Who Am I ?

Who Am I ?
Pengkhianatan



Chapter 58


~Pengkhianatan~


Aku pergi menyusul Amenda Yoi ke perusahaan dimana tempat mereka sedang bersama.


Apa yang mereka lakukan sampai selarut ini? Sampai dia melupakan pekerjaan nya sebagai seorang istri. Aku sangat tidak suka jika seseorang yang aku percaya tiba-tiba membohongiku.


Beberapa menit setelah sampai, kudapati karyawan yang kaget melihat kedatanganku. Bisik-bisik mulai terdengar.


"Tuan Hasashi... Gawat. Panggil bos agar segera turun"


Aku sudah tidak mau melihat mereka sedang bersekongkol menutup-nutupi ini semua. Aku masuk kedalam kantor dan naik lift dimana ruangan Zeus berada.


Zeus adalah anak tunggal dari keluarga Zeus Soy. Aku malas memanggil namanya, jadi ku panggil nama marga nya saja.


Sudah kuduga, mereka sedang bersama di dalam ruangan kerja Zeus. Saking kesalnya aku membanting beberapa aksesoris di meja kerja Zeus.


"Hunny, apa yang kau lakukan? "


Yoi datang menghampiriku dengan cemas.


"Harusnya aku yang bertanya begitu! "


Aku sudah marah karena dia ternyata ada disini.


"Kau jangan salah paham, anak buahmu meminta ku untuk pergi kesini. Ku pikir itu amanat darimu hunny. Jadi aku tidak memberi mu kabar"


"Cukup! Aku suami mu. Kau punya HAK untuk meminta ijin padaku. Sekarang pulang! "


"Tenanglah Hasashi, aku tidak melakukan apapun pada wanitamu"


Heh! senyum sinis terpampang di wajah Zeus. Dia mengejekku.


"Diam kau PEBINOR "


"Pebinor? "


"Perebut Bini Orang. Dasar gak gaul! "


Aku langsung pergi meninggalkan tempat setelah Yoi keluar mendahuluiku. Seperti nya dia juga sedang marah padaku. Kenapa? Dia yang salah kan...


...----------------...


Saat di rumah. Aku dan Yoi bertengkar hebat. Setelah beberapa tahun tidak pernah sekalipun kami bertengkar. Dan sekali bertengkar kami beradu mulut. Yoi benar-benar tidak mau mengalah.


"KAUUU mempermalukan ku di depan banyak karyawan Hasashi"


Ucap Yoi dengan nada tinggi.


"Kau yang membuatku kecewa, kenapa kau yang harus memarahiku?"


"Seharusnya kau bisa bertanya baik-baik padaku! Aku tidak melakukan apapun"


"Tapi kau tidak meminta ijin padaku!"


Aku dan Yoi saling beradu mulut tidak mau kalah. Beruntunglah Keysha putri kecilku sedang menginap di rumah neneknya.


Akhirnya aku dan Yoi tidur sendiri-sendiri.


Sampai pagi pun, Yoi yang biasanya membangunkan ku. Dia tidak membangunkan ku. Dia langsung pergi bekerja meninggalkan ku yang masih tertidur di kamar sebelah. Sarapan pun tidak ada!


Astagaaa Yoi. Kamu keterlaluan sekali.


Aku pergi tanpa makan, dan kembali ke markas bersama Nobi dan yang lainnya.


"Tuan, wajahmu pucat sekali"


Nobi kaget melihat ku lemas saat datang.


"Aku lapar! "


Jawabku singkat.


"Tunggu sebentar, aku akan pergi ke depan mencari makanan untukmu"


Nobi berlari keluar meninggalkan ku.


Nobi memang anak buahku yang sangat ku percaya. Dia seperti tangan kananku. Dia menghormati ku dan selalu bertanya ketika aku sedang dalam keadaan tidak baik.


"Terimakasih Nobi"


Ucapku padanya saat dia sudah datang membawa se kantong makanan serta minuman.


"Nobi, aku ingin tahu tentang perusahaan Zeus"


Aku meminta Nobi untuk mencarikan ku sebuah dokumen tentang perusahaan Pebinor itu.


"Baik tuan, segera saya bawa kemari"


Nobi sangat cekatan.


Dia pria yang sangat disiplin. Tapi dia sedikit lemah dan kurang dalam hal bertarung. Maka disini lah dia berada.


Saat itu, aku menemukan dia sedang di bully oleh kawanan di pinggir jalan. Meminta apapun yang mereka mau. Nobi di pukuli dan di suruh-suruh. Dia ketakutan sampai menangis.


Beberapa jam saat aku sedang berada di markas. Aku mendapat kabar yang lagi-lagi membuatku ingin marah.


Dan kali ini ada nya bukti sebuah foto.


Kali ini Yoi berada di hotel bersama Zeus. Yoi di telanjangi oleh Zeus dan mereka sedang tidur bersama. Ada seseorang yang mengambil gambar mereka berdua. Atau mungkin memang Zeus yang menyiapkan sebuah kamera untuk memotret mereka.


YOI..


Gadis polos yang sangat aku kagumi dan aku cinta. Sekarang menjadi gadis liar yang ingin menikmati kejantanan pria lain. Bagus sekali!


"Biarkan saja mereka! "


Aku mengembalikan ponsel yang memberiku gambar itu.


"Tapi tuan... Ini sebuah bukti bahwa... "


"Cukup Nobi, aku sedang muak dengan wanita itu! "


"Baiklah tuan"


Nobi pergi dengan mebawa file foto yang ada di HP nya.


Aku diam karena rasa kepercayaanku seperti sedang di remas-remas oleh Yoi.


...Seperti kertas yang bersih, lalu di remas-remas. Di rapikan kembali pun tidak akan se bersih saat sebelum di remas....


Aku pulang kerumah dengan kaki yang melemas. Sedikit pontang panting karena lelah bekerja terlalu keras untuk melupakan hal-hal yang terjadi.


Sesampai di rumah, Yoi bermain di depan Televisi dengan Keysha. Tumben sekali dia berjiwa ke ibuan.


"Kau sudah pulang, makan malam sudah ku siapkan"


Yoi menyapaku. Setelah tidur bersama tunangannya dulu! Apa dia tidak punya tata krama?


"Aku tidak lapar"


Jawabku sempoyongan sambil tetap jalan lurus tanpa menoleh ke arah Keysha.


"Papa.... "


Keysha menatapku dengan wajah memelas. Astagaa, kenapa aku lampiaskan pula pada anakku. Maafkan Papa sayang. Papa sedang tidak mood untuk berada di sisi kalian berdua.


"Ma, Papa tenapa? "


Keysha menarik-narik lengan Yoi. Dan Yoi hanya mendekap Keysha.


Akhirnya aku tidak makan lagi malam ini. Dasar suka nya menyiksa diri sendiri. Ahhh, bodoh! sekarang lebih baik aku tidur dengan nyaman.


Ke esokan hari nya, Aku mendinginkan kepalaku. Membiarkan diriku berendam dengan sedikit minuman beralkohol.


Tung ... ting ...


Pesan masuk. Sebuah file Video.


Setelah gambar kemarin, sekarang aku menerima file video. File itu berisikan seseorang sedang melakukan hubungan sexual. Ku lihat itu adalah Zeus yang sedang meniduri seorang wanita. Sayangnya wanita itu tidak terlihat.


Lalu file foto masuk lagi. Kali ini aku mendapati foto wajah yang sama seperti kemarin. Yoi!


Dari baju terlihat mirip dengan Video. Jelas ini adalah Yoi. Aku sudah buta dan kepalaku kosong. Aku keluar dari kamar mandi, mengambil handuk dan ku pakaikan di bawah. Mencari dan memanggil nama Yoi.


"YYOOIIII.. KESINI KAU BANGS***"


"Astagaaaa..... Apa yang sedang kau ucapkan? Ada Keysha disini"


Yoi berlari menghampiriku. Dan aku langsung memukul dia sampai terjatuh.


Aaaargh... Bruk..


Yoi terjatuh, dan Keysha yang sedang sarapan kaget berlari menghampiri ke ruang tengah.


"Mamaa... "


Keysha yang masih berumur 2 tahun kaget melihat ibu nya terjatuh di lantai.


"Amamamma... "


Keysha menangisi ibu nya.


Aku langsung melemparkan file foto yang ku terima di depan wajahnya. Dia mengambil dan melihat, wajahnya langsung memucat dan mata nya terbelalak.


"Astagaaaa... Siapa yang mengambil semua ini? "


Yoi kaget dan menangisi foto yang sedang dia pegang. Jelas, bahwa itu adalah dirinya. Dia telah mengkhianati cinta dan ketulusan ku selama bertahun-tahun. Jika memang akhirnya seperti ini, lebih baik kau berkhianat sebelum kita mempunyai seorang putri.


"Aku jamin, kamu salah paham. Aku di fitnah. Aku saat itu tidak tahu kalau sedang di bawa ke kamar dan di foto seperti ini. Aku ketika sadar sudah ada di lobi. Dia memberiku sebuah minuman dan ku kira aku hanya pingsan di kursi itu"


"CUKUUPPPP! Setelah kemarin kau marah padaku dan membela dia. Sekarang kau berhubungan badan dengannya. Lihat video itu. Itu adalah dirimu kan"


"Tidaaaaakkk tidaaak. Lihatlah lebih jelas kembali. Lihaaat, putingku tidak seperti ini. Lihat, leherku juga tidak seperti ini. Percayalaaaah. Ku mohon"


Yoi....


Maafkan aku.