Savage Love

Savage Love
#76



Meskipun sudah menguasai senjata api, bukan berarti Jasmine berhenti berlatih. Bahkan setiap ada waktu Jordan akan mengetes kemampuan menembaknya.


Begitu pula dengan ilmu bela diri, Jordan sendiri lah yang melatih istrinya. Dia tidak mau istrinya disentuh siapapun termasuk daddy nya.


Benar benar suami yang posesif, kebucinannya semakin meningkat apalagi sejak Jasmine mulai bisa mengendarai mobil sendiri.


Meskipun masih diawasi dan dijaga ketat oleh body guard pilihannya, tapi sejak kejadian dokumen yang tertukar, Jasmine memberanikan diri menyetir mobil sendiri.


Ya tentu saja dengan perdebatan yang panjang dengan sang suami pastinya. Apalagi sikap Jordan posesif, yang tidak mau ada luka menggores sedikitpun dikulit mulus istrinya.


Dasar casanova insaf, istrinya dikekang begitu mana mau, belum tahu dia jika Jasmine adalah tipe pemberontak yang nekat.


Sebenarnya bukan tanpa alasan Jordan menjadi posesif begitu, melihat penampilan Jasmine sekarang yang jauh lebih menarik dari saat pertama kali mengenalnya, Jordan benar benar dibuat jatuh cinta lebih dari sebelumnya.


Jasmine benar benar bertransformasi menjadi seorang wanita karir yang tak hanya cantik tapi juga cerdas, dan jangan lupakan body nya yang seksi.


Pantas saja jika Jordan tak mau berbagi pemandangan indah itu dengan orang lain. Bahkan Jordan tak segan menghukum body guard nya yang kedapatan menatap istrinya meski tanpa sengaja.


Pernah seorang body guard Jasmine tak sengaja menyentuh tangan Jasmine ketika sang majikan terpeleset. Jordan yang melihatnya langsung menyuruh body guard Jasmine itu untuk membersihkan kolam renang.


Sebenarnya bisa saja Jordan memberikan hukuman fisik padanya tapi Jasmine melarang, menurutnya itu terlalu kejam. Jadilah dengan perdebatan panjang hukuman itu dijatuhkan pada body guard, meski Jordan terlihat kesal karenanya.


Apalagi mommy juga mendukung Jasmine, benar benar merepotkan berurusan dengan makhluk bernama perempuan.


Daddy nya hanya bisa tertawa melihat kekalahan Jordan melawan kedua wanita yang dicintainya. Bahkan daddy nya sendiri sampai tak bisa berkata apa jika berurusan dengan mommy nya.


###


Hari ini ada undangan gala dinner dari salah satu rekan bisnisnya, dan dipastikan semua pengusaha akan hadir.


Tidak hanya pengusaha, bahkan artis dan diplomat juga tampak ikut memeriahkan acara tersebut. Ajang seperti ini jelas dimanfaatkan oleh sebagian orang untuk kenal dan menjalin kerja sama dengan orang baru.


Maka tak salah jika semua orang yang hadir disana berlomba lomba untuk memberikan penampilan terbaiknya.


Makan malam yang mewah, diselenggarakan di hotel berbintang lima dan dengan segala fasilitas terbaiknya, tentu sayang jika dilewatkan.


Tak lupa daddy dan mommy yang juga hadir atas undangan tuan rumah yang merupakan kawan lama daddy.


Mereka tampil memukau, saat tiba di lobby hotel mereka sudah disambut oleh kilatan lampu kamera dari pemburu berita, yang sangat disayangkan jika terlewati.


Sesekali menyapa koleganya, daddy dan mommy nampak menikmati perannya. Beberapa pasang mata yang sudah sejak awal kedatangan mereka memperhatikan penampilan paripurna sang primadona.


Meskipun sudah masuk usia paruh baya tapi pasangan suami istri ini masih memukau disetiap kesempatan. Daddy pun tak jarang menjawab pertanyaan dari para kuli tinta tersebut.


Ah masa keemasan mereka memang sudah lewat digantikan oleh pemeran baru yang lebih kompeten tapi jangan lupa, para orang tua inilah yang membuka jalan untuk seluruh anak muda berkarya.


Jika pasangan suami istri yang berumur itu masih tampak terlihat harmonis dan menikmati acara malam ini, berbeda dengan generasi keduanya.


Jordan benar benar tidak suka berlama lama disini, hanya karena menghargai sang tuan rumah Jordan akhirnya ikut memenuhi undangan tersebut.


Tapi sejak berangkat wajahnya sungguh tak sedap dipandang, berbeda jauh dengan istrinya yang terlihat santai dan yang pasti tampil sangat cantik malam ini.


Jordan benar benar harus tahan untuk tidak mengeluarkan emosinya, melihat banyak mata memandang kagum pada sang istri. Jangan lupa mata dari pria pria mata keranjang yang menatap lapar kearah istrinya tersebut.


Rasanya ingin sekali mencongkel mata mereka karena telah berani memperhatikan istrinya, dari kepala sampai kaki.


Banyak tamu undangan yang terpukau oleh penampilan mewah seorang Jasmine, yang dikenal sebagai sekretaris Jordan.


Tidak banyak yang tahu jika Jasmine bukan hanya sekretaris pribadinya, tapi juga merangkap istri kesayangan sang CEO dingin yang kini kembali ke mode pengaturan awalnya.


Sedingin es di kutub utara, diam lebih banyak diam dan hanya menanggapi dengan jawaban singkat. Dia tak memperbolehkan Jasmine melepas genggaman tangannya.


Bahkan sejak tiba di lobby hotel, Jordan merangkul istrinya dengan posesif, takut jika sang istri jadi sasaran empuk pria pria hidung belang disana.


Meski risih, Jasmine tetap tersenyum karena ini adalah kali pertamanya datang ke sebuah acara resmi apalagi dengan status sebagai istri Jordan.


Dia ingin tahu kehidupan masyarakat old money atau papan atas yang glamour seperti apa, dan tentu saja ingin mengenal mereka meski pasti tidak semuanya mau berteman dengannya dengan tulus.