Shein & Shenna

Shein & Shenna
Bab 30.



Melihat para Troll telah bersiap dengan gada mereka.


Para prajurit seketika juga ikut bersiap dengan pedang dan kekuatan nya, walaupun dengan tangan yang terus gemetar ketakutan.


Sementara peri Max mencoba memanfaatkan situasi itu untuk segera kabur dari sana demi menghindar dari amukan dan hukuman yang kemungkinan besar akan Raja berikan pada nya setelah urusan dengan para Troll selesai.


"Jangan coba coba lari Max!," seru peri Gigo langsung mengunci pergerakan peri Max dengan sekali serangan.


"Sebaik nya kau tidak bermain api dengan ku Gigo!, apa kau tak ingat apa yang bisa ku lakukan pada mu dulu!," gertak peri Max membuat peri Priya seketika menaburkan sebuah serbuk ramuan ke arah peri Max.


"A- apa yang kau lakukan?," tanya peri Gigo saat melihat peri Max langsung lemas sesaat setelah serbuk itu menerpa wajah nya.


"Aku hanya membuat nya lemas, aku begitu kesal mendengar semua kata kata kasar nya itu, dengan begitu kita juga tak perlu susah payah menjaga nya agar tak kabur, karna untuk berjalan saja dia akan kesulitan sekarang," ucap peri Priya yang kini berfokus dengan ancaman para ras Troll kepada kaum ras peri.


"Majulah jika kalian berani!," seru Troll Yun menantang.


Namun sebelum Raja Zio benar benar maju ke medan tempur.


Tiba tiba pangeran Rot muncul dan langsung membuat pertempuran itu tertunda.


Sejenak keheningan lah yang terjadi di sana.


Semua mata kini langsung tertuju pada pangeran Rot.


Sedangkan pangeran Rot masih nampak begitu terkejut saat mata nya menatap ke sekelompok ras Troll yang tiba tiba kini sudah bertindak nekat memasuki wilayah hutan Maxim.


Bahkan ia juga semakin terkejut d


Saat melihat kondisi peri Max yang tak berdaya saat itu.


Apa mereka sudah membuka jati diri ku yang sebenar nya?, batin pangeran Rot perlahan menatap ke arah Raja Zio.


"Kenapa kau menatap ku begitu?, aku sudah tahu semua nya sekarang?, dasar licik!," seru Raja Zio sembari mengayunkan pedang nya ke arah pangeran Rot.


Seorang anak yang begitu ia cintai, nyata nya adalah seorang musuh yang tak pernah ia sadari sebelum nya.


Harus nya aku sudah peka akan semua perubahan yang aneh pada diri nya sejak beberapa tahun silam, batin Raja Zio kesal dengan kebodohan diri nya sendiri.


Ternyata benar, jati diri ku telah terbongkar, sial!, di saat aku belum bisa mendapatkan Ratu Faya, mereka sudah berani melakukan semua ini!, batin pangeran Rot yang kini menatap tajam ke arah Troll Sean.


"Kenapa kau melihat tetua kita seperti itu?, apa kau tak menyangka kalau kami berani menginjakkan kaki ke sini?, hem!, apa kau pikir kami akan takut dengan gertakan mu itu?," seru Troll Yun membuat pangeran Rot malah tertawa dengan kencang nya.


Bersamaan dengan itu, Shein dan Shenna telah berhasil sampai di sana.


Secara spontan mereka berdua langsung menunduk hormat kepada ras Troll tanpa di minta.


Melihat itu, Raja Zio juga merasa begitu kesal.


Pasal nya, Shein dan Shenna tak sekalipun memberi dia hormat seperti yang mereka lakukan saat bertemu ras Troll saat itu.


Namun, bagi ras Troll.


Melihat penghormatan itu membuat mereka begitu kebingungan.


Seakan mereka melihat ada keistimewaan tersendiri di kedua peri muda di hadapan mereka.


"Siapa kalian?," tanya Troll Yun sembari menurunkan gada nya.


Hal semacam itu akan ras Troll lakukan untuk menghormati lawan bicara nya yang di rasa juga menghormati keberadaan mereka.


"Panggil saja aku Shein, dan ini Shenna" ucap Shein membuat Troll Sean terkejut.


"Aku merasa bukan hanya nama kalian saja yang sama dengan sosok yang ku tahu di masa lalu, apa aku benar?," seru Troll Sean mencoba menebak.


"Kami hanya anak seorang peri biasa wahai Troll yang perkasa," sahut Shein membuat pangeran Rot mendengus pelan.


"Aku yakin pasti ini rencana kalian bukan!," sentak pangeran Rot semakin marah.


"Kau cepat sekali marah pangeran, dan kau suka sekali menuduh, memang apa salah kami?," seru Shenna dengan berlagak polos nya.


"Lancang!," sentak pangeran Rot mulai hilang kendali dan ingin sekali membuat perhitungan pada Shein dan Shenna.


Sedangkan dari kejauhan, nampak Ratu Faya baru saja sampai ke tempat itu.


Dengan tetap bersembunyi, ia mencoba mencari tahu kebenaran yang ada.


Belum sempat serangan pangeran Rot mengenai Shein, peri Priya lagi lagi menabur serbuk ramuan nya kepada pangeran Rot.


Membuat sang pangeran merasa kan panas di sekujur tubuh nya.


"A- apa yang di lakukan Priya pada putra ku?," ucap Ratu Faya begitu gelisah jika putra nya terluka, walaupun ia tahu, di balik raga itu, ada seseorang yang mengendalikan hidup putra nya.


"Kenapa ayah ku Rot berteriak seperti itu!," seru Troll Sean membuat semua ras peri begitu syok mengetahui kenyataan itu.


Terutama Ratu Faya sendiri.


Ia tak menyangka, di balik raga sang putra, ada jiwa seorang Troll kejam di dalam nya.


Jadi Troll Rot juga bereinkarnasi di masa kini?, oh dewa, apa pertarungan yang lama akan terulang kembali?, batin peri Priya terus berdoa untuk keselamatan Shein dan Shenna.