
Raina melajukan motornya dengan kecepatan sedang,motor dengan suara nyaring itu membelah jalanan ibukota yang lumayan padat karna ini hari minggu banyak orang bepergian.
"Kita mau kemana dear?"tanya Ray sedikit nyaring.
"Rahasia.. pokoknya aku yakin kamu suka"sahut Raina juga dengan nyaring.Tangan kiri Rain menggenggam tangan Rayyan,sebelah kanan tangan Ray mengelus punggung tangan Raina yang tengah menggenggam tangannya.
Rayyan memejamkan matanya menikmati angin yang menerpa wajahnya,berada didekat sang istri membuat Rayyan selalu mendapatkan kedamaian.
"Love you my Rain"teriak Rayyan,tak peduli ada yang mendengar teriakannya
Dibalik helmya Rain pun tersenyum,pipinya bersemu merah "Love you too Omte"sahut Raina juga dengan teriak.Menaikkan gas nya agar lebih cepat lagi,membuat Rayyan meeratkan pelukannya.
🌸
🌸
🌸
Satu jam lebih mereka mengendarai kuda besi itu sampai keluar dari ibukota,Rain mengemudikan motornya untuk masuk kedalam kampung yang berada di pinggiran kota.
Saat ia melewati satu jalan,terlihat ada hajatan disana.Seperti sedang ada acara pernikahan disana,Rain oun tersenyum dibalik helmnya,sedikit lebih cepat mengemudikan motornya.
Tak
Ia menstandarkan motornya dipinggir jalan tak jauh dari tempat acara pernikahan itu.Rayyan sang suami,bingung dan ia pun turun juga dari motor.
"Dear,kita ngapain kesini?"tanya Rayyan bingung.
"Udah ikut aja"sahut santai Raina lalu melepaskan helmnya.Sang suami pun melakukan sama yang istrinya lakukan,lalu memperbaiki penampilannya sebentar.
"Aku cantik gak?"tanya Rain.
"Selalu cantik"sahut Rayyan.
Raina pun langsung memeluk lengan sang suami dan berjalan masuk ke tempat acara.Dengan santainya Raina mengembangkan senyumnya dan bersalaman dengan beberapa orang tua yang dapat dipastikan adalah keluarga dari orang yang punya acara.
Setelah memasukkan amplop berisi uang ke tempatnya,keduanya itu terus masuk dan duduk disalah satu meja.
"Dear,ini siapa yang nikah? Kamu kenal? Temen kamu?"tanya beruntun Rayyan,melihat sang istri yang terus mengembangkan senyum bahkan meambil makanan yang berada diatas meja.
Belum sempat Rain menjawab,beberapa orang datang memberikan hidangan untuk dinikmati.
"Makan sayang rezeki"ucap Rain enteng.
Rayyan yang masih bingung itu tak sanggup untuk memakan makanan yang ada,otaknya masih berselancar mencari tau niat sang istri datang kesini.
🌸
🌸
🌸
Setelah makan dan istirahat sebentar,Rain pun bangkit diikuti oleh Rayyan.Ia berjalan menuju pelaminan untuk memberi selamat pada sepasang pengantin.
Tampak sepasang pengantin itu bingung melihat penampilan Rain dan Rayyan.
"Selamat menempuh hidup baru ya,semoga keluarga kalian selalu dilimpahi keberkahan.Aamiin"ucap Rain saat menyalami tangan sang pengantin wanita lalu ia berpindah ke pengantin laki-laki dan bersalaman kembali.Sepasang pengantin itu terlihat tersenyum tapi bingung juga melihat orang asing yang tiba-tiba hadir diacara mereka.
Rayyan yang masih bingung pun melakukan hal yang sama,hingga saat turun keduanya dihadang oleh beberapa wanita muda di sebelah panggung.
"Kak,mau tanya? Kakak,Kak Cecek MUA itu bukan?"tanya salah satu wanita berambut panjang dengan dandanan menor itu.
Raina menyeringai,Rayyan pun mengangguk.
"Ya Allah akhirnya ketemu sama idolaku.. Aku ngefans banget lho sama kakak,aku selalu ngikutin instastory kakak.Apalagi kalo kakak upload video transisi make up,aku suka banget kak.."ucap wanita itu antusias "Boleh minta foto gak?"pinta wanita itu yang ternyata dirinya adalah tukang rias di acara itu.Pantas dia langsung mengenali Cecek.
Rayyan mengangguk ragu,meskipun senyumnya mengembang.
"Aku yang fotoin"ucap Raina langsung.
Dengan tiga wanita mengapit Cecek ditengah Raina pun memfoto beberapa kali.Lalu menyerahkan ponsel wnaita itu kembali.
"Makasih ya kak..Kalo boleh tau bisa gak aku ikut class make up kakak?"tanya wanita itu.
"Oh bisa,kamu bisa hubungi nomor admin yang ada di instagram aku ya"sahut ramah Cecek.
Wanita itu dan kedua temannya juga melihat Raina yang tampak santai disebelah Cecek.
"Ini kak Raina,istri kak Cecek kan?"tanyanya lagi.
Rayyan tersenyum "iya ini istri saya,Raina"sahut Rayyan.
"Lebih cantik dari fotonya.. Ya ampun dapet double jackpot aku hari ini ketemu sama best couple"ucapnya histeris,tak tau saja dia jika banyak tamu yang menatap mereka dengan tatapan ingin tau.
Dan akhirnya Raina serta Cecek diajak kembali berfoto.Setelah beberapa saat basa basi karna banyak anak kecil dan ibu-ibu yang ingin ikut foto dikira Ray serta Raina itu artis,akhirnya Raina dan Cecek pamit untuk pergi.
"Buahahahhaha….hahaha…"Raina tertawa kencang setelah berada di sebelah motornya.
"Kamu kenapa sih dear? Dari tadi juga ditanya gak jawab"sahut Rayyan yang bingung sendiri.
"Aduh.. sakit perut aku haha...haha"ucap Raina kembali tertawa "Kamu tau gak sayang,aku tuh sama sekali gak kenal sama mereka"lanjut Raina dengan tertawa.
"Astaga dear,kamu bener-bener ya"sahut Rayyan tak habis pikir" Lah terus maksut kamu kesana ngapain?"tanya Rayyan lagi.
Raina menggeleng "Gak ada sih,iseng aja.. Sambil nyantai,capek nyetir dari tadi"sahut enteng Raina membuat Rayyan kembali tak habis pikir.
"Untung aja sih kamu terkenal,jadi ada yang ngenal kamu.. Gak malu-malu banget lah keluarnya tadi"ucap Raina lagi dengan memasang helmnya.
Rayyan pun juga memasang helmnya "Nekat kamu dear,kalo diusir orang gimana tadi?"tanya Rayyan yang sedikit kesal karna kelakuan Raina.
"Gak mungkin lah,mereka kan lagi bahagia.Lagian bukan kali pertama kok..Dulu juga pernah aku gini,sendiri lagi"sahut enteng Raina menghidupkan kembali motornya lalu keduanya pergi meninggalkan tempat acara pernikahan orang yang tak dikenal,tapi baru mereka tau nama mempelai adalah Bayu dan Intan.
🌸
🌸
🌸
Setelah melewati beberapa desa dipinggiran ibukota itu akhrinya motor Raina mulai masuk kedalam hutan,jalanan terjal berlumpur membuat motor terguncang kuat.Beberapa kali Rayyan mengeratkan peganggannya takut jatuh.
Melewati sungai kecil-kecil,Raina dengan pasti melajukan motornya.Hingga nampaklah sebuah danau yang sangat indah yang berada tak jauh dari hutan itu.
Raina mengembangkan senyumnya,akhirnya setelah sekian lama ia kembali kesini.
"Aku kembali"gumamnya.Melepas ranselnya dan turun dari motor.
Rayyan turun dari motor,matanya terpesona pada danau yang memiliki air biru yang sangat jernih dan dikelilingi oleh pepohonan hijau yang menjulang tinggi.
"Kamu suka?"tanya Raina menatap sang suami.
"Suka.. tapi buat apa kita kesini dear?"tanya balik Rayyan menatap sang istri.
Wajah yang tadinya tersenyum dengan indah tampak meredup.Lalu menghadap kedepan kembali menatap danau.
"Mama disini sayang.. Mama kembali"ucap Raina lirih menatap lurus dengan memejamkan mata.Air mata itu mengalir tanpa diminta membasahi pipinya. Mungkin bagi orang yang tak pernah merasakan,akan memikir Raina itu terlalu lebay.Tapi sungguh kehilangan buah hati yang tak kita tau sebelumnya tiba-tiba hilang begitu saja adalah pukulan terbesar bagi Raina setelah kehancurannya saat pemerkosaan dulu terjadi.
Rayyan yang mendengar ucapan sang istri langsung mendekat,mendekap tubuh kurus itu dari belakang.Merasakan sakit yang istrinya rasakan.
"Menangislah,menangislah jika itu bikin kamu lega"bisik Ray tepat disebelah telinga sang istri.Pertahanan Raina runtuh,gadis yang tak mudah menangis itu pun mengeluarkan kesesakan hatinya selama ini.Kegundahan hatinya saat sebelum menikah sampai sekarang akhirnya keluar,kehilangan dirinya begitu memukul hati Raina hingga sekarang ia takut untuk memiliki kembali.Sesuatu yang mustahil bagi Raina,karna ia takut tak bisa menjaga kembali dan kembali kehilangan.Ia takut.
Setelah sekian lama menangis,akhirnya Rain bisa mengendalikan kembali dirinya.
"Aku selalu ngerasa dia disini,pertama aku kesini saat aku ingat kalo baby hilang dari sini karna ulahku.Aku kalut sampai akhirnya aku kesini dan aku dapat ketenangan disini.Ini kali ketiga aku kesini dan sekarang aku kesini sama kamu"ucap Raina menjelaskan,Rayyan mengeratkan pelukannya dari belakang dan menyandarkan kepalanya pada bahu sang istri.
"Maaf,kalo kamu ngerasa aku egois.. Tapi aku takut kehilangan lagi,aku takut gak bisa jaga dia sayang"lanjut Raina mengelus tangan yang tengah memeluknya itu.
Mendengar kata maaf dari sang istri membuat Rayyan merasa bersalah,ia pun membalik tubuh istrinya.Menghapus air mata yang tersisa di pipi sang istri.
"Aku yang salah.. Maaf aku terlalu tergesa-gesa meminta lebih sama kamu.Memiliki kamu aja udah cukup buat aku,tapi Dear.. Aku yakin kamu akan bisa jaga dia,aku yakin kamu wanita kuat.Jangan nangis lagi hhmm…"sahut Rayyan lalu mencium sayang kening sang istri dan kembali keduanya berpelukan.
🌸
🌸
🌸
Rain dan Rayyan mendirikan tenda untuk keduanya di pinggir danau ini.Meskipun Rayyan was-was,tapi melihat sang istri yang tampak biasa saja Rayyan mencoba untuk berani.Semua sudah Raina siapkan,seperti kompor portable kecil,panci kecil,hingga beberapa cup mie,snack dan minuman bersoda.
Keduanya tengah duduk di tenda dengan pandangan menatap lurus pada danau.Keduanya tampak sibuk dengan pikirannya masing-masing.
Rayyan letakkan kepalanya pada paha sang istri,Raina membelai sayang kepala Rayyan.
"Kamu tau dear,anugerah terindah yang diberi Tuhan sama aku itu mempertemukan aku sama kamu"ucap Rayyan menatap wajah cantik yang tengah tersenyum menatapnya.
"Gitu ya"sahut Raina mencibir.
"Ck.. iyain kek,tersanjung kek.. biasa banget sih kamu dear"ucap Rayyan merajuk dengan memanyunkan bibirnya.
"Dih,gitu aja ngambek..Nih bibir panjang ntar kalo kamu cemberut terus"sahut Raina mencubit gemas bibir yang tengah mengerucut.
"Habis kamu tuh gak bisa diajak romantis tau"ucap Rayyan menelusupkan kepalanya pada perut sang istri laku beberapa kali menciumi perut rata sang istri membuat Raina tertawa geli.
"Sayang,geli"Raina tak menahan tawanya karna ulah sang suami.
"Biar aja,habis kamu gak romantis sih"sahut Rayyan masih menciumi perut Raina.Raina terus tertawa hingga ciuman itu terhenti membuatnya menunduk.
"Dear,gimana kalo kita olahraga?" tanya Rayyan dengan menaik turunkan alisnya
"Olahraga apaan?"tanya Raina mengrenyit.
"Olahraga enak"ucap Rayyan dengan tatapan m***m.
"Hih.. dasar m***m,itu terus yang ada di otak kamu.Heran aku,kok sekarang kamu m***m banget sih yank?"
"M***m apanya sih,ini tanda sayang sama istri tau.Lagian kita kan lagi honeymoon"ucap Rayyan duduk menghadap sang istri lalu menyingkirkan helaian rambut yang menutupi wajah cantik sang istri.
"Alesan kamu doang"sahut Raina.Dan benda kenyal itu pun kembali menempel pada bibir ranumnya,ciuman penuh cinta dari sang suami Rain terima dengan senang hati.Keduanya berciuman hingga perlahan Raina didorong oleh Rayyan untuk merebahkan tubuhnya di tenda.
Pandangan keduanya kembali bertemu.Rayyan mencium kening,lalu turun kedua mata Rain dan kembali turun ke pipi membuat Raina terus memejamkan matanya merasakan perlakuan lembut sang suami.Hingga ciuman itu sampai pada bibir,keduanya berperang lidah disana dengan tangan yang sudah tak dapat dikendalikan.
Sampai pada Rayyan menciumi,menjilat leher jenjang sang istri membuat lenguhan panjang itu kembali terdengar membuat hasrat Rayyan semakin naik.
"Ah…."desah Rain."Tutup sayang"lanjut Raina yang masih setengah sadar karna pintu tenda terbuka.Ia takut ada yang melihat meski mustahil.
Rayyan menutup pintu tenda dan meneruskan aksinya sekarang melucuti apapun yang dapat ia lucuti.Dan kembali adegan olahraga panas berpeluh keringat enak itupun terjadi.
...💜💜💜...
...°TBC°...
...💜💜...
...HAY SEMUA,CUMA MAU BILANG LAGI.. JANGAN LUPA KOMEN,VOTE DAN LIKE OMTE YA.....
...KOMEN KALIAN AKU TUNGGU BANGET....
...SALAM SAYANG AMMA NADA😍🥰...