You (ILY Omte)

You (ILY Omte)
Honeymoon



"Ah…."desahan terakhir keduanya pada jam lima pagi itu menjadi akhir kegiatan panas yang menguras tenaga keduanya.Bahkan Rain dan Rayyan tidur tanpa menggunakan sehelai benang,hanya selimut hotel tebal yang menutupi tubuh manusia yang tengah berpelukan itu. 


...💜💜💜...


Deringan ponsel membuat sepasang suami istri yang tengah terlelap dengan berpelukan itu mulai terusik,karna deringan ponsel ini sedari tadi terus terdengar. 


"Eugh…"lenguh Raina saat meregangkan badannya. 


Matanya membulat sempurna saat melihat lelaki yang tengah memeluknya dengan wajah yang berada dihadapannya hanya beberapa centi itu.Raina bahkan harus menahan nafas karna keterkejutannya. 


Ia gelagapan saat mata yang tengah terlelap itu mulai bergerak akan terbuka.Dengan cepat Rain pura-pura tidur. 


Mengingat pergulatan panas antara dirinya dengan sang suami membuat wajah Raina yang pura-pura tertidur itu kian memanas. 


Cup 


Cup 


Beberapa kali benda kenyal itu menempel di bibir indahnya,membuat Raina semakin merona.


"Apa yang kamu mimpikan dear,sampai pipimu memerah seperti ini"monolog Ray tepat didepan wajah Raina,lelaki itu pun menoel-noel pipi merah sang istri. 


Ray,menyangga dagunya dengan tangan mengamati wajah cantik tanpa polesan apapun yang tengah terlelap.


"Eugh.."lenguh Rain lagi pura-pura bangun.Ia mengerjap kembali dan tatapannya bertemu dengan mata sang suami yang tengah menatapnya.


Cup 


"Morning kiss my Rain"ucap Ray yang sekarang lebih suka nyosor bak soang itu. 


"Jorok,belum juga gosok gigi akunya masih bau"sahut Raina mencoba membuat topik agar tak terlihat gugup dihadapan sang suami.Jujur Rain masih malu,apalagi mengingat kejadian tadi malam.Uh.. suaminya begitu gagah dan mempesona jika tak memakai sehelai benang.Eh.


Ya ampun kenapa dirinya menjadi mesum seperti ini pikiran Raina mulai konslet.


"Biarin,aku suka"sahut Rayyan dengan menelusupkan tangan kedalam selimut dan kembali membelit perut rata sang istri. 


"Em..euh.."lenguh Rain kembali saat sang suami kembali dengan aksinya didalam sana. 


"U-udah.. Ja-ah….."lenguhan panjang kembali keluar membuat Rain tak dapat berbicara.Sungguh sang suami ini benar-benar membuatnya kehilangan akal.


Kemana perginya lelaki lemah gemulai bak anak kucing dulu,sekarang ia berubah menjadi singa jantan yang siap menerkam mangsanya dimanapun dan kapanpun.


Adegan panas dan penuh lenguhan enak itu pun kembali terjadi dipagi yang tengah menyapa sepasang pengantin itu dengan cahaya yang sangat cerah itu.


🌸


🌸


🌸


Seminggu berlalu,Raina Putri Syahreza sekarang resmi dan sah dalam agama dan hukum menjadi istri Rayyan Sanjaya.Setelah mengalami hujatan di hari saat sepasang pengantin itu kembali dari hotel,sekarang Rain sudah kebal.


Wanita itu tengah menunggu kedatangan sang suami pulang dari studio make upnya.Ia tengah memasak makanan untuk sang suami sudah menjadi kewajibannya sehari-hari.


Greb 


"Sayang"teriak kecil Raina saat merasa tangan kokoh membelit tubuhnya dari belakang.Bahkan bau parfurm sang suami sangat menyengat di indra penciumannya. 


"Lagi masak apa dear" tanya Raina yang tengah sibuk itu. 


"Em… sayang lepas"sahut Raina tersengal karna sang suami tengah menggodanya bahkan ciuman sensual mendarat di leher jenjangnya. 


Rayyan terkikik geli "Abis bau kamu enak sih.. wangi,jadi pengen nyium terus"sahut Rayyan.


"Tapi ini dapur.. kalo yang lain liat gimana?"tanya Raina ketar ketir 


"Biarin.. istri aku juga yang aku cium"sahut Rayyan enteng. 


"Cih.. dasar benc*ng m***m"ucap Raina. 


"Ih.. biarin benc*ng gini bisa bikin kamu terbang ke nirwana,berpaluh keringat enak tiap hari" sahut vulgar Rayyan pas ditelinga Raina. 


Plak 


"M***m banget sih"ucap Raina sudah memerah karna malu mendengar ucapan vulgar sang suami. 


Rayyan yang tak ingin kembali mendapat gamparan dari sang istri langsung lari ke lantai dua kediaman Syahreza dengan tertawa. 


🌸


🌸


🌸


Malam harinya keluarga Syahreza tengah makan malam bersama,kehangatan begitu terasa saat semua berkumpul.Bapak menatap bahagia saat semua orang berkumpul,anak,menantu,cucu dan istri tercintanya berkumpul.


"Dek,mbak liat kalian belum honeymoon ya?"tanya Ines disela menyuapi putrinya. 


"Belum,Ray kan sibuk jadwal dia ngajar padet.. Lagian aku juga sering ke Resto,buat belajar manajemen.Gak kepikiran buat honeymoon"sahut enteng Rain fokus dengan sop iga yang tadi ia coba buat dan akhirnya hasilnya bombastis.Sangat enak. 


"Yah,kado mbak belum dipakai dong.. Kan mbak ngado nya biar kalian pakai pas honeymoon"ucap Ines dengan wajah kecewa. 


"Boro-boro.. Aku gak bukain sama sekali kado-kado di kamar.Karna aku tau isinya kebanyakan baju laknat bin haram disana.Cih.. aku tau akal-akalan kalian"sahut Raina mulai kepancing. 


Rayyan yang mendengar langsung terbatuk,entah apa yang dipikirkan lelaki lemah gemulai itu saat sang istri membicarakan baju laknat bin haram itu.Rain dengan cepat memberikan air mineral pada Ray lalu menepuk punggung sang suami pelan.


"Pelan dong minumnya,denger baju itu aja laga kesedakan..Padahal tiap pulang kerja bawain baju itu nyuruh aku pake"gerutu Raina yang masih didengar oleh yang lain.Bahkan Edo abangnya ikut-ikutan tersedak dan bapak ternganga mendengar gerutuan sang putri. 


Semua mata tertuju pada sepasang suami istri itu.Raina yang merasa diperhatikan langsung mendongak. 


"Kalian pada kenapa sih?"tanya Raina bingung menatap semua orang. 


"Lu yang kenapa? Lu tadi ngomong apa?"tanya Ines.


"Lah emang aku ngomong apa.. Perasaan ngomong dalam hati deh tadi"sahutnya lemah.


"Eh,kutilperawan yang gak perawan lagi.. Lu ngomong gak dalam hati,tapi kenceng sampai telinga Aira aja denger omongan lu"ucap Ines hampir saja melempar tahu pada wajah sok polos Raina.


"Masa iya..ya ampun,kalian jadi tau dong"teriak Raina akhirnya menyadari kebodohannya. "Sayang"teriaknya lagi malu memeluk langsung tubuh kekar sang suami disebelahnya.


Jangan lagi bagaimana malunya Rayyan saat ini,kalau saja bisa ia ingin hilang saat ini juga. 


Setelah acara makan malam yang penuh dengan tawa karna kepolosan Raina,semua keluarga bersantai di ruang keluarga sekalian membahas untuk pernikahan Edo dan Amel. 


"Rain,mbak udah booking hotel di Bali buat kalian hari minggu,jadi sebaiknya kalian siap-siap deh dari sekarang"ucap Mbak Ines entah kenapa ia yang antusias sekali.


"Gak ada,aku mau ngetrip hari minggu.. jadwal padet"sahut Raina sambil memainkan ponsel.


"Dek,kamu masih aja.. Udah nikah dek inget"Emak mengingatkan.


"Lagian kamu mau pergi sama siapa?"tanya emak mulai kesal.Sang menantu itu setuju-setuju saja dengan keinginnan istrinya. 


"Sama suamiku tercintah lah"sahut enteng Rain bahkan menyandarkan kepalanya pada bahu sang suami.Ray malah linglung,ia tak tau apa-apa ini,akan diajak kemana oleh sang istri dirinya pun tak tau.


"Lebay banget sih lu dek"cibir Edo


"Syirik yang belum kawin"sahut Raina.


"Daripada terbuang sia-sia,gimana kalo emak sama bapak aja yang ke Bali.Sekalian honeymoon ya pak"usul Emak membelit lengan bapak,langsung mendapat teriakan dari ketiga anaknya.Tak ingat umur. 


Bapak bahagia bila melihat istrinya bermanja dengannya,honeymoon lagi bukan ide yang buruk.Ia siap saja andai sang istri masih diberi kesempatan untuk memiliki bayi lagi.Bapak mulai berangan-angan. 


"Bapak setuju.. Baiklah sayang,kita akan berlibur"sahut bapak membelai pipi emak sayang. 


"Aku mencintaimu mas" ucap emak.


"Aku juga mencintaimu"sahut bapak dengan penuh cinta


Anak-anak dan para menantu dibuat tak berkedip melihat hal romantis emak dan bapak dihadapan mereka.Bahkan Bang Edo tersayat sembilu karna ia yang tak bisa bersama sang kekasih saat ini.Bagaikan jomblo,menyedihkan.


🌸


🌸


🌸


Hari yang ditunggu pun tiba,Rain sudah siap dengan ranselnya yang berisi beberapa potong baju serta sweater dan ransel yang dibawa oleh sang suami juga berisi baju ditambah dengan tenda untuk keduanya bermalam. 


Raina mengembangkan senyumnya,ia akan mewujudkan keinginannya saat resmi menjadi istri seorang Rayyan.Membawa Rayyan kedunianya. 


"Sayang,udah siap?"tanya Raina yang memasang sepatu bootnya.Rain menggunakan sweater warna navy dipadu dengan celana cargo panjang berwarna hitam.


"Iya,bentar"sahut Ray yang sudah siap juga dengan setelan yang sama dengan Rain tapi kombinasinya beda sweater berwarna hitam dan celananya berwarna navy.Semua sudah disiapkan dengan matang oleh Rain. 


Binar mata Raina begitu puas dengan apa yang dipakai oleh Rayyan,sesuai ekspetasinya.Ia menghampiri sang suami. 


"Kok ganteng sih.. jadi cinta,sini cium dulu"ucap Raina menangkup kedua pipi sang suami lalu mencium gemas wajah tampan Rayyan. 


Tak mau menyia-nyiakan Rayyan pun menahan tengkuk sang istri dengan tangan kiri memeluk pinggang sang istri agar tertempel padanya.Ciuman lembut sebelumnya berganti dengan ciuman panas penuh decapan,saling menukar saliva penuh hasrat.


"Huh...hah...huh...hah…"Rain melepas ciuman dengan ngos-ngosan,suaminya benar-benar terlalu bersemangat.


"Kamu tuh sekarang gak bisa ya kalo dicium malah bikin aku sesak nafas"omel Rain menggeplak kembali lengan sang istri.


"Abis candu sih sama ini,manis banget"sahut Rayyan membelai bibir sang istri. "Aku gak sabar nunggu mereka datang kesini dear"lanjut Ray mengelus perut rata sang istri.


Rain tersenyum hambar,Ray menyadari itu.Sang istri pergi meninggalkan sang suami untuk memasang ranselnya,tanpa membalas ucapan Ray seperti biasa. 


Ray melihat perubahan istrinya,mungkinkah ada ketakutan yang masih istrinya rasa.Karna kehilangan itu yang paling dalam bagi Raina. 


Sepasang suami istri itu turun dengan ransel masing-masing dibawa,dibawah sudah ditunggu Emak dan Bapak yang juga akan pergi ke Bali untuk honeymoon katanya. 


"Emak,Bapak Rain sama Ray berangkat ya"pamit Rain pada emak dan bapak.Mencium punggung tangan kedua orang tuanya. "Tempelin bapak terus mak,semakin tua semakin hot si bapak takut para sugar baby mendekat"goda Rain pada Emak.


"Kalo mau si bapak juga silahkan.. Emang bapak mau wanita lain selain emak?"sahut emak percaya diri.


"Mana bisa,bapak udah cinta mati sama emak"timpal bapak mengecup pipi snag istri.


"Nah kan liat"ucap emak.Membuat sepasang suami istri itu iri,bahkan Ray tak menyangka mertuanya ini begitu romantis.Ray teringat sang bunda,bundanya yang terlalu mencintai sang suami yang ternyata bejat.


"Jagain Rain ya nak,kalo bandel jewer aja"ucap Emak pada Rayyan yang disambut kekehan oleh Rayyan.


"Iya mak,Emak sama bapak hati-hati disana"ucap Rayyan lalu mencium punggung tangan kedua mertuanya itu juga sama seperti yang istrinya lakukan.


🌸


🌸


🌸


"Dear,kamu gapapa?"tanya Ray memegang bahu Rain karna Rain hanya diam saja sedari tadi,ia jadi tak enak hati.Keduanya tengah berada di garasi rumah untuk meambil motor. 


Klek


Rain berbalik pada sang suami membuka pengait helm,lalu memasangkan pada suaminya. 


"Maaf.. maafin aku diemin kamu"ucap Rain langsung memeluk sang suami.Ia sebenarnya tak ingin seperti ini.


"Kok kamu yang minta maaf.. Kamu gak ada salah"sahut Rayyan membalas pelukan sang istri.


"Aku belum siap,aku belum siap sayang"ucap Rain lemah yang dapat Ray tangkap.Ray langsung menegang,firasatnya benar.


Ray memusut punggung sang istri "Maafin aku,aku bikin mood kamu berubah.. Kita jalani aja,aku gak akan bahas itu lagi"sahut Rayyan dengan tersenyum di balik helm motocross yang masih dapat Rain lihat. 


"Makasih udah mau ngertiin aku"ucap Rain membalas senyuman sang suami. 


Meski hati Ray berdenyut sakit karna ia akan melepas angan memiliki bayi untuk sekarang,demi sang istri.Ia akan melakukan apapun demi sang istri asal istrinya bahagia dengannya,meski harus mengubur keinginannya. 


Keduanya pun naik ke motor trail milik Rain yang berwarna merah,karna motor trail pemberian Ray tak bisa digunakan untuk berboncengan jadi Rain memilih motor merahnya.Dengan helm senada mereka tampak serasi. 


Rain meletakkan ranselnya didepan,Ray duduk tenang dibelakang dengan memeluk perut ramoing sang istri dari belakang.


Bbrruummm


Bbrruummmmm


Bbbrruuuummmm


"Are you ready sayang?"tanya Rain.


"Ready"sahut Rayyan.Langsung Rain menaikkan gas,ia bahkan sedikit meangkat stir motornya untuk standing membuat Ray histeris langsung memeluk erat perut sang istri. 


"Aaaaaaaa..."teriak Rayyan histeris.


Honeymoon ala Raina pun dimulai saat motor trail itu keluar dari pekarangan rumah mewah keluarga Syahreza.


...💜💜💜...


...°TBC°...


...💜💜...


...HAY SEMUA,CUMA MAU BILANG LAGI.. JANGAN LUPA KOMEN,VOTE DAN LIKE OMTE YA.....


...KOMEN KALIAN AKU TUNGGU BANGET....


...SALAM SAYANG AMMA NADA😍🥰...