
"Aku hanya melihat dari sudut pandang ku saja sebagai wanita kak, aku sama sekali tidak mengerti apa yang kakak rasakan" ucap Jessica dengan air mata yang mengalir di sudut mata nya.
"Maafkan aku kak, aku tidak bisa mengerti tentang kakak"
"Sudah jangan di pikirkan lagi, toh semua sudah berakhir bukan" kata Henry yang tidak mau larut dalam masalahnya.
"Lalu apa yang akan kakak lakukan, bagaimana dengan kedua keponakan ku?"
"Aku akan membawa mereka ke apartemen ini, aku tidak akan jatuh miskin hanya karena aku keluar dari rumah itu"
"Tapi bagaimana bisa, bukan kah kakak selama ini hanya berkerja di perusahaan milik keluarga saja?"
"Bukan kah aku punya adik ipar yang kaya, aku bisa meminta nya memberikan aku pekerjaan yang paling tinggi dengan gaji setara dengan gaji di perusahaan ku yang lama"
Morgan yang mendengar itu mendengus saja, saat kakak ipar nya itu berlagak seperti pria miskin yang tidak punya apapun.
"Apa kakak ingin aku membongkar seluruh kekayaan yang kakak milik dari hasil club malam dan juga pabrik susu belum lagi....."
"Tutup mulutmu atau akan merayakan usahamu"
"Hahahahahah, berani nya mengancam" ejek Morgan.
"Apa yang kalian berdua sembunyikan dari ku?" tanya Jessica saat melihat interaksi kedua laki-laki itu.
Henry yang melihat itu pun, dia langsung berdiri dari duduk nya, dia berjalan masuk kedalam kamar nya lalu mengunci nya dari dalam, tak lama kemudian pintu kembali di buka.
"Coba tanyakan suami mu itu, apa saja pekerjaannya selain menjadi pasukan seragam Pramuka"
Ceklek
Ceklek.
Jessica langsung mengalihkan perhatian nya pada suami nya yang duduk di sebelah nya, sedang kan Morgan dia hanya bisa menelan ludah nya saat melihat tatapan maut dari istri nya, dia merutuki kakak ipar nya itu yang melimpahkan semua masalah itu pada nya.
"Apa yang kamu sembunyikan dari ku, Morgan"
"Aku dengar Delisa menangis, apa kamu juga mendengar nya my queen"
Morgan berlari menuju kamar di mana putri nya dia tidur kan, dia langsung menggulung tubuh nya dia dalam selimut, pun dia merapatkan tubuhnya pada sang putri bahkan mengalungkan tangan putri nya itu di leher nya.
Jessica yang menyadari semua itu hanya akal-akalan suaminya untuk menghindari nya pun menyusul nya ke dalam kamar, dan apa yang di lihat suaminya itu berpose layaknya orang yang sedang tertidur lelap di sana.
Dia pun memikirkan cara untuk membalas suami nya yang tidak mau jujur pada nya, dia pun berjalan menghampiri Morgan yang dia yakin suami nya itu belum terlelap itu.
Jessica pun membuka seluruh pakaiannya dan hanya menyisakan pakaian dalam nya saja, dia membisikkan sesuatu di telinga suaminya yang membuat Morgan langsung membuka kembali mata nya, bahkan dia secara kasar melepaskan pelukan putri nya.
"Aku yang akan memanjakan mu My king" ucap Jessica dengan suara mendayu di sana, tanpa basa-basi lagi Jessica yang hampir larut dalam buaian Morgan pun langsung mendorong nya, hingga kini Morgan terlentang di sofa, tidak mungkin kan mereka akan bermain di ranjang, yang ada kesenangan mereka akan gagal jika Delisa terbangun, dan itu merupakan hal buruk yang tidak ingin mereka rasakan.
Jessica duduk di atas sesuatu yang telah tegak tapi bukan keadilan itu dengan gerakan yang membuat pemilik nya tidak sabar untuk masuk ke dalam gua hangat yang membuat nya lupa akan dunia, di tambah lagi lidah nakal istrinya itu menari-nari di titik kecil yang berada di dada nya.
"Masukkan queen aku tidak tahan lagi" geram Morgan yang sudah tidak lagi sanggup menahan rasa nikmat di sekujur tubuhnya, dia sejak tadi ingin bangkit dan menyerang istrinya, tapi gerakan yang di lakukan Jessica membuat nya urung melakukan nya.
Dengan gerakan cepat Jesicca turun dari atas tubuh suaminya, membuat Morgan yang tengah menikmati ulah Jessica pun membuka mata nya, apa lagi saat di melihat istri nya membawa kemeja yang dia kenakan tadi untuk mengikat kedua tangannya ke atas.
"Apa yang kamu lakukan My queen"
"Diam lah, bukan nya aku sudah bilang aku yang akan bekerja, jadi kamu harus diam dan menikmati semuanya"
Ahh
Satu kata ******* keluar dari mulut Morgan yang membuat Jessica menyunggingkan bibir nya, tunggu sebentar lagi dia akan membalas suami nya yang tidak mau jujur itu.
Dia terus merangsang suami nya itu sampai di mana dia merasa suami itu sudah berada di titik teratas, dia pun meninggalkan nya begitu saja, dengan kedua tangan yang terikat di kaki meja, yang membuat nya tidak bisa berbuat apa-apa meski ke dua kaki nya terbebas.
Morgan menatap sayu pada istri nya yang kini tengah memakai pakaian nya, dia mencoba untuk merayu istri nya untuk melanjutkan apa yang telah mereka mulai, kalau tidak dia bisa uring-uringan satu hari, karena jatah nya di pangkas oleh istrinya itu, apa lagi dia ada meeting dengan client penting untuk kemajuan perusahaan nya.
"My queen, tolong selesaikan dulu, aku akan mengabulkan apa pun keinginan mu" rayu Morgan dengan suara parau nya.
"Aku bisa membeli nya sendiri" ketus nya
"Meski aku bukan anak Keith lagi, aku masih punya kakak yang kaya, dan juga jangan lupakan aku keturunan Roberto, yang tidak akan kekurangan uang meski tidak sekaya Keith"
"Katakan apa yang kamu inginkan, aku akan memenuhi nya, asal kita selesaikan ini dulu, aku tidak tahan lagi sayang"
"Tidak, aku tidak butuh apa pun, sudah aku mau tidur saja, aku tidak mau bercinta dengan seorang yang merahasiakan sesuatu dari ku"
"Katakan apa yang ingin kamu ketahui, aku akan menjawab nya, setelah ini selesai"
"Sudah tidak tertarik lagi, aahhh selamat malam" ucap Jessica yang menggulung tubuh di dalam selimut seperti apa yang di lakukan oleh suaminya tadi.
Morgan mengerang kesal saat tahu pembalasan istrinya jauh lebih kejam dari apa yang dia perkirakan, ini baru permulaan, bagaimana kalau sampai istrinya itu memblokir akses nya sampai jangka waktu yang tidak menentu, bisa-bisa dia gila kalau harus menahan hasrat nya yang tak tertahan saat melihat tubuh seksi istrinya.
Sudah berulang kali dia mencoba membuka ikatan di tangan nya, tapi ikatan itu tidak mengendur sama sekali, dia pun pasrah dengan nasib nya yang seperti itu, adik kecilnya yang masih menegang di tambah kepala nya yang berdenyut hebat membuat nya terjaga sepanjang malam.
🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰
jangan lupa mampir ke karya teman ku juga ya 👇👇👇👇👇👇👇