
CEKLEK....CEKLEKKK.... Dan Alhamdulillah bisa terbuka. Kunci yang di dalam tergantung di paku samping gagang pintu. Jadi ketika pintu dibuka dari kunci yang diluar bisa bergerak.
"Alhamdulillah... kenapa Bapak Ndak bilang dari tadi sih. " Seringai Ahmad sambil manyun. Ahmad kemudian masuk ke kamar dan mengunci pintu dari dalam.
Yang dikangenin sedang tidur pulas. Dengan baby dollnya yang panjang. Di bangunin enggak bisa tidurnya pules banget. Ya sudah ditunggu sampai jam Ashar tetap Ndak bangun. Akhirnya Mas Ahmad ke masjid sebelah rumah untuk sholat Ashar jamaah. Ia rindu sekali ke istrinya dan ingin cepat-cepat nyium istrinya yang sedang tidur. Dan benar saja dugaannya, istrinya belum bangun.
Setelah mengunci pintu, ia beranikan mencium kening, pipi dan bibir istrinya. Masyaa Allah cantik betul istriku ini, Yaa Allah batinnya. Aku kedipkan mataku dan melihat sosok gemuk sedang memandangi aku. Aku langsung teriak kaget....
"Whaaa....apa yang kamu lakukan, mas ? Aku lagi marah sama kamu. Ngapain pake lihatin tidurku segala. Ini jam berapa..... Apa sudah jam Ashar ?"
"Alhamdulillah sudah bangun. Susah banget sih kamu dibanguninnya.... Belum makan belum sholat Ashar Lo kamu."
"Emangnya ini jam berapa ? Sambil ku tatap matanya tepat di wajahku."
"Jam 16.00."
"Astaghfirullah aku belum sholat Ashar. Terus kenapa bisa masuk kamar. Lewat mana ?"
"Lewat pintu, pakai kunci cadangan lah.... Masak iya lewat hatimu. Alhamdulillah kuncinya kamu gantung di dekat gagang pintu itu."sambil menunjuk kunci yang masih bergantung.
"Ohhhh.... astaghfirullah hal 'adzim." Sambil tepuk jidat dan menertawakan begonya aku, batinku mengumpat.
"Kamu belum makan. Ayo bangun sholat terus makan."
"Aku nggak lapar." ku buang mukaku ke samping kanan. Mau bangun badanku dihalau badannya. Gak bisa bangun. Pasrah deh... Ia titik.....
"Aku cinta sama kamu, Falya mahasiswa fakultas pertanian jurusan Agronomi. Cewek tercantik sekampus UPT. Cewek yang sangat baik, disukai banyak cowok, bahkan digandrungi mahasiswa sekampus. Membuat aku cemburu setengah mati."
"Mas, aku mau bangun. Aku mau Ashar. "Rengekku. Sambil ku cubit dua pipi tembemnya.
"Aku minta kamu pulangin aja mas. Percuma Lo niqah kok gini gini aja, Ndak pernah percaya sama istri. Itu tinggal angkut barang-barangku. Pisah aja deh ya....!"
"Lo lohhhh gak bisa gitu dong, dik. Dapetin kamu aja susah. Iya iya aku Ndak marah lagi."
"Janji Ndak cemburu over load lagi ?"
"Enggak, janji ! Tapi kalau cemburu itu tandanya sayang."
"Padahal masih banyak simpanan cowok lain yang bikin kamu kebakaran jenggot, mas. "
"Yaa Allah sampai ke berapa itu ?"
"Mas Ahmad nomor tiga puluh tiga ! Hihihi..."
"Hah.... jangan-jangan ada nomor tiga puluh empat ?"
"Aku sudah insyaf, mas ! Yang terakhir kamu, mas." sambil menjentikkan jari telunjuk ke bibirnya...
"Wooo ...ternyata... ?"
"Iya,,,, kenapa ? Ndak mau sama aku. Fine mau nyeraiin aku. Ayoo....gass mas. Aku juga seneng ndak ada yang julidin aku. Ndak ada yang bawel. Aku bebas kemana-mana lagi."
"Hhhhmmmm....enak aja... Nggak bisa. Aku sudah jatuh cinta sama kamu. Kamu terlalu sempurna untuk aku. Aku mencintaimu karena Allah. Yang ada gasss yukkkk sayang. Kesanaaaaa..."
Dan akhirnya kesana juga....
Sudah lewat jam 16.30 waktu darurat Ashar sudah lewatttt... Gara-gara si suami nihhh... Huft... Selepas mandi besar lanjut Ashar munfarid. Hihihih malu-maluin dunia persilatan saja terlewatkan dari waktu darurat... Ampuni hambamu ini, Yaa Robb....