
Kepulangan sang kekasih ke tempat Amel membuat Rayyan jingkrak-jingkrak di dalam Apartemen,mengingat lamarannya yang diterima oleh sang kekasih membuatnya bahagia.
Ia masuk kedalam kamar dan mengganti pakaiannya,setelah rapi ia meraih kunci mobil dan keluar dari Apartemen miliknya.
Mentari pagi yang sudah telingsir menampilkan cahaya orange yang sangat indah dilangit mengiringi perjalanan Ray.Ray terus mengembangkan senyumnya karna kekasihnya yang sudah mengingat dirinya serta lamarannya yang diterima oleh sang kekasih.Tak ingin menunggu semakin lama,ia ingin membagi kebahagiaan pada orang-orang yang ia sayang.
Tin Tin
Ia mengklakson agar satpam di rumah itu membukakan gerbang.
Ray turun dari mobilnya setelah memarkirkan mobil itu di halaman rumah mewah di depannya.Ia memencet bell rumah yang langsung dibukakan oleh sang pembantu pemilik rumah.
"Eh,Den Ray.. masuk Den"ucap bibi senang melihat kekasih putri sang majikan yang datang kerumah dengan binar bahagia.Biasanya Ray datang untuk melihat kondisi emak yang tiba-tiba drop teringat tentang Raina.
"Bi.. emak sama bapak ada?"tanya Ray.
"Ada Den,nyonya sama tuan di Ruang keluarga"
Rayyan mengangguk mengerti dan mengikuti bibi masuk kedalam.
"Assalamu'alaikum Bapak…Emak" salam Ray pada kedua orang tua kekasihnya lalu mencium punggung tangan kedua orang tua itu bergantian.
"Waalaikumsalam nak"sahut bersamaan emak dan bapak.
Emak tersenyum melihat raut wajah calon menantunya ini sudah bisa tersenyum,meski kabar keberadaan sang Putri belum juga ada titik terang.
"Ada apa nih kayaknya lagi seneng banget?"tanya Emak pada Cecek.
Cecek yang duduk dihadapan kedua orang tua kekasihnya itu tiba-tiba blushing,seketika ia teringat dengan sang kekasih.
"Ehem.., Gini Pak,Emak..Ray mau mengundang emak sama bapak makan malam bersama di Restoran Nusantara jam 7 malam"ucap Rayyan.
"Wah.. lagi ada acara apa ini?"tanya Emak.
"Syukuran kecil-kecilan mak.."sahut Rayyan "Gimana emak sama bapak mau datang kan? Acara gak akan dimulai kalo emak sama bapak gak dateng"lanjutnya berharap.
"Pasti.., pasti bapak sama emak akan datang"sahut bapak membuat senyum Rayyan semakin merekah.Ia pun berdiri.
"Lho mau kemana? Buru-buru amat"ucap Emak melihat Ray beranjak.
"Ada sesuatu yang perlu Rayyan urus mak.. "sahutnya.
Emak mengangguk mengerti.
"Kalo gitu Ray pamit ya mak pak"pamitnya mencium punggung tangan kedua orang tua kekasihnya kembali "Assalamu'alaikum"salamnya.
"Waalaikumsalam."sahut mereka bersamaan "Hati-hati nak"lanjut Emak.
Emak memandang nanar punggung laki-laki yang menjadi kekasih putrinya lalu menghembuskan nafas kasar.
"Kasian Ray ya Pak,sampai sekarang Rain belum ketemu.. Semoga Rain cepet ketemu dan bisa ngumpul lagi sama kita"
Bapak memeluk bahu emak dari samping,menyandarkan kepala sang kekasih hati dibahunya.
"Aamiin.. Jangan putus buat berdo'a sayang,bapak yakin Rain sekarang baik-baik aja"sahut Bapak.
Sedangkan Rayyan langsung menuju Restoran untuk melakukan reservasi untuk nanti malam.
🌸
🌸
🌸
Saat Raina tarik menarik dengan Rayyan tiba-tiba panggilan seseorang membuat tubuhnya menegang.Perlahan badannya menoleh mendengar panggilan seseorang itu padanya.
"Emak"lirih Raina dengan mata berkaca-kaca.
Emak dengan cepat merengkuh tubuh putrinya yang sudah dua Tahun menghilang,Putrinya yang dulu ia sakiti.Emak menangis memeluk Raina.
"Raina… putri Emak"ucap emak terus masih menangis.
Raina tampak terdiam tanpa membalas pelukan sang emak,ia masih terkejut dengan kedatangan emak dan bapak sekarang.
"Raina"panggil bapak dengan sayang mendekati dirinya lalu mengelus punggungnya.Raina mendongak,melihat lelaki paruh baya yang begitu dia cintai.Cinta pertamanya.
"Bapak"batinnya menangis.
"Emak rindu adek,maafin emak nak"ucap emak sambil menangis,badan emak bergetar menangis meluapkan emosinya.
Perlahan tangan Rain terulur untuk membalas pelukan sang Emak,mau bagaimanapun ia juga merindukan kedua orang tuanya.
"Emak..hiks...hiks.."tangis Raina pecah.
"He'em.. ini emak sayang,maafin emak.. maafin emak udah jahat sama adek"sahut emak.
Raina menggeleng "Rain gak ada hak buat marah terus-terusan sama emak,Rain udah maafin emak jauh sebelum emak minta maaf ke Rain.. Rain minta maaf juga belum bisa jadi anak yang membanggakan buat emak sama bapak"
Emak mererai pelukannya "Adek anak emak paling kuat,paling membanggakan emak.."sahut Emak menghapus air mata putrinya. "Adek kesayangan emak"lanjut emak mencium bertubi-tubi pipi putrinya lalu merengkuhnya kembali.
Ia tak menyangka bahwa malam ini akan kembali dipertemukan dengan sang Putri,emak melirik sang calon mantu.
"Makasih nak Ray.. makasih udah bawa Raina kembali"ucap emak berterima kasih.Rayyan hanya mengangguk sambil mengembangkan senyum.Sedangkan bapak sebenarnya ingin menanyakan semua yang terjadi pada sang putri,tapi melihat situasi sepertinya bukan waktu yang tepat.Bapak menunda semuanya.
Kedatangan para pelayan membuat suasana mengharu biru itu terhenti.Emak menghapus air matanya duduk disamping sang Putri dengan tangan yang masih merengkuh dibahu anaknya.
Bermacam-macam makanan tersaji dihadapan mereka.Mulai dari sate ayam,rendang,sate kambing,soto Lamongan,urapan,pecel lele,sambal goreng kentang,ayam goreng,bakwan jagung,tempe,tahu dan berbagai macam sambal.Ditambah lagi yang tak bisa ditinggal adalah krupuk.Segala macam minuman juga tak kalah banyaknya.
Emak melongo melihat sajian yang ada di meja.
"Ini mau ngapain banyak banget.. siapa yang ngabisin?"tanya emak.Tak tau saja emak kalau gadisnya yang memesan semua macam makanan itu.
Raina yang menjadi tersangka memesan pesanan itu tak lagi mendengar ucapan sang emak.Otaknya ngeblank jika melihat begitu banyak makanan dihadapannya.
Emak melirik pada anaknya yang menatap makanan bak mangsa yang akan di terkam.Emak beristigfar dalam hati takut kembali berbicara tanpa filter pada anaknya.
"Makan aja dear"ucap Rayyan yang menatap geli tingkah kekasihnya "Bapak,emak.. ayo makan juga"lanjutnya mempersilahkan pada emak dan bapak.
Mereka pun mulai makan tanpa banyak bicara,hanya suara sendok dan garpu yang saling beradu.
Entah terbuat dari apa perut sang kekasih,makanan segitu banyaknya ludes di perut kekasihnya yang rata itu.
"Masuk kemana semua makanan tadi"batin Cecek.
"Eeeggghhh…."tiba-tiba saja Rain bersendawa dengan nyaringnya langsung ia tutup dengan tangan mulut nakalnya itu "Ups.. keceplosan"ucapnya nyengir tanpa dosa.Rayyan hanya tersenyum,bahkan sebelumnay dia di kentuti oleh kekasihnya yang ajaib ini
"Heran gak ada jaim-jaimnya dihadapan pacar"batin emak menggerutu.
Emak dan bapak menggelengkan kepala,seberapa lama pun Raina berpisah,sifat ajaibnya akan tetap nempel ditubuhnya.
🌸
🌸
🌸
Rayyan yang mengobrol dengan bapak setelah makan meremat tangannya sendiri dibawah meja,ia gugup saat akan menjelaskan tujuan pertemuannya kali ini pada kedua orang tua sang kekasih.
"Bismillah"rapalnya dalam hati.
Bapak yang sedari tadi santai,sekarang mulai memasang wajah serius.
"Gini.. Rayyan tau,Ray bukan orang yang bergelimang harta atau Ray bukan lelaki baik.Tapi Ray tulus ingin menjadi lebih baik untuk memantaskan agar bisa bersanding dengan Rain,Rayyan begitu mencintai Rain.Dengan semua kekurangan dan kelebihan yang Rain punya Rayyan menerima semua.Izinkan Ray mempersunting Raina.Karna restu bapak dan emak begitu berarti untuk jalinan cinta kami" ucap Rayyan sungguh-sungguh.
Degh!
Dada Raina berdetak lebih cepat dan ia merasa ribuan kupu-kupu tengah berterbangan di perutnya mendengar lamaran sang kekasih dihadapan kedua orang tuanya.
Emak pun berkaca-kaca kembali,ia yang berkali-kali membayangkan calon mantunya melamar sang putri sekarang terwujud.
Tapi tidak dengan bapak,bapak masih memasang wajah serius dan menatap intens Rayyan lalu Raina.
"Bapak…"Belum selesainbapak berbicara si Raina malah memotong omongan bapak.
"Kalo bapak gak setuju.. Rain ngajak Omte kawin lari"lanjut Rain antisipasi.
Hedeh.. Rayyan tak habis pikir,si pacar malah nyeltuk seenak jidat.
"Bapak belum selesai bicara dek.. "sahut Bapak.
"Habis bapak lambat.. Kan adek deg degan jadinya"ucap Raina.
Bapak tersenyum menggelengkan kepala "Kebahagiaan bapak cuma pada keluarga.. Apalagi untuk anak-anak bapak,bapak mau yang terbaik untuk kalian."ucap bapak "Bapak akan merestui apapun yang membuat anak-anak bapak bahagia selagi semuanya wajar.Bapak merestui kalian.Berbahagialah Putri bapak"lanjut bapak membuat Rain langsung berpindah duduk disamping lelaki paruh baya itu dan memeluk cinta pertamanya.
"Cuma satu pinta bapak.. Bahagiakan Putri bapak nak Ray,jangan pernah buat dia sedih.Kalau kamu bosan jangan sakiti dia,kembalikan dia secara baik-baik pada kami"ucap bapak mewanti-wanti.
"Rayyan akan sekuat tenaga Ray membahagiakan dan takkan membuat Rain sedih pak.. Rayyan begitu mencintai Rain sepenuh hati"sahutnya.
Emak berkali-kali menghapus air matanya terharu menyaksikan semua ini.Raina mererai pelukan dan pindah memeluk emak.
"Rain bahagia mak"bisiknya pada emak.
"Iya sayang.. adek bahagia selalu ya nak.Emak bahagia kalo adek bahagia"sahut emak meelus punggung putrinya sayang.
🌸
🌸
🌸
Setelah acara lamaran tadi mereka pun memutuskan untuk pulang,meski diiringi perdebatan antara emak dan Raina.
"Pulang ke rumah dek.. Emak kangen"pinta emak.
Rain menggeleng "Besok ya mak.. Kasian Amel kalo tiba-tiba Rain pulang"sahut Raina
"Udahlah mak,toh kita tau Raina di rumah Amel.. Gak usah sedih gitu"timpal bapak menenangkan emak dengan memeluk bahu sang istri.
Emak hanya mengangguk pasrah "Tapi janji ya kamu besok harus pulang"ucap Emak.
Raina tersenyum lalu mengangguk "Iya janji Emak Jenab"sahut Raina.
"Masih inget kamu nama emak"ucap emak terkekeh.
"Dih.. emang ada anak yang gak tau nama emaknya?"
"Ada kok"
"Mana?"
"Dimana-mana hatiku senang"sahut emak nglantur.
"Dih emak gaje"cebik Raina lalu tertawa.
Sedangkan Rayyan sekarang tau,dari mana sifat absurd kekasihnya yang naik pangkat sekarang menjadi calon istri.
"Calon istri"batin Rayyan.Hanya dengan menyebutkan sang kekasih sekarang menjadi calon istri saja membuat perut Rayyan seakan di gelitik.Rayyan benar-benar dibuat tergila-gila pada gadis yang mencap dirinya sebagai calon imam di awal pertemuan.
"Yaudah Rain duluan ya mak,bapak..Takut Amel ngomel kalo Rain pulang malem banget"ucap Rain berpamitan lalu mencium penggung kedua orang tuanya,diikuti oleh Rayyan.
"Hati-hati.. Janji besok pulang ya"Emak kembali meingatkan. "Nak Ray,hati-hati jalanin mobilnya ya.. Jangan ngebut bawa calon bini"lanjut emak meingatkan Rayyan.
"Iya mak"sahut Ray sambil tersenyum.
🌸
🌸
🌸
Disepanjang perjalanan,tak henti-hentinya Rayyan terus melirik pada sang kekasih yang tengah bahagia disebelahnya.Sesekali ia mencium punggung tangan sang kekasih.Raut wajah bahagia Rain benar-benar kekuatan untuknya.Rayyan berjanji pada dirinya sendiri akan membuat Rain terus bahagia apapun yabg terjadi.
Sesampainya di depan rumah Amel,Rayyan membukakan pintu untuk sang kekasih.
"Udah malam.. masuklah"ucap Rayyan.
"Yaudah aku masuk ya.. dadah"sahut Raina lalu Rayyan mengangguk.
Raina tersenyum.
"Kenapa gak cepet masuk… sana masuklah"ucap Rayyan lagi.
"Gimana aku mau masuk kalo tangan aku masih Omte pegang"sahut Rain dengan senyum mengembang.
Rayyan langsung memeluk tubuh mungil Raina. "Kenapa harus cepet banget sih malam.. Kan aku belum mau pisah"rengek Rayyan bak anak kecil.
"Ish.. besok kan ketemu lagi,bukannya omte jemput aku besok pagi?"sahut Raina memastikan.
"Iya.. tapi aku gak mau pisah sama kamu gimana dong"rengeknya dengan meeratkan pelukannya.
"Udah.. udah malem gak enak diliatin tetangga"sahut Rain membuat Rayyan terpaksa melepaskan pelukannya dengan wajah cemberut.
Rain clingukan melihat kanan kiri,saat terlihat aman terkendali.
Cup
Dia mencium pipi kanan Rayyan "Cepet pulang.."ucapnya langsung lari masuk kedalam.
Rayyan terdiam bak patung,lalu meraba pipi kanannya yang masih terasa bayangan bibir kenyal sang kekasih mengecupnya tadi.Seketika pipinya kembali merona.
Ia menutup mulutnya lalu berbalik menghadap mobil dan berloncat-loncat kecil dengan tersipu malu.Badannya terasa kembali seperti agar-agar.
"Ah… Gadis tomboyku yang menggoda"batin Rayyan berteriak.Ia pun masuk kedalam mobil dan melajukan mobilnya kembali ke Apartemen.
...°TBC°...
...💜💜💜💜...
...💜💜💜💜💜💜...
...💜💜💜💜...
...Ritualnya sahabat jangan lupa ya.Kasih love,like dan komen ya sahabat.Sangat-sangat ku nanti gengs komen kalian 🤗...
...Apalagi kalo sahabat mau kasih hadiah buat amma,paling gak bunga mawar lah biar Amma makin semangat nulisnya 🥰😘...
...Salam sayang Amma,Omte dan Raina 🥰🤗...