Bahkan tanpa belas kasihan,Darren tetap di ringkus oleh para polisi dan meninggalkan Ariel yang sekarat.Tapi Darren puas bisa menembak pria yang sudah menembak Ariel.


Calvin ada disana dan lekas membawa Ariel ke rumah sakit,Jimmy dan Sherly juga turut serta menemani.Ariel yang kehilangan banyak darah sudah tidak sadar.


Sedangkan Darren sudah ada didalam mobil polisi dan diapit oleh 2 polisi masing masing di sisi kiri dan kanannya.


'Ibu!!!Ibu sungguh keterlaluan!!!Semua hanya demi ketamakan dan egomu!!Aku tidak akan mentolerir semua ini!!!' Darren resah bukan memikirkan dirinya tapi memikirkan Ariel yang tanpanya.Ia mengkhawatirkan keselamatan dan kelangsungan hidup Ariel jika berhasil selamat.


Darren bahkan menangis dalam mobil itu karena sedih dengan kehancuran pernikahan impiannya.


***


'Pasti ini arti dari Vivian datang kedalam mimpiku,yaitu untuk menyelamatkan Ariel.Dia benar benar butuh perlindungan sekarang.' Calvin berada didalam ambulance menemani Ariel.


Sherly dan Jimmy menyusul dengan mobil lain.


Ariel sudah masuk ke ruang IGD sesampainya di rumah sakit.Ia juga sedang melakukan operasi untuk mengangkat peluru yang bersarang di badannya.


Calvin dan Jimmy mulai berbincang.


"Jimmy,ibu Darren sudah jelas mengincar Ariel.Kita tidak bisa biarkan ini terjadi,Ariel tidak akan aman disini."Calvin sangat merisaukan keselamatan Ariel.


"Itu benar Calvin,saat Darren harus mendekam di penjara saat ini pasti ibu Darren memanfaatkannya untuk melenyapkan Ariel.Ia tidak akan berhenti sampai misinya sukses."Jimmy juga sependapat.


Calvin lalu terpikirkan suatu hal."Aku akan membawanya ke desa tempatku tinggal untuk sementara waktu sampai Darren bisa bebas.Disana lebih aman karena jauh dari perkotaan.Disana juga aku bisa memantau dan mengawasi Ariel lebih mudah.Aku akan kerahkan penjagaan untuk Ariel."


Jimmy setuju dengan usulan itu,sama halnya dengan Sherly.Ini semua demi kebaikan dan keselamatan Ariel.


"Maaf kami tidak bisa membantu Calvin.Aku dan Sherly harus kembali ke Paris juga."Jimmy sangat tidak enak karena Calvin harus berjuang sendiri kali ini.


"Tidak masalah,aku yakin Sherly lebih membutuhkanmu disisimu."Calvin semakin dewasa dan mengerti.


Setelah hampir 9 jam operasi,Ariel akhirnya bisa selamat dan melewati masa kritis.Hanya saja ia belum bisa sadar.Semuanya masih belum diizinkan masuk.


Tapi ada perasaan diam diam yang masih mencuri asa.Sekitar pukul setengah 6 pagi saat Calvin dan Sherly masih tertidur.Jimmy diizinkan masuk ke ruangan Ariel setelah amat memohon pada perawat diam diam.


Jimmy yang sudah beristerikan Sherly ternyata masih cinta pada Ariel.Jimmy mendekat dan menahan tangis melihat Ariel yang tidak sadarkan diri itu.


Jimmy duduk disamping ranjang Ariel.Digenggamnya tangan Ariel yang dingin lalu dikecupnya tangan itu lembut.


Jimmy lalu bangun,ia pandang lekat lekat wanita pemilik hatinya itu,Jimmy lalu agak bangun dan mengecup bibir Ariel sambil tetap menggenggam tangan Ariel.Air mata Jimmy menetes membasahi pipi Ariel.


'Aku harus pergi dan kembali ke Paris Ariel,maaf aku tidak bisa lama menemanimu.Aku harus kembali menjadi suami bagi Sherly.Mendengar Calvin yang akan membawamu,mungkin inilah kesempatanku untuk melakukan hal ini.*Aku juga a**kan membantu untuk menjaga keselamatanmu.Kau harus tetap hidup agar aku juga bisa hidup*.' Jimmy lalu pergi setelahnya dan menyimpan rahasia ini rapat rapat.


Jimmy meminta pengacara keluarganya untuk membantu Darren kalau kalau dipersulit.Ia juga akan membereskan kaki tangan ibu Darren yang mengaku disuruh Darren untuk meracuni ayahnya itu.Itulah kebajikan yang bisa Jimmy lakukan untuk orang orang terkasihnya walau ia berdosa telah mencurangi isterinya.


***


Darren mendekam dikantor polisi dan sudah mendapat kabar kalau Ariel sudah melewati masa kritis.Ia juga menerima surat yang Calvin kirimkan melalui orang suruhan Calvin yang mengabari keadaan Ariel tadi.


Isi surat itu adalah.


Untuk Darren


Darren,saat ini keselamatan Ariel adalah yang utama.Ibumu bisa mengamcam nyawanya kapan saja dan melukainya lagi.Karena itu,aku akan membawanya ke desa tempat aku tinggal dulu demi keamanannya.Aku juga akan membawa beberapa penjagaku untuk tambahan.Jimmy sudah mengurus orang yang ibumu suruh memfitnahmu dan perkara hukummu juga akan dibantu.Berkelakuanlah dengan baik agar hukumanmu diringankan.Jangan khawatir,aku akan menjaga Ariel dengan baik.Datanglah menjemputnya jika kau bebas nanti dan sudah bisa menangani ibumu.


Itulah isi surat Darren yang membuat Darren memijat pertengahan matanya menahan tangis.Ia senang punya sahabat sahabat yang peduli,tapi ia juga sedih harus berpisah lagi dengan Ariel kali ini.Ia juga harus mendekam dipenjara untuk kasus penembakan.Perasaannya campur aduk saat ini.


***


"Hahahaha."Ibu Darren yang tanpa perasaan tertawa melihat jasad suaminya yang ada didalam peti mati.


"Dulu aku sangat mencintaimu,tapi saat kau sakit aku pikir kau tidak berguna.Namun kau lebih berguna dari yang aku kira.Kau bisa kau jadikan senjata untuk menjinakkan putera kita yang liar.Tenanglah sayang,kematianmu tidak sia sia.Kau tidak sakit lagi dan anak kita tidak akan bandel lagi,juga gadis kampung itu sudah menderita.Aku sangat bahagia.Hahahaha."Tidak ada rasa berkabung atau duka cita di hati wanita iblis itu.


Ia menjadi tamak dan mesin mematikan untuk menyakitkan hati seseorang.Saat orang lain berduka,ia malah bahagia saat suaminya meninggal,anaknya di penjara dan kekasih anaknya kritis.


Ibu Darren sudah tidak memiliki hati dan perasaan sebagai manusia lagi.


***


Calvin masuk kekamar Ariel dirawat.Ia menyeka tangan Ariel dengan lap basah.Calvin juga memotong kuku Ariel yang mulai panjang itu.


"Kau harus kuat Ariel,bukankan kau gadis superhero??Aku ingin makan es serut saat jaman kita sekolah dulu.Akan menyenangkan kalau memakannya bersamamu."Calvin mengajak Ariel bicara karena yakin walau tidak sadar tapi Ariel bisa mendengar.


"Ariel,kita akan pindah demi keselamatanmu.Saat ini Darren sedang dipenjara,aku akan melindungimu.Kau harus tetap kuat dan tegar.Kita akan melawan ibu Darren bersama.Saat ini kau harus berjuang dulu dengan kesembuhanmu.Suatu saat,saat Darren bebas,kau bisa kembali bersamanya lagi.Jika kau tidak berjuang,maka Darren juga akan runtuh.Kalian harus sama sama kuat saat ini."


Calvin kaget saat tiba tiba Air mata Ariel mengalir walau matanya tertutup dan belum sadar.Seperti yang diyakininya,Ariel pasti bisa mendengar perkataannya walau belum sadar.