
"Menyingkirlah kalian dari ku!," teriak Troll Rot terus menangkis serangan dari kedua musuh besar nya.
"Tak akan!, kau tidak bisa di biarkan lagi," seru bapa Shein tak ada pilihan lain selain terus melawan Troll Rot dan menghentikan ambisi jahat nya.
Pertarungan terus berlangsung dengan sengit nya.
Tak ada yang mau mengalah di antara kedua kubu yang ada.
Sial!, Shein yang pecundang kini bahkan memiliki nyali sebesar gajah, batin Troll Rot mulai merasa kewalahan akan pertempuran dua banding satu mereka.
Bahkan raga peri Max juga menjadi salah satu kelemahan Troll Rot saat itu, Troll Rot begitu tak leluasa bergerak dengan raga peri Max yang kini ia tempati.
Berbeda dengan ibu Shenna dan bapa Shein yang bisa bergerak bebas ke segala arah karna wujud mereka yang hanya berwujud jiwa tanpa raga.
Saat ibu Shenna ingin melakukan serangan nya kembali.
Mereka berdua tiba tiba terdiam dan mematung di tempat nya berada.
Ada rasa kekhawatiran yang tergambar di raut wajah mereka saat itu.
"Apa kau merasakan hal yang sama Shein?," tanya ibu Shenna menatap nya dengan penuh kekhawatiran.
Sementara bapa Shein terlihat sedang memastikan apa yang tengah mereka rasakan saat itu adalah benar ataukah salah.
Melihat lawan nya menghentikan serangan nya secara mendadak.
Troll Rot menggunakan kesempatan itu untuk memulihkan tenaga nya yang hampir terkuras habis.
Apa para peri bodoh itu sudah berhasil melaksanakan tugas dari ku?, batin Troll Rot penuh harap.
"Ada apa ibu?, kenapa kau membiarkan dia memulihkan tenaga nya?," tanya Ratu Faya begitu kesal saat menatap wajah pengkhianat seperti peri Max, bahkan ia lebih muak lagi saat tahu bahwa jiwa Troll Rot juga ada di dalam nya, jiwa yang sudah dengan berani memanfaatkan keadaan agar bisa dekat dengan nya bahkan ia juga menggunakan identitas sang pangeran untuk menutupi kedok nya itu.
"Apa kalian tengah merasakan kehancuran harta kalian yang paling berharga?, hem!," seru peri Max sembari terus berfokus memulihkan kekuatan nya.
"Jadi ini semua ulah mu!," seru ibu Shenna begitu geram nya.
"Itu adalah harta berharga ayah ku, bahkan milik leluhur ku, biadab nya kau!," sentak ibu Shenna bergegas pergi dari sana.
"Kau bisa saja bergabung dengan ku Shein, kau hanya harus meninggalkan kaum peri bodoh itu, kaum yang bahkan tak peduli dengan leluhur mereka sendiri," seru Troll Rot mencoba menghasut bapa Shein.
"Lihatlah diri kita!, kita sudah berwujud jiwa tanpa raga pun kau masih mau mengharapkan aku masuk ke dalam kubu mu Rot?, apa kau berharap aku akan menerima bujuk rayu mu itu?," seru bapa Shein membuat Troll Rot semakin geram di buat nya.
"Aku bersumpah akan menghancurkan kaum peri seperti tujuan awal ku Shein!, camkan itu!," sentak Troll Rot kembali menyerang bapa Shein yang ingin pergi menyusul ibu Shenna.
"Menyingkirlah Rot!, aku sangat malu mengakui mu sebagai sesama ras ku!," teriak bapa Shein dengan cepat segera melesat menyusul ibu Shenna.
"Kurang aj*r!," sentak Troll Rot tak terima.
Dengan wajah yang begitu marah nya, ia mencoba menghentikan laju bapa Shein, namun langkah nya segera di hadang oleh para ras Troll.
"Sudah cukup kami hanya jadi penonton sedari tadi Rot," ucap Troll Yun sembari mencoba menjadi tameng hidup bagi bapa Shein, bahkan semua ras Troll juga ikut mengikuti pergerakan dari Troll Yun saat itu.
"Kau juga Sean?," ucap Troll Rot menatap tajam ke arah Troll Sean.
"Apa untung nya aku membela mu?, kau bukan siapa siapa ku!, lebih baik aku membela mereka yang masih menghargai ku dan kaum ku dari pada kau yang jelas jelas adalah bagian dari kami tapi bahkan sedikitpun tak perduli dengan kami" seru Troll Sean mencoba kembali mengangkat gada nya setelah sekian lama tak pernah ia angkat.
"Kalian benar benar menyusahkan ku!,kalian pikir aku melakukan ini untuk siapa hah!," sentak Troll Rot seketika itu juga.
"Kau masih bertanya?, pastilah untuk diri mu sendiri," seru Troll Sean kembali mengingat saat ia di tipu mentah mentah oleh Troll Rot.
"Dasar Troll tak berguna!," teriak Troll Rot mulai menyerang para ras Troll dengan brutal nya.
Kini pertarungan kembali terjadi.
Namun bukan pertarungan antara Troll Rot dan kubu Shein.
Melainkan antara Troll Rot melawan ras nya sendiri.