
Chapter 65
~Cerita Lama~
Setelah Nenek memancing Mama untuk mengatakan segala nya. Akhirnya Mama terbuka hati nya dan mulai duduk dengan benar di kursi. Yah, karena sedari tadi dia duduk di bawah kursi dengan kaki di bawah meja. Selonjoran seperti anak kecil main petak umpet.
Mama menghela napas karena ia sedari tadi menangis. Dia mencoba menenangkan dirinya selagi dia juga masih mabuk sedikit.
"Seperti nya ada seseorang yang menjebakku. Aku tidak tahu kenapa mantan tunanganku tiba-tiba mau denganku? "
Mama langsung ke inti nya? Astagaa.. Menjebak. Untuk apaaa?
"Aku gadis yang di latih oleh tuan Hasashi, tapi justru mengkhianati kepercayaan tuanku sendiri. Betapa sakitnya hati ku saat mengingat apa yang telah ku lakukan selama ini. Aku sangat malu jika harus menemui nya. Aku tidak tahu apa yang akan ku lakukan jika suatu hari dia datang untuk menjemputku pulang. Aku sudah mempersiapkan diri, namun dia tak kunjung datang menjemput kami disini"
Mama... Ternyata se malu itu menghadap pada Papa. Orang yang telah merawat Mama sejak ia yatim piatu.
Aku mendekap Mama yang mulai terisak lagi.
"Mama tahu, ada sesuatu yang menjanggal saat itu. Setelah pertunganku dengan Zeus. Orangtua ku meninggal kan ku untuk selamanya. Bibi sangat bahagia mendengar pertungangku telah terjadi. Akhirnya Perusahaan milik orang tua ku di ambil alih kakak dari Ayahku. Bibi membiarkan Paman untuk menjadi kepala direkturnya. Karena selama ini bibi sudah menahan malu karena Paman bekerja di bawah adik iparnya. Namun, sayangnya Paman tidak bisa mengelola perusahaan dengan benar. Dan Bibi dengan tega nya menjualku karena takut bagkrut demi melunasi tunggakan biaya perusahan serta biaya rumah mewah yang kami huni. Dan Zeus? sama sekali tidak mencari ku atau membantu ku untuk keluar dari masalah ini"
Wajah Mama tiba-tiba berubah menjadi merah padam. Dia seperti sedang menggebu-gebu menceritakan ini.
Mama mulai bercerita dengan tubuh di sandarkan pada kursi. Aku dan Nenek diam sambil memakan cemilan yang sudah ku beli tadi. Anggap saja kami sedang mendengar dongeng sambil makan popcorn 🍿.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
~Cerita Mama Keysha.
Aku teringat saat itu, saat diriku di jual di club milik teman Bibi. Harga ku begitu tinggi karena yang membeliku saat itu adalah Genk Mafia. Aku tidak tahu siapa yang membayarku, yang jelas para Genk Mafia menyewa tempat club itu satu malam. Para Genk Mafia datang begitu banyak. Beberapa wanita yang dengan senangnya menyambut mereka datang dan melayani mereka demi uang yang sedang mereka kantongi. Aku sama sekali tidak tertarik dan berdiam di kamarmandi. Namun, saat pemilik Bar mencariku aku bergegas keluar karena takut aku akan di perkosa olehnya di toilet.
"Ya tuan.. " Jawabku menundukkan kepala.
"Ganti bajumu, dan layani mereka. Kau disini untuk bekerja melayank mereka. Bukan membersihkan toilet"
Pemilik Bar itu marah-marah.
"Aaaarghh.... Jangan tuaan"
Teriakku. Aku membuat keributan yang tidak lazim bagi seorang pemandu karaoke. Bahkan mereka rela di jamah tubuhnya di tempat seperti ini. Aku meronta-ronta dan menolak perlakuan mereka padaku. Mereka tertawa dengan begitu kerasnya. Maka disitulah Hasashi datang menyelamatkan gadis bodoh seperti ku.
Aku di bawa dan di asuh oleh nya sampai aku selesai bersekolah dan mendapatkan ijazah dari sekolah ternama ini. Aku di bantu olehnya untuk merebut perusahaan Ayahku kembali. Dan saat aku berhasil, disitulah Zeus muncul kembali. Aku sangat penasaran dengan apa yang terjadi saat aku dijual. Hanya Zeus yang menceritakan semua nya padaku. Ku rasa Zeus ada maksud saat tiba-tiba muncul dan mendatangiku ke perusahaan.
"Kenapa kau kemari? Setelah apa yang kau lakukan dulu"
Aku sengit terhadapnya. Namun Zeus selalu tersenyum dan melembutkan nada suaranya.
"Aku bukanlah temanmu, namun aku juga bukan musuhmu. Aku tidak tahu apa yang harus ku lakukan setelah Bibi mengancamku untuk membunuh orang tuaku"
Zeus merendahkan pandangannya. Itulah mengapa aku tiba-tiba respect padanya.
"Kau tahu, bahwa orang tua ku juga di bunuh oleh Bibi ku sendiri Zeus? "
Zeus mengangguk. Dan dia saat itu mengajakku ke perusahaan nya untuk memberikan bukti-bukti apa yang telah terjadi pada orangtua ku dulu.
Aku mengikuti nya dan pergi menaiki mobil kami sendiri-sendiri.
Aku tahu bahwa Bibi menyewa pembunuh bayaran untuk membunuh orang tuaku. Dan berkas itu ada pada Zeus. Aku sampai lupa bahwa aku adalah seorang istri dari pemimpin kota ini. Aku lupa bahwa dia sudah mengatakan bahwa aku harus ijin pada suamiku. Dan disinilah kami mulai bertengkar untuk pertama kali nya seumur hidup.
Aku tidak mau kalah karena memang aku tidak melakukan apapun dengan Zeus. Aku juga marah karena dia tidak menghargaiku sebagai wanita nya. Dia marah-marah di depan Zeus dan para karyawan. Itu membuatku sangat malu. Seperti aku sedang tertangkap basah berselingkuh.
Namun, kenyataan pahit semakin merudungku. Bukannya aku tahu rahasia tentang kematian orang tuaku. Justru aku terjebak dalam jebakan seseorang. Aku yakin, entah ini ulah Bibi, ulah Zeus sendiri, atau ulah orang lain yang tega membuatku pingsan dan memotretku tanpa busana bersama Zeus.
Aku tidak tahu, apakah aku dan Zeus telah melakukannya atau tidak? Sehingga aku tidak bisa membenarkan apa yang telah terjadi. Aku sangat malu dengan diriku sendiri. Setelah tersebar pula video yang menggambarkan bahwa itu aku dan Zeus. Sesungguhnya itu bukanlah kami. Zeus memang pernah menjadi tunanganku, tapi dia pernah berkata bahwa dia tidak suka padaku. Aku tahu, Zeus tidak akan melakukan hal sekeji itu demi merusak reputasi ku sebagai kepala pimpinan. Atau memang Bibi yang menyuruh Zeus seperti dulu.
Hasashi saat itu benar-benar marah. Jujur, memang dia laki-laki yang setia dan tidak mau menjamah tubuh wanita lain sekalipun itu gratis dan sudah terpampang di depannya. Sedangkan aku, telah di nodai oleh mantan tunanganku sendiri.
Aku terpaksa menuruti semua kemauan Hasashi, termasuk menuruti untuk tinggal bersama keluarga Sanc yang tidak memiliki keturunan itu. Semua sudah di atur oleh Hasashi, sehingga aku hanya perlu menunggu dia datang dan memaafkanku. Setidaknya dia memberiku kesempatan untuk menjelaskan apa yang telah terjadi. Siapa yang kejam disini? Bibi, Zeus, atau oranglain. Aku sangat menderita karena aku hanyalah korban disini. Hasashi memang memegang kendali perusahaan Ayahku. Dan dia selalu mengirim uang ke rekeningku sejak aku pindah kesini.
Nenek Sanc adalah orang terbaik yang pernah ku temui.