Wounds In Marriage

Wounds In Marriage
Fakta



Henry menatap adik ipar nya itu dengan tatapan yang tak biasa, dia seolah tidak percaya dengan apa yang baru sana di sampaikan oleh Morgan tentang siapa sebenarnya mereka, dia tidak mempercayai apa yang di dengar nya tadi.


Tapi kalau di ingat secara urut, semua apa yang di lakukan papa San pada nya itu memang sangat berbeda dengan apa yang di lakukan pada Daniel.


Mulai saat mereka masih kecil hingga dewasa, dia di harus kan mengalah pada Daniel yang ternyata bukan adik kandung nya.


Flashback on


"SAMUEL ANDERSON"


"Apa kakak tahu siapa dia sebenarnya?"


Henry memicingkan matanya saat mendapatkan pertanyaan seperti itu dari adik ipar nya, sebenarnya ada rahasia apa yang tersimpan rapi di masa lalu yang tidak dia ketahui.


"Dia adalah papa kandung kalian berdua"


"Apa" bentak nya yang langsung meraih Krah bahu yang di gunakan oleh Morgan, Henry tidak terima dengan apa yang di katakan oleh adik iparnya itu, dia tahu kalau saat ini mereka sedang perang di dingin tapi dia juga tidak aka Terima jika ada yang menghina atau membuat lelucon di sini.


"Jangan bicara omong kosong"


"Kak, tenang kan diri kakak dulu, biar Morgan jelaskan" bujuk Jessica pada kaka nya yang ingin menghajar suaminya.


"Apa kamu juga sudah mengetahui hal ini Jessica?" bentak Henry yang marah pada dua orang yang ada di depan nya.


"Maafkan aku kak, tapi aku baru mengetahui nya kemarin"


Bruk.


Henry mendorong Morgan yang kini terjatuh di lantai, yang langsung di bantu oleh Jessica, Henry berdiri membelakangi mereka sambil memasukkan kedua tangan nya.


"Jelaskan apa yang kamu ketahui"


Morgan pun menceritakan apa yang dia ketahui selama penyelidikan nya, sebenarnya dia tidak keluar dari instansi kepolisian, dia hanya menyamar untuk bisa masuk ke dalam perusahaan yang sejak dulu bersengketa tentang kepemilikan nya.


Bukan Alessandro yang mendirikan perusahaan itu, tapi pemilik yang sebenarnya adalah SAMUEL ANDERSON yang tak lain adalah papa dari Henry dan juga Jessica, dia dulu adalah orang kepercayaan tuan Samuel yang ternyata menikam nya dari belakang.


Dia mencintai Amelia Roberto, istri dari atasan nya itu, dia pun merencanakan pembunuhan itu bersama dengan anggota keluarga Leneva yang kemudian juga dia tipu mengenai pembagian hasil, yang semula di bagi dua sama rata, tapi Leneva hanya mendapatkan dua puluh lima persen saja, dan itu yang menjadi awal permusuhan dia antara mereka.


Bukan seperti yang selama ini di katakan oleh papa San mengenai permusuhan para nenek moyang mereka, karena pada dasar nya dia kah yang menyebabkan semua itu.


Dia juga menulis sebuah surat wasiat palsu yang meminta agar Melly mau menikah dengan nya atas permintaan dari samuel dan seluruh harta kekayaan nya jatuh pada nya.


Semua orang percaya dengan apa yang di lakukan oleh papa San mengingat dia adalah orang kepercayaan samuel saat itu, sampai di mana tepat nya lima belas tahun yang lalu papa dari Morgan melihat bertemu dengan seorang yang meninggal secara mendadak saat dia sedang bertugas di luar negeri sampai bertahun-tahun.


Samuel yang pun terjingkat kaget saat ada seseorang yang dia anggap sahabat nya itu ada di sana dan masih mengingat nya, mereka saling memeluk satu sama lain.


Sampai di suatu titik Paul menanyakan pada Samuel kenapa dia tidak kembali saja, tapi rupanya dia melihat kesalahpahaman di sana, apa lagi dia yang saat itu baru tersadar dari pingsan nya setelah satu bulan terombang ambing di atas lautan dengan luka tusukan yang sembuh dengan sendirinya, meski terendam air laut.


Dia di temukan oleh seorang nelayan yang sedang mencari ikan di pantai yang tidak jauh dari tempat nya bertemu dengan Paul saat ini, dia mengira kalau istrinya itu benar-benar mencintai asisten nya itu seperti yang dia lihat di siaran TV yang dia lihat.


Tanpa dia tahu kalau selama itu Melly masih sangat mencintai suami pertama nya, tapi dia juga tidak bisa menolak permintaan terakhir suami sebelum meninggal bahkan jasad nya tidak pernah di temukan.


Dia sebenarnya terus mencari suami pertama nya, tapi kuasa Alessandro yang lebih besar dari pada dia membuat nya tidak menemukan apa pun, seiring berjalannya waktu juga, perlakuan dan cinta papa San yang tulus pada nya pun membuat nya perlahan membuka hati sampai lahir lah Daniel Jason Keith, putra ke dua nya bersama Alessandro.


"Aku harus memastikan semua nya dulu kak"


"Tapi kenapa Mama tidak pernah mengatakan apa pun pada kami"


"Itu semua karena larangan dari papa mertua, kalau sampai kalian tahu dan mencari kebenaran nya pasti dia akan kehilangan semuanya nya"


"Jadi itu alasan kenapa kami juga memakai nama belakang nya?"


"Iya bahkan semua data tentang kalian merupakan anak dari paman Samuel pun di hapus"


"Dan seluruh keluarga Roberto tidak ada yang berani menceritakan itu semua, karena tidak ingin bernasib sial" lanjut Morgan sambil memeluk istrinya yang sedang menangis.


"Kenapa keluarga dari papa tidak ada yang menolong?"


Morgan pun menceritakan sedikit yang dia ketahui tentang keluarga mertua asli nya itu, yang mana Samuel adalah anak tunggal dan orang tuanya meninggal satu tahun sebelumnya kejadian pembunuhan itu.


Henry mengeram marah saat tahu apa yang baru saja dia ketahui, orang yang selama ini dia anggap orang tuanya sendiri itu justru orang yang menghancurkan mereka, hidup mama nya, dia dan juga adik nya, karena cinta buta seorang Alessandro.


Pantas saja dia merasa dekat dengan orang yang menjadi tangan kanan nya itu, orang yang ternyata adalah orang tua kandung nya.


"Di mana papa sekarang kak?" tangan Jessica dengan berlinangan air mata.


"Aku tidak tahu dia tinggal di mana, aku bisa nya bertemu di salah satu tempat yang tidak jauh dari kompleks militer yang ada di ujung Utara"


"Ya karena di sana adalah tempat di mana papa ku berkuasa, jadi tidak ada orang dari pihak papa San yang bisa masuk ke sana, tanpa pemeriksaan khusus dan yang hanya terlibat dalam skandal ini"


"Bawa aku ke sana kak"


"Tidak, sekarang bukan waktu yang tepat tunggu, semua bisa kami kendali dan kita bisa membongkar semua kedok kejahatan ini" bantah Morgan


"Tapi"


"Tidak ada tapi, sekarang menurutlah terlebih dahulu"


"Aku pastikan tidak akan lama lagi semua akan terbongkar"


"Aku percaya pada mu, jadi jangan kecewakan kami"


"Pasti kak, sekarang ayo kita keluar dari sini"


"Tidak, aku akan tetep di sini"


"Jangan membantah kak, ini untuk kebaikan bersama, kamu harus terlihat tidak memiliki apa pun atau semua akan terbongkar sebelum waktunya"


Dreeett


🥰🥰🥰🥰🥰🥰


jangan lupa mampir ke karya teman ku juga ya 👇👇👇👇👇