
...~ Happy Reading ~...
...____________________...
...***...
Gulita semakin pekat, gemuruh angin kian kejam menusukkan dingin yang menggigil. Di luar sana, lagi-lagi petir menggelar, bersamaan dengan seberkas cahaya putih yang berkedip menerangi pekat secara cepat.
Tanpa perlu lagi meminta izin, hujan pun akhirnya meluncur dengan tak tanggung-tanggung. Meskipun begitu, Hariss tidak peduli dengan cuaca yang tak bersahabat. Lelaki tampan yang terlihat tengah menahan amarah saat itu, terus melajukan mobilnya dengan kencang di tengah-tengah jalanan kota Edinburgh yang mulai licin.
Sepanjang perjalanan, pikirannya berkecamuk dengan banyak hal yang tidak sanggup ia nalari dengan baik. Hati yang terlanjur sakit, jiwa yang serasa hancur, tidak mampu menuntunnya untuk mengurai benang kusut yang terjadi dalam keluarganya.
Pikiran-pikiran yang tak menentu, pada akhirnya mengantarkan Hariss melabuhkan perjalanan tak ada arah kala itu, di sebuah klub malam.
Hujan deras membuatnya berlari kecil memasuki bangunan yang sarat akan godaan itu. Hariss langsung berjalan masuk sambil melepaskan jaketnya yang sedikit basah terkena air hujan.
Dingin yang menemani perjalanannya di luar tadi, seketika berganti kehangatan dalam ruangan dengan sorot lampu warna-warni dan berputar-putar. Hentakan musik yang keras, cukup mampu mengalihkan sedikit pikiran Hariss malam itu.
Ia langsung menuju meja bartender dan memesan wine. Suasana bising dan pemandangan vulgar di sekelilingnya dalam ruangan itu, tidak mempan untuk mengalihkan atensi seorang Hariss.
Pikiran lelaki itu teramat kacau, masih sulit mengurai apa yang tengah terjadi di keluarganya.
Vlora itu putri mommy? Dia adikku? Kenapa baru sekarang diketahui setelah ada Given di antara kita? Aku ... aku meniduri adikku sendiri? Aku yang bejad atau takdir yang terlalu kejam?
Hariss memijit pangkal hidungnya dengan mata terpejam. Begitu bartender menyodorkan minuman beralkohol itu di hadapannya, Hariss pun langsung meminum habis dalam sekali teguk. Sekali lagi ia meminta hal yang sama dan kembali dituangkan oleh laki-laki yang tampak lihai di balik meja itu.
"Hey, Chris" sapa seorang lelaki pada bartender di sana. Lelaki bertubuh tegap yang tiba-tiba saja sudah berdiri di samping Hariss.
Hariss tak peduli, ia sibuk dengan gelas yang berada di tangannya.
"Hai, Bro! Long time no see. How are you?" Bartender itu tampak senang. Sepertinya, mereka teman lama yang sudah lama baru bertemu kembali.
Lelaki itu terkekeh. "Kabarku baik, Max. Hanya sedikit sibuk. Kau tahu pada siapa aku bekerja, 'kan?" Mendudukan tubuhnya pada kursi dekat Hariss.
Bartender itu mengangguk dengan senyum, lalu memberikan segelas wiski untuk lelaki itu. Ia hafal betul minuman favorit lelaki itu.
Tangannya terus berjibaku dengan botol-botol berisi minuman beralkohol dan gelas-gelas di sana. Sementara itu, Hariss sedikit tertarik mendengar percakapan keduanya kala nama besar keluarganya terdengar.
Lelaki yang satunya tergelak. "Ya, kau benar, Chris. Begitulah Tuan Muda. Waktu untuk bersenang-senang malam ini pun sepertinya hanya sebentar. Ada yang harus aku selesaikan lagi," ucap lelaki dengan hoodie hitam yang membungkusi tubuh kekarnya.
Penasaran, Hariss lalu menoleh ingin mengetahui siapa lelaki di sampingnya itu. Mungkin saja dia kenal, pikirnya. Ya, sebagian dari orang-orang kakaknya dia tahu. Dan dia pun tahu kalau Tuan Muda yang diperbincangkan dua orang itu adalah kakaknya.
Hariss memicingkan matanya menatap lelaki itu. "Orang baru tetapi sepertinya tidak asing," gumamnya.
Baru akan sedikit mencondongkan tubuhnya untuk menatap lebih dekat, gayung pun bersambut. Merasa diperhatikan, lelaki itu lantas menoleh ke arah Hariss.
Hariss tersenyum dan menyapa, sedangkan lelaki itu terperanjat setengah mati.
"Kamu? Hai!"
...🌷🌷🌷...
...To be continued .......
...____________________...
...###...
...Hai, semuanya 👋 AG balik lagi, heheh 🤭 Lama ngilang yah, otor kentang ini 😁😁...
...Sedang diusahakan untuk menamatkan karya ini secepatnya, tapi ... yah begitulah. Ada saja kesibukan dan lain hal sebagainya....
...jangan lupa like dan komen yah 💋...
...***...
Oh iya, sambil nunggu bab selanjutnya, mampir juga di karya teman AG yang ini ini yah 😍