Shein & Shenna

Shein & Shenna
Bab 38.



"Biarkan kami membantu," seru sebuah suara tiba tiba mendekat ke arah mereka.


Seketika ada sebuah senyuman dan harapan di wajah ibu Shenna dan bapa Shein saat itu.


Kedua sosok itu ternyata ialah peri Hill dan peri Gee.


Dengan cekatan mereka segera menggiring dan mengatasi masalah akan hewan liar yang sedang mengamuk.


"Terima kasih bu," ucap bapa Shein mulai merasakan energi nya telah pulih kembali.


"Kalian memang panutan kami, tapi di dalam masalah ini, kami lah yang terhebat," ucap peri Gee dengan sekejap langsung bisa mengunci pergerakan akan hewan liar suruhan Troll Rot.


"Sekali lagi terima kasih," ucap ibu Shenna saat mendapati jiwa nya telah pulih seperti sedia kala.


Sementara di sisi lain, amarah mulai kembali muncul di dalam diri Troll Rot.


Seakan ia mengetahui jika rencana nya saat itu telah gagal lagi dan lagi.


Kenapa mereka bisa lolos!, batin Troll Rot dengan raut wajah yang merah padam, karna begitu marah nya hingga ia langsung melampiaskan amarah nya kepada para ras Troll.


Serangan nya semakin brutal hingga membuat banyak dari para ras Troll tumbang di pertempuran itu.


"Kali ini dunia harus berpihak kepada ku!, walaupun ras ku sendiri harus ku bantai habis untuk itu!, kau dengar itu dewa!," teriak Troll Rot membuat senyum ibu Shenna memudar.


"Dia memang tidak bisa di maafkan lagi Shein," ucap ibu Shenna kembali melesat cepat menuju ke arah Troll Rot berada.


"Dengarlah nak, bantulah dia, kalian tidak ada arti nya jika tidak saling bersama, jangan biarkan ras peri maupun ras Troll punah nak, ulangi lah kemenangan kalian di masa lalu sebagai Shein dan Shenna yang dunia kenal," ucap peri Gee mencoba meraba jiwa bapa Shein yang bahkan tak bisa ia sentuh.


"Restui lah kami," ucap bapa Shein dengan cepat segera melesat menyusul ibu Shenna yang telah hilang dari pandangan nya.


"Aku tak menyangka telah ikut menemani perjalanan hidup mereka kali ini," ucap peri Hill sembari menguatkan istri nya.


Karna ia tahu, setelah semua itu usai, mereka akan kehilangan sosok Shein dan Shenna yang mereka kenal.


Anak anak mereka akan terlahir kembali sebagai sosok lain dan ingatan lain dari jati diri mereka yang sesungguh nya.


"Serang!," teriak Raja Zio terus membantu melumpuhkan Troll Rot dalam pertempuran sengit saat itu.


Meskipun kubu nya telah melemah, namun tekad mereka dan semangat nya masih membara demi memperjuangkan keberlangsungan hidup ras peri.


Jadi ini kah yang ras murni rasakan saat aku membantai habis mereka bertahun tahun lalu, dalam keputusasaan, dalam kepedihan akan kehilangan anak serta istri, bahkan aku tak memikirkan rasa sakit mereka sedikitpun saat itu, aku telah di butakan oleh kekuasaan, dan inilah yang harus aku dapatkan sekarang, batin Raja Zio sembari menatap ke sekeliling nya, di mana banyak dari para ras Troll maupun ras peri yang tumbang di area pertempuran saat itu.


"Raja ku, jangan lemah untuk saat ini, kami masih membutuhkan mu," ucap Ratu Faya saat melihat ada hal besar yang tengah menggangu fokus Raja Zio.


Mendengar itu, Troll Rot semakin berambisi menghabisi Raja Zio terlebih dahulu.


"Ratu, apa yang kurang dari ku hingga kau hanya bisa melihat pecundang itu saja," ucap Troll Rot sembari mengangkat gada nya sembari bergerak cepat membidik Raja Zio.


"Awas suami ku!," teriak Ratu Faya begitu histeris nya saat Raja Zio dalam keadaan bahaya.