
Brukkk....
Sebuah jaket mendarat sempurna di kepala Kimmy. Saat menariknya senyum nyengir seorang Raditya Miller tertampil di hadapan gadis itu.
Radit satu kelas dengan Kimmy, pemuda pengendara motor gede itu sengaja memberhentikan tunggangannya tepat di depan tubuh Kimmy.
"Thanks jaketnya My Sexy Little Partner."
Kimmy cemberut, bukan sengaja meminjamkan pada Radit tapi kelupaan, atau lebih tepatnya lagi tak sengaja tertinggal di bis saat kunjungan wisata kemarin.
"Jadi Lo yang mungut jaket Gue!" Kimmy ketus.
Jujur, Kimmy tak menyukai mantan ketua OSIS di SMA nya itu. Radit terlalu urakan, tukang balap liar dan tukang lainnya yang lebih mengarah ke hal negatif. Paling ngeselin nya lagi adalah, tukang godain Kimmy Zoya.
Mengetahui hubungan pertunangan Kimmy dengan Raja tak lantas membuat Radit peduli. Selama janur kuning belum melengkung Radit berhak pdkt. Terlebih, pesona Radit yang turunan keluarga Miller membuat pemuda tampan itu lebih percaya diri.
Radit membuka helm. "Nggak sengaja kebawa, bukannya terima kasih kek, kan udah Gue cuci bekas iler Lo."
"Bukan nggak sengaja. Lo mah kleptomania emang!" Sambung Ashley menghardik.
Dari atas jok mobilnya, Raja mengamati kekasihnya bersama Raditya Miller yang sudah lama sekali mengincar Kimmy.
Dahulu mereka satu sekolah, tapi karena Raja terlampau genius, semua teman sekolahnya terlewati.
Bukan tak paham bagaimana Raditya menyukai seorang Kimmy, hanya saja, dari dulu Kimmy memang tidak pernah merespon pemuda badung itu.
"Weh, ada Raja di sini!" Raditya baru menyadari ada tunangan Kimmy di dalam mobil sport putih yang baru saja dia pindai.
Mendengar sapaan Radit, Raja keluar dari mobil sembari menyematkan kacamata di kerah kaos putihnya. Langkah gagahnya menuju Kimmy yang berdiri berjajar bersama teman-temannya.
"Apa kabar?" Raja merangkul Kimmy sementara pandangan mengarah pada Radit.
Bibir pemuda itu berdecak. "Setiap hari dapet amunisi semangat dari wajah ayang Munaroh Gue yang gemoy gimana nggak baik coba hah?" Candaan nya.
"Kimmy Radit, Kimmy Zoya! Munaroh jidat Lo soek!" Protes Ariani, gadis itu mendaratkan jitakan di kepala Raditya Miller.
Radit hanya terkekeh.
"Eh, tapi tunggu dulu, kok Lo panggil sopir Kimmy Raja?" Ashley menimpali setelah menyadari hal yang menyentil keingintahuannya.
Ariani dan Ashley tentu tahu Kimmy memiliki tunangan bernama Raja, tapi belum pernah bertemu secara langsung.
"Ya, Gue Raja Kryska Rain, tunangan Kimmy." Calon CEO tampan itu mengulurkan tangan pada teman Kimmy Zoya.
Ashley ternganga. "Pewaris Xmeria itu?" Tanyanya. Di jawab dengan anggukan kepala Raja.
"Oh ya ampun, nggak salah emang, Om Raka ajah ganteng banget gimana anaknya, Gue pernah liat Om Raka di resepsi pernikahan kakak Gue, tapi nggak liat Lo!"
"Ashley." Gadis itu bersemangat menerima jabat tangan Raja. "Ariyani."
Raditya memutar bola matanya. "Drama."
Ariani mengangguk. "Iya, boleh-boleh, ambil dah Kimmy nya!" Ujarnya menyengir.
Raja meraih tangan Kimmy. "Apa lagi sih?"
"Bentar!" Raja menarik pelan tangan gadisnya hingga sedikit menjauh dari teman-temannya.
Di sisi mobil mahal Raja. Kimmy mendapat tatapan mencekam dari pemuda tampan itu.
"Masalah Lo apa? Lo nggak ngakuin Gue tunangan Lo, Lo serius mau selingkuh?" Raja melirik sekilas ke arah Radit. "Sama Radit tengil itu?"
"Ide bagus!" Sambung Kimmy.
Raja tersenyum kesal. "Lo mau sama anak motor nggak jelas pergaulannya begitu? Sama Gue ajah sering nangis, gimana sama anak motor kayak dia!" Sarkas nya.
"Lebih baik nggak jelas pergaulannya, dari pada hati dan perasaannya. Gue tahu Lo anak baik-baik, Gue paham Lo pinter, Lo mendekati sempurna buat dijadiin pasangan. Tapi Lo nggak suka sama Gue Raja."
Kaca-kaca selalu meluap dari netra jernih gadis cengeng itu jika sudah soal cinta dan pengkhianatan, Kimmy sangat rapuh.
"Drama apa lagi ini?" Raja menusukkan tatapan tidak bersahabat. "Lo yang bilang Gue sopir Lo, sekarang Lo bilang Gue nggak suka sama Lo?" Dia terkekeh samar.
"Kita nggak akan pernah menikah, Gue yakin seribu persen!" Kimmy menyela bersamaan dengan menitihnya air mata.
"Kenapa?"
"Kalo Lo terlalu bego buat ngerti, simak baik-baik Raja!" Kimmy mulai berani menguraikan unek-uneknya, meski harus dengan bibir dan suara gemetar.
"Cukup pura-pura nya, Gue yakin, menolak perjodohan ini, nggak akan buat nama Lo di coret dari kartu keluarga Om Raka. Jangan memaksakan nikah sama Gue sementara hati Lo buat orang lain, mungkin dulu Gue polos, Gue masih berharap Lo cinta sama Gue meskipun Lo nggak pernah balas kata i love you Gue, tapi sekarang Kimmy Zoya udah dewasa Raja, Gue tahu Lo nggak pernah suka sama Gue!"
"Jangan sok tahu!" Raja menegur.
Kimmy tersenyum getir. "Gue pikir, Rinda cuma dapet balasan dari telepon dan chat Lo doang, ternyata enggak, Lo juga kasih dia tempat tinggal nyaman di Kanada, Lo juga biayain keperluan dia! Lo selingkuh kan?"
Kimmy meralat ucapannya. "Bukan, lebih tepatnya Gue yang nggak tahu diri, kenapa cewek yang punya koleksi telor di lembaran kertas ujian, berkhayal bisa nikah sama cowok perfect kayak Lo!"
"Rinda?"
"Yah!"
"Soal itu Gue bisa jelasin!" Raja menampik.
"Jelasin apa? Kalo dia cuma anak orang miskin yang Lo kasihani? Basi Raja!" Kimmy melewati tubuh tinggi tunangannya bahkan sengaja menabrak lengannya.
"Kim!" Raja menatap nanar menjauhnya punggung sang kekasih, setidaknya ia paham sekarang, apa yang membuat gadis manja super cengeng ini marah padanya. "Rinda, alasannya selalu Rinda." Gumamnya.