Savage Love

Savage Love
#19



Robby baru saja akan mendudukkan dirinya disamping Hanna istrinya, tapi belum juga duduk istrinya sudah menyeretnya.


"Pertanyaanmu akan kita bahas nanti dikamar, tapi sekarang kita makan malam dulu. Mereka sampai kelaparan karena terlalu lama menunggumu." Hanna menggandeng tangan suaminya.


Jordan tidak mau kalah dengan mommy dan daddy nya, dia juga menggandeng tangan Jasmine. Jasmine melirik kearah tangannya, dan menoleh ke arah Jordan. Tapi Jordan tak bergeming. Dia hanya menatap ke depan, dan mereka sampai diruang makan.


Jordan menarik kursi makan untuk Jasmine, dan dia duduk disebelahnya. Perlakuan yang sangat manis, tidak luput dari pantauan kedua orang paruh baya itu, mereka tersenyum.


Jasmine yang masih canggung dengan situasi ini lebih banyak diam, Hanna melayani suaminya. Mengambilkan nasi putih dan beberapa lauk. Meski nasi putih bukan makanan pokok mereka, tapi sejak menikah dengan Hanna, Robby mengikuti kebiasaan istrinya yang menggunakan nasi sebagai menu makanan wajibnya setiap hari.


Itu karena Hanna berasal dari salah satu negara di Asia Timur yang dimana nasi adalah makanan pokok mereka. Awalnya Robby merasa aneh tapi lambat laun nasi harus ada dalam daftar makanannya.


Jordan yang sejak kecil sudah mengikuti kebiasaan kedua orang tuanya pun nampak biasa saja. Berbeda dengan Jasmine, yang baru kali ini makan nasi.


Sebenarnya di restoran tempatnya bekerja juga ada menu nasi putih karena pengunjung the reds berasal dari hampir seluruh negara di dunia. Dan nasi adalah makanan pokok yang tidak boleh dilewati, oleh karena itu pemilik restoran menambahkan nasi sebagai salah satu menunya.


Jasmine merasa aneh dengan rasanya, tapi dibandingkan dengan gandum rasanya tidak terlalu buruk. Bahkan lembut dilidahnya, membuatnya mulai menikmati makan malam nya kali ini.


Jordan memberinya beberapa lauk, dan karena hari ini adalah hari yang istimewa bagi Hanna, jadi dia memasak menu seafood kesukaan Jordan. Mereka pun makan dalam diam, Jordan bahkan beberapa kali mencoba menyuapi Jasmine, meski sempat menolak tapi Jordan tetap berusaha. Akhirnya berhasil.


Untung saja dia tidak memiliki alergi terhadap makanan laut jadi bisa mengimbangi, namun bukan berarti dia bisa makan semua jenis seafood apalagi jika dalam jumlah banyak.


Tubuhnya tidak bisa menerima beberapa jenis kerang-kerangan, dia akan merasakan merasakan gatal jika makan jenis kerang tersebut.


Hanna memasak hampir semua jenis seafood, ada ikan, udang, kerang dan cumi. Tapi sepertinya kerang yang dimaksud tidak ada di meja ini jadi Jasmine bisa bernapas lega.


Selesai makan mereka tidak segera beranjak dari sana, masih berbincang santai dan meski tidak secanggung tadi awal datang kemari, Jasmine masih terlihat gugup, bayangkan saja tiba-tiba dia diundang dan makan malam dalam satu meja dengan orang-orang kaya yang bahkan dalam mimpi pun tidak pernah ada.


Hanna sangat menyukai Jasmine, gadis ini mengingatkan pada dirinya dulu, yang begitu canggung bahkan beberapa kali melakukan hal yang membuatnya malu pada keluarga besar Robby pada waktu itu.


Maklum saja Hanna hanyalah seorang gadis desa yang tidak pernah mengenyam pendidikan formal. Karena ditempat tinggalnya dulu, gadis-gadis yang bisa sekolah adalah yang berasal dari keluarga kaya saja.


Sedangkan dia dari keluarga tidak mampu, orang tuanya hanya buruh di peternakan dengan upah yang tidak seberapa hanya cukup untuk menyambung hidup mereka saja.


Hanna hidup berdua dengan ibunya, karena ayahnya sudah lama meninggal sejak dia dalam kandungan. Untung saja Hanna gadis yang cerdas, meski tidak bersekolah dia tidak pernah malu.


Ibunya selalu mengajarinya membaca dan menulis, sehingga dia bisa memiliki kemampuan dibandingkan gadis seusianya yang lain. Ibunya sering membawakannya buku bekas karena tahu Hanna sangat gemar membaca.


Buku-buku bekas itu diperoleh dari majikannya yang menumpuk di gudang, dari pada dibuang dan dibakar ibu Hanna memintanya dan majikannya memberikan banyak buku.


Tak jarang jika ada buku baru yang dibeli, mereka akan langsung memberikan buku-buku lamanya secara cuma-cuma. Dan setiap kali ibunya pulang, Hanna selalu menunggunya dengan senang hati. Baginya mendapatkan satu buku baru adalah hadiah yang sangat istimewa.


Dia hampir menyukai semua buku yang dibacanya, mulai dari buku pelajaran bekas, buku tentang cara mengelola perkebunan dan peternakan, hingga buku science. Hingga pernah suatu waktu ibunya membawa buku yang isinya tidak dia mengerti, tentu saja karena buku itu berbahasa inggris.


Bahasa asing yang tidak pernah didengarnya, Hanna hanya belajar bahasa ibunya yaitu bahasa kanton, tapi Hanna tidak berkecil hati. Jika ibunya libur bekerja Hanna mengajak ibunya ke kota untuk bertemu dengan sahabatnya yang seorang pedagang, dan dia pandai berbahasa inggris.


Hanna belajar dengan cepat, dan selain belajar bahasa inggris, dia juga belajar bahasa asing lainnya. Paman itu mengajarkan banyak bahasa tapi yang paling dia suka adalah bahasa inggris dan mandarin. Karena ternyata bahasa ibunya sedikit berbeda dengan bahasa mandarin.


###


Hanna sangat menjaga kehamilannya waktu itu, tapi kejadian naas menimpanya dan dia harus rela menerima kenyataan.


Flashback on


Usia kandungan Hanna sudah memasuki trisemester ketiga, dua bulan lagi dia akan melahirkan dan mereka akan segera bertemu dengan pewaris kerajaan bisnis milik keluarga Robby.


Semua anggota keluarga menyambutnya dengan suka cita, maklum saja Robby adalah anak tertua dikeluarganya. Adik-adiknya perempuan dan masih melanjutkan pendidikan.


Kedua orang adiknya tidak ada yang berminat pada dunia bisnis sepertinya, dan Robby dituntut untuk bisa menguasai ilmu tentang manajemen perusahaan. Mulai dari kecil dia selalu belajar keras.


Disaat anak seusianya bermain, dia bahkan berkutat dengan banyak buku. Meski tak jarang dirinya mengeluh dan merasa bosan. Untung saja paman Ronald asisten sekaligus tangan kanan papanya sangat memahaminya, sehingga dia akan mengajarinya dengan cara bermain sambil belajar, karena itu akan lebih menyenangkan.


Dia akan mengajarinya segala hal tentang bisnis dan resikonya, tapi disaat Robby mulai bosan dia akan mengajaknya bermain. Sehingga Robby dengan senang hati belajar.


Tuan Justin ayah Robby terkenal sebagai pebisnis ulung dan dia tidak akan segan-segan menjatuhkan siapapun lawannya. Begitu juga dengan Ronald, keduanya dikenal sangat kejam jika menyangkut bisnis dan keluarganya.


Robby dan Hanna sedang melakukan perjalanan keluar kota ketika kecelakaan itu terjadi. Sebuah truk besar terlihat menghalangi jalannya, sedangkan dibelakangnya tampak beberapa mobil mengikuti sejak tadi.


Sebuah mobil mencoba mendahului dengan kecepatan penuh bahkan mengenai badan mobilnya. Tentu saja karena jalanan sedang sepi jadi kejadian itu luput dari pantauan polisi.


Mobil yang dikendari Robby dan Hanna akhirnya mengenai pembatas jalan, Hanna pingsan seketika, beruntung mereka mengenakan sabuk pengaman jadi hal yang tidak diinginkan bisa dihindari.


Robby panik, dia mencoba menghubungi Justin ayahnya, dan Teddy asistennya. Meski mobil rusak parah dan dia juga mengeluarkan darah di keningnya karena benturan yang cukup keras, Robby berusaha untuk menyelamatkan istri dan juga calon anaknya.


Tak lama ambulan datang bersama Teddy sang asisten. Mereka lalu membawa Robby beserta istri kerumah sakit terdekat untuk penanganan lebih lanjut.


Malang tak dapat ditolak, terlalu keras benturan yang terjadi, serta banyaknya darah yang keluar akhirnya Hanna harus segera dioperasi guna menyelamatkan bayi yang dikandungnya.


Robby sempat tak sadarkan diri, jadi prosedur operasi sudah ditanda tangani oleh Justin yang tiba tak lama setelah mereka tiba dirumah sakit. Semua orang panik, Justin meminta dokter melakukan yang terbaik bagi menantu dan juga calon cucunya.


Operasi pun dilakukan, Robby sadar sesaat setelah tangisan bayi dalam gendongan mamanya. Ya bayi mereka sudah lahir, jenis kelamin laki-laki persis seperti saat usg. Mereka menyambutnya dengan sukacita.


Lalu bagaimana dengan Hanna, istrinya masih belum sadar. Yang lebih mengejutkan adalah Robby harus menerima kenyataan bahwa rahim istrinya bermasalah. Karena benturan itu menyebabkan Hanna harus diangkat rahimnya.


Dunia seakan tak adil padanya, tapi demi menyelamatkan nyawa istrinya Robby pun menyetujuinya. Operasi kedua pun dilakukan, dan berjalan sukses.


Sekarang tinggal menunggu Hanna siuman, entah bagaimana reaksinya nanti.


###


Gantung, emang enak. 😁