Shein & Shenna

Shein & Shenna
Bab 31.



"Ingatlah tetua!, dia bukan ayah mu, jangan sampai kau di manfaatkan lagi," ucap Troll Yun membuat Troll Sean seketika bungkam.


Kenyataan itu begitu sulit ku terima, aku memilih hidup sendiri demi satu tujuan, yaitu membangkitkan mu, tapi apa yang ku dapat!, batin Troll Sean mengutuk diri nya sendiri karna telah dengan bodoh nya mengorbankan seluruh hidup nya hanya demi seorang Troll yang ternyata bukan lah ayah kandung nya.


"Ah!, panas!, apa yang kau lakukan pada ku!," sentak pangeran Rot membuat Ratu Faya tak bisa terus tinggal diam di tempat nya.


Ia segera keluar dari persembunyian nya dan menuntut penjelasan segera dari peri Priya.


"Apa yang kau lakukan Priya!, kau bisa melukai anak ku!," seru Ratu Faya begitu membuat semua nya terkejut.


"Ratu?, kenapa Ratu bisa sampai di sini?, kembalilah Ratu!, di sini terlalu berbahaya," seru Shein begitu takut akan keselamatan sang Ratu.


"Lancang sekali kau keluar dari istana tanpa seizin ku!," sentak Raja Zio merasa aturan nya tak lagi di hargai oleh Ratu nya sendiri.


"Cepat jelaskan pada ku Priya!," sentak Ratu Faya tak menghiraukan yang lain nya, bahkan seruan dari Raja Zio pun tak ia hiraukan.


Ia hanya memikirkan keselamatan putra nya saja saat itu.


"Tenanglah Ratu, aku mencoba menyelamatkan pangeran dari cengkraman Troll biadab itu!, kita tak bisa mengandalkan prajurit Max saat ini untuk mengetahui cara membebaskan Pangeran," seru peri Priya membuat Ratu Faya hanya bisa menangis melihat sang putra terus saja kesakitan.


"A- apa sebenarnya yang telah kau taburkan pada ku!," sentak pangeran Rot di tengah tengah rintihan nya.


"Kau tidak perlu tahu semua itu!, jika kau tak segera keluar dari raga pangeran bersiaplah untuk hancur!," seru peri Priya kembali menaburkan serbuk ke dua ke arah pangeran Rot.


"Apa itu semua tidak menyakiti putra ku?," tanya Raja Zio dalam sekejap mampu melupakan amarah nya terhadap sang Ratu, kini fokus nya hanya berpusat pada keselamatan putra semata wayang nya itu.


"Ku harap tidak Raja, pangeran akan selalu di lindungi oleh dewa, dan untuk serbuk itu, itu hanya bereaksi pada seorang Troll saja" ucap peri Priya di sela sela raungan pangeran Rot yang semakin menjadi jadi.


"Dia terus memberontak Shein, apa yang harus kita lakukan?," seru Shenna begitu khawatir dengan keadaan raga sang pangeran.


Shenna begitu khawatir jika raga pangeran tak kuat menahan raungan jiwa Troll Rot dalam diri nya.


"Apa ini waktu nya?," ucap Shein membuat Shenna menatap tajam ke arah Shein.


"Kau yakin?, identitas kita bukan main main Shein!, sekali kita keluar dari raga ini, kita tak akan bisa kembali lagi, dan itu artinya..," ucap Shenna langsung menatap sayu ke arah kedua orang tua nya.


"Kita akan berpisah dengan mereka," sahut Shein mengingat kedua raut wajah orang tua asuh nya.


"Ibu!," rintih sebuah suara di sela raungan dari pangeran Rot.


Membuat Ratu Faya dan Raja Zio semakin gelisah dengan keselamatan jiwa dan raga putra mereka.


"Cepatlah tolong putra ku Priya!," seru Ratu Faya seketika langsung bersujud sambil menangis di hadapan peri Priya.


Bersamaan dengan itu, Raja Zio yang juga terkenal dengan angkuh nya juga langsung menyatukan tangan nya dan langsung memohon di hadapan peri Priya saat itu.


Hal yang tak pernah terbayangkan akan di lakukan oleh seorang Raja seperti Raja Zio.


"Di depan mu aku memohon Priya, tolong putra ku, aku akan menuruti setiap perintah mu jika putra ku bisa lepas dari jerat iblis itu," ucap Raja Zio begitu nampak tulus tanpa ada tipu daya di kepalsuan di mata nya.


Membuat Shenna dan Shein semakin mantap jika harus menguak identitas asli nya di hari itu.


Mendengar permohonan dari Raja Zio dan Ratu Faya, peri Priya langsung mengalihkan pandangan nya ke arah Shein dan Shenna yang kini juga memandang ke arah nya.


"Aku sudah melakukan yang ku bisa Ratu. Selebih nya, mereka lah yang bisa menolong pangeran," ucap peri Priya menunjuk ke arah Shenna dan Shein.