
"Yak"teriak Rayyan
"Mas"teriak Raina
Bruk
Brak
Swiinngg….
Bak slow motion Rayyan terbang diudara dengan raut wajah tegangnya dan..
Byurr.. 💦💦💦
Rayyan sang pembalap amatir kita nyungsep pemirsah.
"Mas gapapa?"tanya Raina khawatir langsung lompat dari sepeda yang ia pakai dan berlari menghampiri sang suami yang nyungsep didalam selokan.
"Ah.. to-tolong dear"sahut Rayyan tergagap meulurkan tangan.
"Tuan gapapa,mari saya bantu"ucap Kirman yang menghampiri tergopoh.Terkejut dengan kejadian yang barusan terjadi,seakan ia tengah menonton sirkus.
"Syukurlah kalo gapapa,aku kira mas luka."ucap Raina meulurkan tangannya dan Kirman untuk membantu Rayyan berdiri.Badan Rayyan sudah dipenuhi lumpur berwarna hitam dengan bau yang lumayan gurih-gurih nyoy.
Untung saja Raina memakaikan Rayyan dekker untuk melindungi lutut dan siku Ray.Tapi sayang dekker itu tak bisa melindungi suaminya dari air selokan😂.
"Aduh dear sakit"rengek Rayyan berjalan tertatih.
"Jangan lembek,jatuh gitu doang mah gak sakit.Aku aja jatuh disungai langsung berdiri sendiri" ucap Raina "Makanya tadi aku bilang turunin gasnya itu nurut,jangan malah di gas terus rem dadak.Kan nyungsep"omel Raina lagi.
"Iya kamu kan anggota avengers"sahut Rayyan sewot
"Nah tu tau,punya bini hulk seharusnya kamu kuat juga dong gimana sih"Raina malah mengomel karna suaminya jatuh ke selokan saja sudah merengek bagai bayi.
Kirman menuntun motor trail yang dipakai untuk latihan tadi,yang aneh juga nona mudanya.Mengajari orang latihan motor langsung disuruh belajar motor berkopling,kan gitu jadinya nyungsep pikir Kirman geleng kepala pada nona mudanya.
Ketiganya berjalan kembali ke rumah dengan Raina menggandeng sang suami,meski bau dan berlumpur ia tetap tanpa jijik merangkul sang suami untuk kembali.
"Ya Allah.. mantuku kenapa"histeris emak saat melihat anak dan mantunya berjalan masuk kerumah dengan baju penuh lumpur.Emak pun mendekati keduanya dan langsung menutup hidung.
"Kalian bau banget,habis main lumpur dimana?"tanya Emak.
"Mas nyungsep di selokan depan mak"sahut enteng Raina.
Emak langsung melipat bibirnya,ingin tertawa tapi kasian.Baju Rayyan serta celana sudah berlumuran lumpur bau itu.
"Stop… stop… Kalian mau kemana berhenti"teriak Emak melihat anak dan menantunya akan masuk ke dalam rumah.
Raina dan Rayyan menoleh "Mau masuklah mak,mau bersihin badan"
"Bersihin dulu pakai air keran itu aja"tunjuk emak pada selang panjang untuk menyiram tanaman "Jangan masuk"lanjut emak mencegah keduanya lalu meninggalkan sepasang suami istri itu untuk masuk.
🌸
🌸
🌸
"Eh,Rain Omte lagi pada ngapain sih kayak bocah aja... ngapain main semprot-semprotan gitu"ucap Amel tak habis pikir,ia yang baru saja datang disambut oleh tingkah konyol sepasang suami istri yang tengah saling semprot itu.
"Brisik calon manten"sahut sewot Raina.Tapi ia menyeringai menatap Amel.
Ia menghampiri Amel.
"Eh Rain,lu mau ngapain.. eh Raina"teriak Amel yang mundur-mundur sampai terbentur pintu mobilnya.
"Aaaa….Raina"teriak Amel saat Raina memeluknya dengan tubuh basah dan malah menyemprot Amel.
"Rain gue basah pe'a"ucap Amel histeris.Ia kan mau pergi ke tempat desainer kebaya dengan calon suaminya dan apa yang dilakukan sahabatnya ini membuat baju bermerknya basah.
"Biarin.. mandi lagi"sahut enteng Raina masih dengan bermain air.
Amel yang tak trima langsung merampas selang yang dibawa Rayyan dan menyemprotkan nya pada Raina,alhasil kedua sahabat itu saling semprot sampai basah kuyup.Tertawa bersama melihat kelakuan mereka sendiri.
Rayyan hanya menggelengkan kepala sambil membersihkan badanya yang masih terdapat lumpur bau.
🌸
🌸
🌸
Air yang baru bangun tidur,ia bingung mencari kakaknya yang tak berada di sebelahnya.Padahal tadi saat ia akan tidur kakaknya tengah memeluknya tidur didepan ruang TV.
Saat mendengar suara teriak-teriak dari depan ia pun menghampiri dengan mengucek matanya.
Matanya tak berkedip melihat Rayyan dan Rain serta wanita yang baru ia lihat tengah tertawa bersama asik bermain air.
Jika ia berada di rumah dan melakukan hal serupa,sudah dapat dipastikan Ayah akan murka padanya.Airlangga si bocah kecil berumur tujuh tahun itu memikirkan sejauh itu untuk melakukan segala tindakannya.
"Aku ingin seperti kakak"gumamnya.
"Air.. sini"teriak Rain membuyarkan lamunan bocah cilik itu.Bahkan Air kembali menutup kedua telinganya.
"Kak Rain kenapa selalu menyeramkan"gumam bocah cilik itu,terkejut mendengar kembali teriakan Raina.
"Udah bangun.. mau main air sama kakak?"tawar Raina pada Air.
Air menggeleng "Gak,ayah pasti marah kalau liat Air mainan air kayak kakak"
Raina menghembuskan nafas kasar,bocah dihadapannya ini terlalu takut untuk melakukan segala hal.Bukannya bocah normal seumuran Air seharusnya masih sibuk bermain tanpa memikirkan apapun.Kenapa bocah ini tidak bisa seperti itu,bahkan dirinya yang sudah berumur masih bisa melakukan hal konyol pikir Raina.
"Perlu dikasih wejangan ini bocah"batin Raina.
"Gapapa,ayah gak disini.. Kalau ayah marahin kamu,bilang ke kakak.. Bakal kakak marahin balik ayah"ucap Raina membuat senyum terbit di wajah datar Air.
"Sungguh?"tanya antusias Air.
"Tentu"sahut Raina dengan senyum mengembang.Ia meulurkan tangan pada bocah itu dan mengajaknya berlari menghampiri Rayyan dan Amel.Keempat manusia itu akhirnya asik bermain air.
🌸
🌸
🌸
Setelah selesai main air,emak mengajak semuanya untuk makan.Raina tampak berjalan bersama dengan Rayyan dan menggendong Air.
"Kaki kamu udah mendingan nak?"tanya emak.
"Udah mak,tadi dipijit sama Rain"sahut Rayyan memaksa senyumnya.
Rayyan tersenyum canggung dan Rain hanya acuh di anggap menyakiti.Yang benar saja ia malah meobati suaminya tadi,jika tidak ia pijit kakinya yang terkilir tadi mungkin sampai sekarang Rayyan berjalan pincang.
...Flashback ...
Rayyan yang sudah mengganti bajunya setelah mandi, berjalan pincang menuju ranjang dengan sesekali meringis sakit.
"Kamu kenapa mas?"tanya Raina yang tengah duduk di Sofa dengan Air yang tengah penasaran melihat berbagai macam mainan laki-laki dikamar milik Rain.Bahkan di kamar mewahnya Air tak memiliki mainan seperti ini,ia hanya memiliki beberapa mobil-mobilan.Ia disibukkan oleh belajar dan terus belajar,ayah selalu berkata jika dirinya kelak harus membantu Rayyan dan ayah suatu saat nanti.Maka dari itu bertekat takkan menyusahkan ayah atau merengek seperti anak kecil yang manja pada ayah.
"Kayaknya kakiku terkilir deh dear,sakit banget"sahut Rayyan
"Sini coba aku liat"sahut Raina.Berjalan menghampiri sang suami duduk dihadapannya dan menarik kaki Ray untuk ia letakkan di paha,memang terlihat jika pergelangan kaki Ray terkilir.Raina pun beranjak untuk meambil kompres.
"Kita kompres dulu habis itu aku pijit"ucap Raina kembali duduk meangkat kakinya.
Nyess…
Kompresan es yang Raina tempelkan itu langsung membuat kaki Rayyan yang tampak kencang itu pun mengendur tidak setegang sebelumnya.
"Enak?"tanya Rain
"Hhmmm.. enak"sahut Rayyan tersenyum.
"Aku tarik ya"ucap Raina mulai memijit pelan kaki Rayyan.
"Jangan dear,kakiku kalo patah gimana coba"Ray langsung dengan mode takut.Wajahnya tampak ketakutan melihat Rain yang sudah memposisikan kakinya untuk dipijit.
"Udah tenang"ucap Raina.
Prokkk
Prakkk
"Wwaaaaaaaakkk……"teriak Rayyan langsung menggema diseluruh kamar karna Raina yang tiba-tiba memijat kakinya.Air pun langsung melompat dari sofa menghampiri suara kakaknya yang memekakan telinganya sampai berdengung.
"Kak Ray kenapa?"tanya Air khawatir dengan mata melotot terkejut.
Rayyan terus merintih beda dengan Rain yang santai saja melihat dengan kaki Rayyan yang masih berada digenggamannya.
"Kak Rain apain kak Ray?"tanya Air "Kak Rain jangan sakitin kak Ray"lanjutnya dengan mata berkaca-kaca.
"Eh..eh.. kakak tuh mengobati kak Ray Air.. Air gak usah nangis"ucap Raina melihat Air sudah mulai menangis.
"Masih sakit mas?"tanya Raina.
Rayyan pun menggerak-gerakkan kakinya sudah tak sesakit tadi.Bahkan ini sudah lumayan lebih enak dari pada tadi.
"Eh.. Eh...Kok gak sakit lagi,kamu bisa mijit dear?"tanya Rayyan sambil tersenyum,karna kakinya benar-benar sekarang sudah tak sakit lagi.Ia pun berdiri menggendong Air yang tengah menangis.
"Dulu kan aku sering ngetrip,ya sering terkilir kayak gitu.. Sering bantuin temen juga yang terkilir jadi tau caranya"ucap enteng Rain "Sekarang udah enakan kan?"tanyanya lagi.
Rayyan mengangguk tersenyum "Udah.. makasih dear"sahut Rayyan mencium kening Raina.
"Ish.. ada bocah juga"sewot Raina yang melihat Air tengah melihat keduanya didalam gendongan Rayyan.
Rayyan malah cengengesan "Air mau juga kakak cium,sini kakak cium kamu juga"ucap Rayyan memanyunkan bibirnya pada Air.
"Stop.. aku bukan baby kak"cegah Air bahkan menutup bibir Rayyan.Membuat Raina dan Ray tertawa.
"Kalo gitu kak Rain aja yang cium"ucap Raina memonyongkan bibirnya juga."Uummmmm…."
"Gak mau.. gak mau"sahut histeris Air langsung bersembunyi di cerucuk leher Rayyan.
...Flashback Off....
Air yang bercerita kronologi Raina memijit Rayyan itu pun mengundang gelak tawa semua orang,apalagi dengan wajah yang jarang senyum dan tampak serius itu.Bagaikan saksi yang tengah diintrogasi polisi.Disana sudsh berkumpul bapak,emak dan bibi yang mendengar dari arah dapur yang tak jauh dari mereka duduk.
Mereka semua yang mendengar cerita Air tengah membayangkan wajah tegang Rayyan saat Raina memijit kakinya.
"Untung Air tadi gak liat pas kamu jatuh mas,bisa pingsan kali dia ya"cletuk Raina disebelah Ray lalu terkekeh bersama melihat Air yang sibuk berpidato."Mak,pengen makan rujak"ucap Raina bergelayut di lengan emak.
"Kamu belum makan lho dek,makan dulu.. Ayo semua makan"sahut Emak "Amel mana?"tanya emak lagi.
"Tadi dikamar abang,emang belum turun ya"ucap Raina "Abang belum pulang mak?"tanya Rain lagi pada emak.
"Udah,barusan juga pulang"sahut emak
"Jangan-jangan.."teriaknya bersamaan dengan emak.
Jeng… jeng… jeng…
"Edo"
"Abang"teriak mereka bersamaaan.Raina langsung berlari ke kamar atas membuat Rayyan melotot melihat kembali sang istrinyang berubah menjadi siluman kancil.Bahkan Air kembali menutup telinganya saat emak dan Raina berteriak tadi.
"Kenapa semua orang disini suka teriak kak?"tanya Air
"Karna semua orang disini penyanyi rock"sahut sekenanya oleh Rayyan.
Brak
"Kalian"ucap Rain dengan mata melotot sampai menutup mulutnya dengan telapak tangan.
...💜💜...
...Jeng....Jeng....Jeng......
...Apa bang Edo dan Amel mencicil membuat keponakan untuk Raina😁...
...Kita tunggu kelanjutannya ya gengs 😘...
...💜💜💜...
...°TBC°...
...💜💜...
...KOMEN...
...LIKE...
...VOTE...
...VOTE...
...VOTE...
...JANGAN LUPA YA 🤗🥰...
...SALAM SAYANG AMMA NADA 😍...