
Sherly yang di bentak oleh Jimmy
lalu tertegun di tempatnya berdiri saat ini.
Darren dan Calvin juga saling
berpandangan satu sama lain melihat Jimmy yang selama ini mengemis ngemis
cinta pada Sherly selama ini sekarang bisa memaki dewi pujaan hatinya itu.
Jimmy berusaha menenangkan dirinya
saat ini.”Lebih baik kita bicara diluar saja,jangan membuat keributan di sini.”Jimmy
yang sedang tidak enak badan.
“Kau suka pada gadis itu kan!!!!”Sherly
menatap Jimmy lurus sambil mengepalkan tangannya.
“Kita bicara di luar aku ulangi lagi
kata kata ku!”Jimmy mulai menekan kata katanya lagi.
“Tidak!!!! Aku mau kau jawab sekarang!!!” Sherly masih keras kepala untuk mendapatkan jawaban yang ia mau.
Jimmy menatap mata Sherly dalam
dalam.”Jika sekarang aku berubah dan tidak lagi mengejarmu pasti ada alasan di
balik itu semua.Hanya itu yang bisa aku ucapkan sekarang ini.”Jimmy hanya
memberi petunjuk dan bukan jawaban untuk Sherly.
Calvin sekarang tahu,jika ia
memiliki pesaing disini untuk mendapatkan Ariel,bukan orang jauh tapi orang
terdekatnya sendiri.’Jadi kau juga memiliki sesuatu untuk Ariel? Aku tidak menyangka,kau
juga bisa berubah haluan dan menyukai sesuatu yang lebih sederhana.’
Darren juga sudah mulai risih,’Kalau
Calvin aku bisa memahami karena sifat mata keranjangnya tapi Jimmy? Dia yang
selama ini sudah seperti anjing peliharaan Sherly dan selalu setia sekarang
bisa membangkan dan mencari majikan baru.Benar benar sesuatu,apa Ariel di
matanya adalah barang seni yang langka sampai bisa membuatnya berpaling hati?’
Darren sebenarnya mulai terancam
karena sesuatu yang tidak jelas.Apa karena ia juga mulai menyukai Ariel dan takut jika para sahabatnya yang lebih dulu mendapatkan Ariel?
Sherly berlari keluar dari ruang UKS
itu,Sherly berlari tanpa tahu arah yang di tujunya.Kakinya terhenti di sebuah
ruang ujung sekolah itu dan di sana ia melihat Vivian yang duduk menangis
sendirian.
Vivian dan Sherly saling memandang
satu sama lain,keduanya juga sama sama menangis karena pria yang mereka sukai
lebih menyukai Ariel.
Sebelum berada di tempat ini,Vivian
yang tadi melihat Calvin yang menghadang bola untuk Ariel,memuaskan rasa tanda Tanya
besarnya dengan mengirim pesan pada Calvin tentang wanita yang di sukai Calvin
sebenarnya.
“Calvin,izinkan aku bertanya satu
hal.”
“Em,tanyakan saja.”
“Apa gadis yang kau sukai itu adalah
Ariel?”
“Iya.”
Itulah isi pesan Vivian dan Calvin
yang saling bertukar pesan.
Sherly yang di bentak oleh Jimmy
lalu tertegun di tempatnya berdiri saat ini.
Darren dan Calvin juga saling
berpandangan satu sama lain melihat Jimmy yang selama ini mengemis ngemis
cinta pada Sherly selama ini sekarang bisa memaki dewi pujaan hatinya itu.
Jimmy berusaha menenangkan dirinya
saat ini.”Lebih baik kita bicara diluar saja,jangan membuat keributan di sini.”Jimmy
yang sedang tidak enak badan.
“Kau suka pada gadis itu kan!!!!”Sherly
menatap Jimmy lurus sambil mengepalkan tangannya.
“Kita bicara di luar aku ulangi lagi
kata kata ku!”Jimmy mulai menekan kata katanya lagi.
“Tidak!!!! Aku mau kau jawab
sekarang!!!” Sherly masih keras kepala untuk mendapatkan jawaban yang ia mau.
Jimmy menatap mata Sherly dalam
dalam.”Jika sekarang aku berubah dan tidak lagi mengejarmu pasti ada alasan di
balik itu semua.Hanya itu yang bisa aku ucapkan sekarang ini.”Jimmy hanya
memberi petunjuk dan bukan jawaban untuk Sherly.
Calvin sekarang tahu,jika ia
memiliki pesaing disini untuk mendapatkan Ariel,bukan orang jauh tapi orang
terdekatnya sendiri.’Jadi kau juga memiliki sesuatu untuk Ariel? Aku tidak menyangka,kau
juga bisa berubah haluan dan menyukai sesuatu yang lebih sederhana.’
Darren juga sudah mulai rishi,’Kalau
Calvin aku bisa memahami karena sifat mata keranjangnya tapi Jimmy? Dia yang
selama ini sudah seperti anjing peliharaan Sherly dan selalu setia sekarang
bisa membangkan dan mencari majikan baru.Benar benar sesuatu,apa Ariel di
matanya adalah barang seni yang langka sampai bisa membuatnya berpaling hati?’
Darren sebenarnya mulai terancam
karena sesuatu yang tidak jelas.Apa karena ia juga mulai menyukai Ariel dan
takut jika para sahabatnya yang lebih dulu mendapatkan Ariel?
Sherly berlari keluar dari ruang UKS
itu,Sherly berlari tanpa tahu arah yang di tujunya.Kakinya terhenti di sebuah
ruang ujung sekolah itu dan di sana ia melihat Vivian yang duduk menangis
sendirian.
Vivian dan Sherly saling memandang
satu sama lain,keduanya juga sama sama menangis karena pria yang mereka sukai
lebih menyukai Ariel.
Sebelum berada di tempat ini,Vivian
yang tadi melihat Calvin yang menghadang bola untuk Ariel,memuaskan rasa tanda Tanya
besarnya dengan mengirim pesan pada Calvin tentang wanita yang di sukai Calvin
sebenarnya.
“Calvin,izinkan aku bertanya satu
hal.”
“Em,tanyakan saja.”
“Apa gadis yang kau sukai itu adalah
Ariel?”
“Iya.”
Itulah isi pesan Vivian dan Calvin
yang saling bertukar pesan.Saat itulah Vivian seperti terhempas jatuh ke dasar jurang tanpa ada yang menolongnya.Firasat yang ia gadang gadang hanya kekeliruan semata ternyata benar adanya.Calvin pria yang sejak lama sudah ia taksir sekarang malah jatuh hati pada orang yang ia sudah anggap sahabat sejati.Tanpa alasan yang jelas,Vivian malah membenci Ariel walau Ariel tidak bersalah.Ariel bahkan tidak pernah menggoda Calvin sekalipun.Sakit hati Vivian pada Ariel hanya sebagai pelampiasan atas rasa kalah dan kecewa dirinya yang tidak bisa memenangkan hati Calvin dan dipilih oleh Calvin
Sama halnya dengan Sherly,hari ini ia juga harus kalah dengan kekalahan yang paling memalukan sepanjang hidupnya saat Jimmy yang dulu tergila gila padanya dan mengejarnya kesana kemari sekarang malah menyukai gadis lain yang juga musuhnya.Musuh yang tidak sepadan dan tidak selevel yang seharusnya memenangkannya dalam segala hal.Tapi di mata Jimmy,Sherly yang punya segalanya itu malah ia tolak dan lebih condong pada Ariel yang ia rendahkan.
Kekalahan memalukan yang hanya bisa Sherly rasakan sepanjang hidupnya sejak lahir yang begitu memukulnya.Shery tidak tahu di bagian mana yang membuat ia kalah dari Ariel.Padahal dalam segala aspek ia adalah gadis yang unggul dan tanpa celah.
"Kenapa kau menangis hah?!"Sherly lalu bicara pada Vivian.
"Kau tidak perlu tahu,ini adalah masalah perasaan dan sahabatku yang mengkhianatiku.Sekarang aku tahu,aku hanya seperti keledai bodoh yang di bodohi oleh pengembalaku sendiri.Seolah olah aku ini di sayang padahal aku hanya di peralat untuk mendatangkan keberuntungan belaka"Vivian mengibaratkan dirinya adalah keledai dan Ariel adalah pengembalanya.
"Jadi gadis kampung itu juga merugikanmu?"Sherly merasa jika Vivian senasib dengannya karena tersingkir oleh Ariel.
Vivian lalu menatap Sherly dengan serius dan mulai beridiri."Apa sebenarnya yang mau kau bicarakan? Apa yang kau maksud juga adalah Ariel.?"Vivian menduga jika yang disindir Sherly adalah Ariel.
"Tentu saja,siapa lagi biang masalah di sekolah ini jika bukan sahabatmu itu!! Dia sudah membuat aku kehilangan muka dan tidak lagi berharga di mata orang yang aku sukai."Sherly sedikit memberi cerita tentang hal tadi.