Who Am I ?

Who Am I ?
Menjalankan Perintah



Chapter 19


~Menjalankan Perintah~


Aku Kenborg!


Setidaknya Shin sudah berbuat banyak padaku selama ini. Dia selalu menemaniku saat-saat aku sedang berada di bawah. Apalagi yang bisa aku balas untuknya?


Setidaknya balas budi ini dapat bonusnya juga, Hehehe...


Aku bakalan bertemu gadis itu, dan melihat wajahnya yang menangis kekalahan karena ditolak Shin sebelum ia memulai hubungan. Miris sekali nasibmu gadis pemberontak.


Kurasa dia tidak pernah menangis selama ini, meskipun aku buat dia jatuh terbangun pun. Aneh, seharusnya jika ia memang seorang gadis. Jatuh terselungkup saja sudah membuatnya menangis dan malu karena jadi tontonan kan!


Kurasa, jika nanti dia benar-benar menangis di depanku. Aku akan merekamnya dan ku jadikan kartu As untuk memerasnya menjadi babu ku.


Pasti menyenangkan, bisa mendapat babu dari usaha sendiri. Yah, daripada para gadisku yang tanpa disuruh sudah mau saja jadi babu. Itu seperti kurang menarik dan sedikit membosankan.


Aku sudah mempersiapkan sesuatu untuk di pertontonkan nanti. Akan kuberi kejutan layaknya dia memberiku kejutan boneka chucky itu.


Shin pasti sudah menghubungi Keysha untuk bertemu nanti malam. Dan aku tidak sabar menanti untuk segera mengerjai dia.


Melihat dentingan jam itu rasanya lama sekali. Sepertinya aku harus keluar kelas dan pergi ke basecamp untuk mempersiapkan nanti malam. Yah, itu lebih baik untuk mengusir bosanku ini.


"Bu, saya mau ke toilet! "


"Silahkan Ken"


Basecamp


Ah, berbaring sebentar memang rasanya nikmat sekali. Aku harus menyiapkan hadiah terbaik untuk membuatnya menangis. Foto-foto Shin bersama Eiry apa tidak terlalu keterlaluan yah...


Aku tidak hanya membuatnya menangis, tapi dia akan merasa depresi karena di khianati sahabatnya dan gagal pada cinta pertamanya.


Oh tidak! jangan! malang sekali nasibmu nanti. Aku juga tidak se psikopat itu. Mana bisa aku menjadikan dia depresi lalu bunuh diri. Oh **** men... Aku akan jadi pembunuh dari pembullyan. Memalukan sekali bukan?


Beep


"Ken, Keysha sudah menyetujuiku. Dan aku sudah memintanya untuk tidak menceritakan pada Eiry. Bisa-bisa aku di hajar habis-habisan sama Eiry kalau ketahuan aku menyuruhmu untuk memutus hubungan ini".


"Yah, kurasa begitu. Eiry tidakkah terlalu keterlaluan meminta mu untuk menyukainya juga. Si gadis bodoh itu pasti sudah menjadikanmu kekasih pertamanya".


"Kau benar Ken, setidaknya aku sudah berusaha memutuskan hubungan ini. Dan jangan kau salahkan juga gadisku. Siapa suruh dia mudah jatuh hati dengan sekali rayuan".


Hei, Hei... Dasar Shin bodoh. Kenapa dia memancing amarahku juga. Lagian kenapa juga aku harus membela gadis pemberontak itu. Aku sudah mulai gila yah sekarang.


Ah bodoh amat mau Shin membela Eiry atau tidak. Bukannya aku membela gadis pemberontak itu, hanya saja Eiry keterlaluan memperlakukan sahabatnya sendiri dan mempermainkan perasaanya. Yah, aku hanya kasihan dan menyalahkan perbuatan Eiry yang mengkhianati Keysha. Bukan berarti aku menyukai nya kan. Hahaha... gilaaa apa!


Jam pertemuan.


triiing... triinngg...


"Haloo! Keysha segera berangkat, dia menyetir mobil sendirian. Lekaslah kau berangkat dan duduk di restosan".


Shin sepertinya heboh sekali, mungkin dia sangat takut rencana nya gagal. Dia terlalu mencintai Eiry, tapi dia juga peduli dengan perasaan oranglain. Yah, setidaknya sahabatku lebih baik daripada sahabat Keysha.


"Aku sudah di jalan. Tenanglah sedikit. Jangan hubungi aku lagi. Nanti akan ku kabari hasilnya"


Uuch, ini pertama kali aku harus berkencan menggantikan Shin. Rasanya jadi buru-buru sekali. Aku tidak boleh telat semenit pun. Aku harus tiba disana sebelum dia. Uuh, Aku terlalu meremehkan kencan ini. Memang bukan seperti kencan-kencan ju biasanya. Ini seperti aku yang jadi bucin. Iya kan! Aku harus datang tepat waktu agar tidak membuatnya menunggu.


ciittt...


Mobilku terlalu cepat hingga aku harus mengerimnya dengan cepat pula. Aku benar-benar merasa hari ini aku sial. Seperti tak bisa bernafas sepanjang jalan. Ini sudah lebih 10menit dari waktu yang ditentukan oleh Shin. Kuharap dia belum datang. Biasanya cewek kan lemot datangnya. Karena harus mempersiapkan diri untuk bertemu pujaan hatinya. Hahahaha... dan itu adalaaaah aku, si Kenborg yang dia benci.


Ups! Benar... Dia sudah datang! Aku harus bagaimana untuk bisa duduk di tempat Shin itu yah. Bodoh sekali aku. Aku memang terlalu santai, jadi, berangkatnya pun di jam yang pas lalu telat deh.


Ah, bodoh amat. Aku langsung kesana saja. Bilang saja Shin menyuruhku menggantikannya. Dan nanti aku akan memberitahukan dia kalau Shin sedang berkencan dengan wanita lain. Setidaknya aku punya foto Shin dengan sepupunya yang cantik itu. Hehehe


"Hey! " Sapaku


"Kau, ngapain kesini? kau membuntuti ku yah! "


Kenapa keras sekali suaranya. Jadi pada ngeliatin kan!


"Enak saja, aku kesini atas permintaan Shin. Dia tidak mau membatalkan janjinya. Jadi dia menyuruhku untuk menggantikannya sebentar. Atauuu, kau mau Gon yang duduk disini"


"Enak sajaaa, mana bisa aku bicara dengan patung seperti dia begitu"


"Nah, maka dari itu aku yang kesini. Pesanlah makanan dulu. Setidaknya kita harus makan". Untuk menerima kenyataan sebentar lagi. Hahaha... Dia harus makan yang banyak sebelum dia tidak mau makan karena bersedih hati. Bukankah aku pria yang baik.


"Baiklah, aku juga berniat makan dengan Shin. Dia membawaku ke restoran seafood kesukaanya. Maka aku harus mencicipinya".


Ha! Sejak kapan Shin suka seafood. Yang ada dia malah jadi gatal-gatal. Ini kan resto favorit aku. Hem, mungkin Shin benar kalau dia juga pecinta seafood. Tapi Shin keterlaluan sekali berbohong. Jadi ini dia menyuruhku saja, daripada menyuruh Gon atau Harith. Karena ini merupakan resto favoritku sejak kecil.


"Yah, sebenarnya Shin itu... " Tidak-tidak, jangan sekarang. Nanti saja sekalian kalau Shin tidak menyukainya dan pura-pura menyukainya lalu berbohong tentang suka seafood juga.


"Apa ken" wajah penasarannya itu akan jadi wajah yang malang sekali nanti.


"Yah, sebenarnya Shin memang suka seafood. hehe... "


"Tentu saja aku tahu, aku harus tahu segalanya tentang dia".


Pfttt.... ku ingin tertawa... tapi tak tega. Makan dulu lah, kejutannya setelah makan saja. Jiyahahahaha