
"Jangan biarkan dia lolos kali ini Shein," ucap ibu Shenna mengatur strategi se matang mungkin untuk menghentikan pergerakan Troll Rot.
"Kalian begitu membuat ku muak!," seru Troll Rot sembari terus menyerang ibu Shenna dan bapa Shein tanpa henti.
Melihat kedua leluhur nya sedang berjuang mengembalikan kedamaian dunia, peri Gigo tiba tiba melepas pegangan tangan nya dari raga Shein dan Shenna yang masih tak sadarkan diri.
"Gigo?, ada apa?", tanya peri Priya saat merasakan ada firasat yang aneh dari raut wajah peri Gigo saat itu.
"Ku kira ini saat nya aku membayar semua kesalahan ku Priya," ucap peri Gigo langsung bergegas pergi meninggalkan peri Priya begitu saja.
"Apa maksud mu?, jangan bertindak bodoh Gigo!," seru peri Priya merasakan firasat buruk pada saat itu juga.
Meskipun hubungan mereka hanya sebuah kepalsuan, tapi kedua nya sudah begitu merasa nyaman dan saling menjaga satu sama lain nya sejak bertahun tahun lama nya.
Namun di saat itu ia juga tak bisa mengejar peri Gigo meskipun diri nya menginginkan kan nya, karna ia juga harus menjaga raga Shein dan Shenna hingga mereka benar benar siuman kembali.
"Oh dewa, apa lagi yang akan terjadi setelah ini?," ucap peri Priya begitu tak menyangka diri nya akan terjebak dalam situasi sulit seperti itu.
...***...
Pertarungan antara ketiga nya kini semakin sengit terlihat.
Serangan demi serangan terus saja terjadi di antara kedua kubu yang ada.
"Ini tidak akan pernah berakhir Shein, kita bertiga sama sama roh tanpa raga, tidak akan ada yang terluka dan musnah meskipun kita bertarung hingga kiamat sekalipun," keluh ibu Shenna sembari terus mewaspadai pergerakan wujud abstrak dari Troll Rot yang terus melayang sembari menyerang mereka berdua secara brutal nya.
"Shenna!, kau ingat pelajaran terakhir pertarungan yang ayah ajarkan pada mu bukan!," teriak peri Gigo dari kejauhan membuat Shenna seketika langsung berfokus hanya menatap nya saja.
Peri Gigo begitu terlihat berlari secepat yang ia bisa menuju area panas pertempuran antara kubu Shein dan Troll Rot.
"Apa maksud ucapan nya Shenna?," tanya Shein sembari terus menghadang serangan serangan dari Troll Rot saat itu.
Namun, hanya diam yang Shenna tunjukkan saat itu.
Dengan tatapan yang terus menatap sang ayah, perlahan ada kesedihan yang begitu jelas di gambarkan di mata Shenna saat itu.
Jangan bertindak bodoh Shenna, batin bapa Shein mengingat diri nya begitu sulit untuk membaca pikiran pasangan nya itu.
"Jangan kecewakan ayah," seru peri Gigo menatap sayu ke arah ibu Shenna sesaat sebelum diri nya berhenti tepat di bawah wujud abstrak Troll Rot yang mengamuk.
"Ternyata masih ada peri bodoh yang mau ikut melawan ku, hah!," sentak Troll Rot sembari melesat cepat menuju peri Gigo.
Sementara di kejauhan, ibu Shenna nampak memunculkan sebuah busur dan mencoba membidik sesuatu dari tempat nya berada.
"Shenna?, untuk apa busur itu?," tanya bapa Shein masih tak bisa menebak apa yang menjadi rencana Shenna kala itu.
"Kau sudah waktu nya kembali ke alam mu Troll Rot!," seru peri Gigo mencoba mengikat jiwa Troll Rot dengan kekuatan nya saat Troll Rot sudah semakin dekat dengan diri nya.
"Ke- kenapa ini?," ucap Troll Rot kebingungan, pasal nya saat ia berniat menyerang peri Gigo, di saat yang sama jiwa nya malah seakan tertarik oleh sebuah kekuatan yang besar dari dalam tubuh peri Gigo..
...***...
Assalammualaikum..
Selamat idul fitri mohon maaf lahir dan batin.
Maaf baru bisa menyapa kalian semua sekarang๐.
Maaf juga kalau akhir akhir ini saya kurang fokus dan jarang up๐๐.
Lagi ada di rs๐.
Doa nya buat thun ini yg baik baik aja buat kita semua.
Terima kasih...
Wassalammualaikum.