You (ILY Omte)

You (ILY Omte)
Emak hamil



Edo tengah menggerutu kesal pada sepasang suami istri yang memiliki permintaan tak masuk akal,yang nenar saja ia harus naik ke atas pohon mangga Pak Rt. 


Duk...dukk...duk..


Gedoran kencang masih terdengar,siapa lagi jika bukan sang adik yang menunggunya berganti baju.Ralat bukan berganti baju tapi melepas bajunya dan menggunakan kolor spiderman sesuai permintaan sang adik. 


Karna penolakannya sebelumnya membuat Raina ingin menangis membuat Edo tak tega dan terpaksa harus menuruti keinginan sang adik. 


"Ya Allah,turun kalo gini mah harga diri gue"gerutu Edo mematut pantulan dirinya di depan cermin.


"Bentar dek"sahut Edo saat mendengar teriakan sang adik dari luar menyuruh agar dirinya keluar. 


🌸


🌸


🌸


Raina berbinar melihat Edo yang tak memakai baju dan hanya menggunakan kolor spiderman keluar dari Kamar. 


"Yuk,ke rumah pak Rt"tarik Raina tak sabar. 


"Jangan nempel-nempel sama abang.. Sama aku aja"tarik Rayyan membelit pinggang Raina dengan manjanya.


"Iya sayangnya aku"sahut Raina mengecup bibir suaminya.Tanpa memperdulikan tatapan melongo abangnya yang iri. 


Gleg 


Edo langsung menggelengkan kepala menyadarkan dirinya sendiri.


"Dek,minta yang lain aja ya.. ya.. abang malu dek"rengek Edo sebelum turun.Membayangkan ada sosok gadis yang ia cinta melihat tingkahnya seperti ini,ya Tuhan mau ditaruh dimana muka tampannya ini pikir Edo. 


"Yakk…"teriak Emak,sampai Air yang duduk disebelah bapak terjengkit kaget.Hitung sudah berapa kali Air kaget dalam sehari ini tinggal di rumah Raina.


"Bang kamu apa-apaan pakai kaya gini,gak malu sama calon istri kamu?tanya emak yang duduk berdampingan dengan Amel.Amel bahkan merona malu melihat penampilan Edo,ia tau akan terjadi karna permintaan Raina tadi.Tapi pas berhadapan seperti ini kenapa dirinya malah blingsatan seperti ini. 


"Kuatkan iminmu Mel"batin Amel.Sungguh calon suaminya ini benar-benar Seksi.


"Anak emak nih yang minta,coba tanya tuh sama pasutri sengklek ngapain nyuruh aku pake kolor doang gini"ucap Edo cemberut. 


"Adek mau mangga di rumah pak RT mak,kangen dulu abang kan sering ikut panjat pinang kan pakai kolor aja.. Jadi adek nyuruh abang aja petik mangga"cengir Raina. 


Emak menggelengkan kepalanya.


"Udah ayo abang"ajak Raina.


"Yaudah sana Do,ntar ngambek lagi dia"ucap Bapak.Karna memang Raina akan manja jika bersama Edo dan seperti itulah dia dari dulu.


Edo mendesah pasrah,ia janji setelah ini takkan lagi keluar dari rumah.Ia malu setengah mati jika ada tetangganya yang melihat dirinya memakai kolor spiderman seperti ini berjalan ke Rumah pak RT pula.Seperti tersangka pasangan mesum yang habis di grebek.


🌸


🌸


🌸


Bak iring-iringan Edo berjalan dengan Raina yang dibelit Rayyan berjalan sambil berpelukan.Sedangkan Amel bergandengan dengan bocah cilik adik tiri adik iparnya.Untung sepanjang jalan tadi tak ada tetangganya yang berkeliaran diluar rumah. 


"Assalamualaikum"teriak Raina "Assalamualaikum Pak RT"salam Raina lagi karna tak ada yang menjawab.


"Gak ada orang dek,mungkin pada keluar"ucap Bang Edo mendesah lega karna ia sepanjang jalan merapal agar permintaan adiknya ini bisa dibatalkan.


"Ck.. abang ih,biarpun gak ada orang.Abang tetep aku suruh ambilin mangga.Ntar aku izin lewat telfon ke pak RT"ucap Raina.Ia ingin sekali memakan mangga yang tengah menggantung itu.


"Assalamualaikum"lagi suara nyaring Raina mengucap salam.Rayyan juga ikut mengucap salam.


"Waalaikumsalam"sahutan dari dalam rumah membuat tubuh Edo melemas.


"Lho mbak Rain,tumben main kesini"ucap pak RT membuka gerbang rumahnya."Lah ada mas Edo juga,gak kerja mas?"tanya pak RT lagi menatap Edo dengan tatapan aneh.Biasanya jika bertemu Edo,lelaki itu memakai penampilan yang rapi tapi tidak untuk sekarang.Bahkan lelaki itu memakai kolor saja membuat pak RT ingin tertawa.


Raina tersenyum dengan Rayyan yang masih lemes mengendus-ngendus kepalanya sedari pergi tadi.Entah kenapa tingkah suaminya juga seperti seekor anjing,suka mengendus. 


"Rombongan ya mbak Rain.Mari masuk"lanjut pak RT mempersilahkan masuk.Ia juga melihat calon istri Edo,karna kabar pernikahan Edo dan Amel juga sudah tersebar di komplek perumahan ini.Siapa lagi tersangka penyebar berita jika bukan Emak.Kata emak kan berita baik jangan ditutup-tutupi. 


Kembali lagi ke mereka. 


Raina dan yang lainnya pun masuk. 


"Gini pak RT,saya lagi pengen banget makan mangga.Tapi maunya mangga punya pak RT yang itu"tunjuk Raina pada mangga yang paling besar menggantung di atas gerbang. 


"Aduh kan itu inceran saya mbak Rain"batin pak RT mendesah.Ingin menolak tapi melihat rombongan yang segini banyaknya ia tak tega.


"Mbak Rain ngidam ya?"tanya Pak RT yang mulai mengerti situasinya. 


Raina mengrenyit bingung,suaminya bahkan juga menatap Raina.


"Saya ngidam?"tunjuknya pada diri sendiri."Emang saya hamil apa,pak RT ini bisa aja"lanjut Raina terkekeh.


"Iya dear,kamu ngidam ya?"tanya Ray juga menatap istrinya.


"Gak ada"sahut Raina "Aku kan baru selesai mens kemarin"lanjutnya berbisik pada Rayyan.Tapi mensnya kali ini aneh karna hanya bercak sedikit lalu tak lagi keluar sampai sekarang. 


Rayyan mengangguk menyetujui,karna waktu itu ia tengah ikut melihat bercak saat keduanya ingin berolahraga yang membuat Rayyan harus mandi air dingin di malam hari untuk meredam sesuatu yang bergejolak ditubuhnya.


"Kirain kan mbak,siapa tau sudah isi"ucap Pak RT mengulur waktu.Tak taukah ada seseorang yang kedinginan plus malu karna tak memakai baju. "Sok ambil aja mbak,itu ada tangga disana pakai aja buat naik ke pohon"lanjut pak RT akhirnya meizinkan.


"Makasih ya pak"sahut Raina senang,bahkan binar bahagia terpancar dimatanya.


"Bahagia ya dear?"tanya Rayyan.


"Iya,apalagi jadi istri kamu.. Aku bahagia banget"sahut Raina nyleneh membuat pipi Rayyan merona. 


"Gombal" 


"Gapapa,yang digombalin kan kamu"sahut Raina lagi lalu berjalan mengikuti yang lain ke arah pohon mangga. 


🌸


🌸


🌸


Raina menolak tangga yang disuruh pak RT untuk dipakai,ia ingin melihat bang Edo memanjat pohon mangga itu. 


Rain mengeluarkan ponselnya,mearahkan pada sang abang yang mencoba naik dengan terus cemberut. 


"Bee,jangan terlalu mehayati.Ntar mirip sama onyet"cletuk Amel.


Edo menoleh dengan wajah yang masih cemberut,Sungguh Amel tak tahan melihat wajah tersiksa calon suaminya yang dikerjai habis-habisan oleh calon adik iparnya.Tapi ia bisa apa,hanya bisa menonton sambil mengulum bibir menahan tertawa.


"Senyum bang,ini live di instagram nih"teriak Raina lagi membuat Edo membelalakkan matanya.


"Jangan gila dek,matiin"teriak Edo kesal sendiri."Kalo bukan adek yang gue sayang udah gue kutuk lu jadi baskom"gerutu Edo sambil mencoba meraih mangga yang diinginkan Rain.


Tak peduli dengan kekesalan sang abang,ia terus memvideo sambil mengoceh.


"Hay guys,ini aku punya penampakan siluman monyet.Kadang kan siluman monyet banyak bulunya ya,kalo ini beda guys..Siluman monyetnya gak banyak bulu plus gantengnya gak ketulungan.Please sebentar lagi kalian jangan menjerit klojotan ya liatnya."ucap Raina mrepet seperti knalpot motor "Tara.. ini dia"lanjut Raina mearahkan kameranya lagi pada sang abang yang mencoba meraih mangga.


"Ayo terus.. dikit lagi… iya...iya…"seakan menyemangati Raina terus berteriak melihat tangan abangnya yang mencoba menjangkau mangga.


"Iyaaa…. Akhirnya guys dapet juga tuh mangga"teriak girang Raina,lalu kameranya berpindah pada pak RT "Makasih ya pak RT,udah ngasih mangganya ke aku.. Tapi pak RT itu benerin dulu bajunya,ini live lho banyak yang liat..Sapa tau nemu jodoh di live instagram aku"celoteh Raija membuat pak RT membetulkan bajunya dan merapikan rambutnya.


(Kebetulan pak RT nya ini duda ditinggal mati istrinya dan belum punya anak guys,yang mau daftar langsung hubungi ke nomer ini 08123456789 😁)


"Gak kode-kode si mbak Rain"sahut pak RT,lalu menegakkan badan tersenyum di hadapan kamera. 


Raina terkekeh,ia melihat komen dari orang-orang yang melihat Edo dengan wajah tampan badan berotot naik pohon mangga.Bahkan ada yang meminta nomer ponsel Edo di komen live instagram.


..."Ya ampun kalo siluman monyetnya modelan itu mah aku juga mau" ...


..."Minta nomer wa siluman monyetnya kak" ...


..."Silumannya udah disegel,jangan pada jadi pelakor" komen salah satu akun,siapa lagi jika bukan Amel.Calon kakak iparnya sekaligus sahabatnya ini kan sefrekuensi....


"Ngapa lu ikutan komen si Mel"ucap Raina memandang kesal sang sahabat.


"Gue antisipasi pe'a.. Calon laki gue ini lu bikin dagelan"


"Biar sih masih calon juga,ntar kalo dia nikah sama lu gak bisa gue recokin lagi"ucap Raina lalu tertawa.


"Dek,udah kan.. abang turun ya"pinta Edo yang kesakitan karena digigit oleh semut merah. 


"Bentar dulu,hadap sini.. pose bang,senyum dikit"ucap Raina meintrupsi mematikan live instagramnya dan membuka aplikasi kamera. "Peluk pohonnya bang,biar kelihatan menghayati gitu lho"lanjutnya menyuruh Edo memeluk dahan pohon.


Ckrek 


Entah ini Edo goblok atau bloon mengikuti perintah adiknya,pasti alasannya hanya satu tak ingin Raina sedih.Sesayang itu si abang sama Raina.


"Oke,abang boleh turun"ucap Raina membuat Edo akhirnya turun.


"Mbak Rain romantis banget,suaminya glandotan terus gitu"cletuk pak RT yang sedari tadi sudah gatal ingin mengomentari lelaki yang bersandar terus di cerucuk leher Raina. 


"Bayi gede saya ini pak,emang gini manjah"sahut Raina.Jangan pikir ia malu,yang ada ia malah ingin menunjukkan kemesraanya dengan Rayyan didepan pak RT biar pak RT mupeng 🤣. 


"Dek,ayo pulang badan abang gatel banget ini"ucap Edo sambil menggaruk-garuk lengannya.


"Bentar bang Edo,saya ambilkan kresek"ucap Pak RT meambilkan kantong plastik untuk membuat mangga yang baru dipetik tadi.


Setelah semua selesai akhirnya mereka berpamitan untuk pulang.


"Makasih ya pak RT,,ntar kalo saya ngidam beneran boleh akn minta lagi mangga disini?"tanya Raina nglunjak.


"Boleh mbak,asal buahnya ada saya bolehin kok"sahut pak RT terkekeh "Mbak,nanti kalo ada yang nanyain saya di instagramnya mbak Rain,kasih tau kalo saya jomblo ya.. Barang kali jodoh"lanjut pak RT sambil menyisir rambutnya kebelakang.


"Siap pak"ucap Raina dengan tersenyum dan meancungkan jempol "Tunggu kabar aja ya pak… kalo gitu kami pamit Assalamualaikum"lanjutnya lalu mengajak semua untuk pulang. 


"Waalaikumsalam"sahut pak RT "Gak sia-sia ngasih mangga,dapet promosi cari jodoh"gumam pak RT tersenyum sambil menutup kembali gerbang rumahnya. 


🌸


🌸


🌸


"Hoek...hoek….hoek…"Seminggu berlalu setelah kejadian meminta mangga,seminggu itu juga Rayyan dan Edo sang calon manten berlomba muntah setiap pagi.Semenjak Rayyan terus muntah,emak menyarankan Raina dan Rayyan tinggal di rumah besar. Sedangkan Airlangga,bocah itu terpaksa ikut pulang sang ayah karna ayah akan bertolak ke New York lagi untuk pekerjaan dan ia harus ikut.


"Kalian ini kenapa sih?"tanya emak duduk di ruang makan bersama dengan Rain,Edo dan Rayyan.Sedangkan bapak masih berada di ruang kerja,di jam lima pagi ini.


"Edo juga gak tau,nih ketularan suaminya si sengklek" 


"Enak aja,emang suami aku punya penyakit menular"sahut kesal Raina saat suaminya dituduh. "Masih mual ya mas?"tanya Raina mengelus pipi sang suami.Rayyan mengangguk lemah. 


"Nyah maaf,apa mbak Rain hamil ya Nyah.Soalnya tetangga saya dulu hamil,tapi yang ngidam lakinya"cletuk bibi yang seminggu ini juga melihat kedua tuan mudanya terus muntah.


"Tapi ini Edo juga lho bi"sahut emak.Lalu otak emak dan Raina berpikiran sampai kesana dan langsung menatap Edo dengan tatapan tajam.


"Abang"kedua wanita beda usia itu berteriak padahal Edo ada disana sedang lemas karna terus muntah. 


"Brisik,abang mual ini dek" 


"Abang gak bikin bunting Amel kan bang?"tanya Raina langsung. 


"Astagfirullah,sah aja belum dek.. Bisa digorok bapak aku,kalo ketahuan nyicil duluan"sahut Edo tak terima.


"Lah kenapa abang muntah juga?"tanya Raina bingung "Eh,tapi aku juga gak lagi hamil lho kenapa kamu juga muntah sih mas?"tanyanya lagi melihat sang suami.


"Jangan...Jangan…"ucap Raina dan Edo berbarengan.Gantian Edo dan Raina yang bertanya-tanya.


"Emak hamil"ucapnya keduanya bersamaan memandang emak yang terdiam. 


"Hamil"timpal seseorang terkejut dengan mata berbinar.Bahkan binar mata itu terlihat jelas. 


...💜💜💜...


...°TBC°...


...💜💜...


...KOMEN...


...LIKE...


...VOTE...


...VOTE...


...VOTE...


...JANGAN LUPA YA 🤗🥰...