Sexy Little Partner

Sexy Little Partner
Bakso²



Kimmy sumringah, ia turun dari mobil lalu melangkah antusias menuju gerobak bakso di kedai bertuliskan 'NGGAK MAMPIR, KUAH BAKSO PANAS MELAYANG!'


Rupanya itu yang membuat warung ini ramai, masyarakat takut ada hujan kuah bakso mendadak, mereka menjadi takut dan membeli.


Kimmy mengedar pandangan, ada yang aneh dari tempat ini, kenapa sepertinya sepi sekali, padahal menurut gosip di media sosial tempat ini selalu ramai pengunjung.


Doni dan Aldo berbisik-bisik. Mereka lah yang menyewa secara khusus tempat ini. Raja tak menyukai kerumunan orang.


Terakhir saat dia terjun ke tempat seperti ini, ia dijadikan sasaran cubitan gemas emak-emak knalpot racing.


"Pak, baksonya enam porsi yang spesial yah." Kimmy memesan, lalu duduk di salah satu kursi sederhana itu. Ruko nya cukup kecil untuk jualan yang terlalu ramai.


"Iya Neng!" Mereka menyambut kedatangan Kimmy dengan wajah antusias. Sebelumnya, mereka diberi tahu, bahwasanya anak-anak dari pemilik X-meria akan datang.


"Kok sepi Pak?"


"Iya Neng, hehe." Si bapak tidak mungkin mengatakan pada Kimmy, perihal tempat ini yang sudah di sewa mahal oleh Raja.


"Raja." Kimmy mengernyit menatap Raja yang menutup hidung dan mulutnya, terkadang meluah seperti ingin mengeluarkan sesuatu dari tenggorokan.


"Raja kenapa?"


"Nggak apa-apa." Raja duduk di sisi Kimmy setelah Aldo memberikan satu lembar sapu tangan di sana.


"Uugh!" Raja seperti orang mabok kendaraan setelah mencium aroma gurih dari dandang yang baru saja dibuka. "Uugh."


Cemas, Kimmy menepuk-nepuk tengkuk suaminya. "Raja kok mual gitu? Raja kenapa? Jangan sampai Pak baksonya tersinggung gara-gara Raja."


Raja menggeleng. "Tapi aroma daging dan rempah nya kuat banget, Yank."


Kimmy mengernyit tipis. "Menurut Kimmy enak kok, apa lagi kalo tutup dandang nya di buka, ini wanginya bikin laper." Sahutnya.


"Gimana kalo kita cari tempat lain?"


"Kimmy mau di sini." Tolak Kimmy. "Sekarang Raja tunggu di mobil gih, Kimmy mau makan sama Aldo sama Doni juga Bapak-bapak pengawal dari Daddy."


"Ogah!"


Kimmy kasihan, tapi Kimmy juga mau makan bakso yang sedari kemarin dia inginkan. "Ya udah, Raja pake masker aja, mau?" Tawar nya.


Selang beberapa saat Pak bakso menyuguhkan pesanan Kimmy, lalu Aldo, Doni, Raja, dan dua bodyguard duduk melingkar di meja yang sama.


"Lo serius nggak mau Bos?" Aldo mengaduk aduk makanannya setelah ia berikan saos sambal.


"Iya, Raja nggak lapar emangnya?" Kimmy menimpali. Ia usap-usap kening Raja yang terlihat pusing.


"Kalian saja." Lirih Raja.


Semuanya makan terkecuali Raja, Ia tak sanggup mengendus aroma kuat dari kuah rempah.


Mereka semua setuju jika bakso ini dikatakan enak, berarti bukan ancaman di balihonya saja yang membuat orang-orang mampir, tapi rasanya pun benar-benar luar biasa.


Kimmy baru pertama kalinya memakan bakso di pinggir jalan, menurutnya rasanya lebih enak dari restoran mewah yang sering ia kunjungi.


Kriiiiiing....


Ponsel milik Raja menunggu pengindahan, dari saku celananya Raja ambil gawai pipih itu. "Hmm?" Sapa nya.


📞 "Pulang dong Sayang, Nuna mau bikin kejutan!" Suara Krystal terdengar antusias.


"Apaan?"


📞 "Bayi Nuna kembar!"


"Hah?" Raja terkejut bahagia. "Serius Mamm?"


📞 "Serius, nanti malam, kita adakan lagi syukuran mendadak. Mammi mau undang semua relasi kita. Sekarang Raja sama Kimmy pulang ya."


"Iya, setelah ini, Raja pulang."


Kimmy menoleh. "Ada apa Yank?"


"Mammi mau buat syukuran mendadak. Nuna hamil anak kembar."


Kimmy ternganga. "Beneran di kasih anak kembar?" Perasaan, ia yang mengusap perut dan mendoakan bayi Queen kembar cewek cowok.


"Gimana kalo satunya buat kita Yank?"