
Saat Darren keluar dari motel itu seorang diri,Darren sudah di tunggu oleh kaki tangan orang tuanya.
Darren pasrah saat di bawa dan digiring masuk kedalam mobil.Darren tidak melawan dan bertutur sepatah katapun.Darren hanya diam seribu bahasa dan merasa pilu karena Ariel sudah tidak ada bersamanya.
***
Ariel pergi ke sekolah seperti biasa.Walau ia pulang subuh,bibinya tidak bertanya apapun.Seolah tahu semua yang terjadi dan tidak mengharuskan Ariel menjelaskan segala sesuatunya.
Bibi Ariel senang dan bersyukur Ariel kembali dengan selamat ke rumah itu.Walau ia tahu,keponakannya akan memulai hubungan yang runyam dan akan di terpa banyak cobaan setelaah ini jika ingin tetap mempertahankan hubungannya dengan Darren.
***
Di sekolah,Ariel diminta kembali ke kelas lamanya yaitu kelas D.Orang tua Darren sudah mulai bergerak rupanya.Mereka mulai menyelidiki tentang Ariel lebih dalam.
Tentang apa yang terjadi di sekolah,juga bagaimana interaksi Darren dan Ariel saat di ruang lingkup sekolah.Sebagai permulaan,Ariel di kembalikan ke kelas awalnya lagi.
Jimmy,Calvin dan Sherly berada di depan kelas untuk melepas kepindahan Ariel.
"Ariel,kita tetap berteman ya.Jangan lupakan aku."Sherly memeluk Ariel dengan erat.
"Aku kan cuma pindah kelas Sherly,kita masih di satu sekolah yang sama.Tentu saja kita akan tetap berteman."Ariel tersenyum di balik punggung Sherly karena senang sahabat baiknnya yang dulu musuhnya itu sangat peduli padanya.Ariel lalu melepas pelukan itu.
"Apa aku pindah kelas saja ya."Gumam Calvin tersenyum.
"Aku juga,kelas A akan terasa membosankan jika tidak ada pemberontak sepertimu."Jimmy juga ikut ikutan jadinya.
"Jangan,kalian berdua tetaplah di sini dan jaga Darren.Kasihan dia."Ariel tetap sangat memikirkan Darren.
"Kami hanya bercanda Ariel."Klarifikasi Jimmy."Tanpa kau suruh,kami akan selalu menjadi baby sitternya.Jika terjadi sesuatu,cepat beritahu kami.Kami pasti akan membantumu."
"Iya Jimmy.Terima kasih.Ya sudah,kalau begitu aku akan kekelasku dulu.Kalian masuklah kedalam."Ariel melambai lalu melangkah meninggalkan kelas A.
Sherly,Calvin dan Jimmy masih memandangi Ariel dan sedih saat kelas mereka sudah tidak ada Ariel lagi.
"Mereka berdua tidak ada,kelas ini jadi tidak hidup."Sherly memandang bangku Darren dan Ariel yang sama sama kosong har ini.
Ariel pindah ke kelas lamanya dan Darren tidak ada keterangan.Sudah pasti,Darren sekarang sedang berhadapan dengan orang tuanya.
***
"Akhirnya kau pulang juga."Ibu Darren melihat Darren yang menghampirinya ke meja makan.Ayah Darren juga santai menikmati roti bakar sarapannya.
Darren dengan lemah lesu mengeluarkan kursi lalu ikut duduk bergabung di meja makan itu.
Darren melihat ayah dan ibunya bergantian yang seolah mengoloknya dalam hati karena kembali pulang setelah hanya berontak dalam hitungan jam.Orang tuanya tetap menang mutlak.Kali ini Darren tahu jika kekuasaan bisa berpengaruh dan menguntungkan,bisa juga menjerat,memenjarakan dan mengaturnya seperti sekarang.
"Ayah,ibu,biarkan aku bersama Ariel."
"Kau merusak selera makan kami Darren,apa belum cukup semalam kami membiarkanmu bersama gadis itu? Ibu dan ayah sudah sangat baik!! Jadi jangan melunjak!!" Ibu Darren menatap puteranya dengan tegas.
"Akhiri hubunganmu dengannya Darren.Ayah dan ibu ingin menetap di Taiwan lebih lama tapi kami harus pergi lagi karena urusan mendadak untuk seminggu kedepan.Kami akan kembali lagi setelah itu dan kemungkinan akan menetap di sini.Setelah melihatmu sekarang,kami harus awas dan waspada.Kau adalah pewaris dan pilar keluarga kita.Ayah tidak akan lengah dan membuat martabatmu hancur menjalin hubungan dengan gadis rendahan itu."Ayah Darren juga menekan Darren lebih dalam.
"Aku sudah dewasa,wajar saja kan kalau aku punya pacar.Itu tidak akan memengaruhi apapun.Aku akan tetap pintar dan rajin belajar.Aku juga akan menjadi pewaris yang hebat seperti kemauan ayah dan ibu."Darren masih mencoba melobi ayah dan ibunya.
"Kami biarkan jika kau hanya ingin main main dan berjanji tidak akan serius dengan gadis itu dan siap meninggalkannya suatu hari nanti.Bagiamana? Apa kau bisa menjamin dan berjanji tidak akan serius dengan gadis kampung itu?"Ibu Darren membuat tawaran mengejutkan.
' Apa aku harus menerima tawaran ini? Itu berarti aku tidak akan bisa membawa Ariel ke jenjang serius dan hanya menjadi taman bermain yang akan aku tinggalkan ketika aku dewasa.Aku hanya bisa bersama Ariel di saat terbatas dan tidak bisa untuk selamanya.Tapi,jika aku menolak.Aku malah tidak bisa bersama Ariel sama sekali.Aku tidak akan sangggup.Sebaiknya aku terima dulu sambil memikirkan lagi langkah selanjutnya.'
"Baiklah,aku terima tawaran itu."Darren menerima tawaran ibunya.
Sesuai dugaan dan rencana ayah dan ibunya.Darren menerima tawaran itu.Ayah dan ibu Darren saling menatap penuh arti.
Kepergian mereka yang selama seminggu itu sebenarnya bukan untuk tujuan bisnis.Melainkan bertemu teman mereka sesama pembisnis.
Mr.Jackie namanya.Seorang pemilik perusahaan penerbangan besar sekaligus pengusaha aspal.Ia sangat kaya,jet pribadi,helli kopter dan kapal pesiar ia miliki.Ia juga sesama orang Taiwan,tapi sudah beberapa tahun ini memilih menetap di Jerman.
Niat hati orang tua Darren menemui temannya itu adalah untuk merancang perjodohan Darren dengan puterinya.
Gadis itu seumuran dengan Darren,bernama Shena Liu.Shena adalah gadis kelas atas dan berjiwa sosialita karena di besarkan di keluarga yang berkecukupan sejak kecil.
Shena menonjol di bidang olahraga renang,ia adalah perenang dunia dan prestasinya juga patut di banggakan.Sudah banyak medali dan piala yang ia dapat dari menekuni olaharaga yang di gemarinya itu.
Shena adalah gadis yang bertekad kuat dan berpendirian.Ia adalah puteri kesayangan ayahnya.Ibunya juga dulu adalah atlet renang dan sekarang sudah pensiun.Sekarang ia hanya melatih Shena dan menikmati hidup setelah menikahi seorang pria kaya raya dan melatih puterinya untuk jadi penerusnya.
***
Darren belum memberitahukan hal ini pada Jimmy dan Calvin.Darren tetap pergi ke sekolah untuk menemui Ariel.
Walau sudah terlambat dan cukup siang,Darren tetap masuk sekolah.Darren kaget saat melihat Ariel tidak ada di kursinya.
Jimmy dan Calvin juga surprise melihat kedatangan Darren.Keduanya berdiri dan yakin jika Darren tidak mengalami hal baik di lihat dari ekspresi wajahnya yang berat.
"Dimana Ariel?" Daren bertanya dan memandang ke arah Jimmy dan Calvin.
"Dia sudah di perintah untuk kembali ke kelas D."Calvin yang menjawab omongan Darren.
Darren memejamkan sebentar matanya lalu membuka lagi matanya dan berjalan keluar kelas.Sorot mata lurus dan tajam Darren dengan penuh tekad untuk melakukan sesuatu.
Darren rupanya menuju kelas D dan sekarang sudah di ambang pintu memandagi Ariel.
Ariel dan seisi kelasnya juga tertuju pada kedatangan Darren kekelas mereka.