Not You

Not You
78. Apa itu Benar?



...~ Happy Reading ~...


...____________________...


...***...


Vlora yang tadinya tengah membawa nampan berisikan segelas air putih dan obat untuk mengikatkan calon mertuanya dengan jadwal minum obat, seperti yang sudah ia lakukan beberapa hari terakhir, tiba-tiba terurung.


Begitu sampai di depan pintu, langkah serta gerakannya yang hendak mengetuk pintu, mendadak terhenti. Tidak disangka-sangka, telinganya mendengar fakta yang begitu menyayat.


Seluruh tubuh Vlora menegang dan nampan di tangannya pun terlepas begitu saja. Tanpa permisi, air mata pun meluap deras membasahi pipinya. Vlora terpaku bodoh tak percaya, tetapi bunyi langkah kaki yang mendekat dan pintu yang terbuka, seketika membuatnya berlari kencang menjauh dari sana.


Vlora berlari masuk ke kamarnya, menutup pintu lalu mengunci diri di dalam sana. Jangan tanyakan perasaan ibu satu anak itu seperti apa, bahkan lebih hancur dari yang dirasakan Nyonya Glad.


"Ra, Vlora!" Suara nyonya besar Alexander itu terus terdengar bersamaan dengan bunyi ketukan pada pintu berulang kali.


"Vlora, buka pintunya, Sayang! Mommy bisa jelaskan semuanya."


"Ra, maafkan mommy, Sayang!"


Wanita cantik berusia senja itu pantang menyerah. Ia terus saja memanggil dan mengutuk pintu terus-menerus.


"Dengarkan penjelasan mommy dulu, Sayang. Mommy tidak ada maksud untuk menyakiti apalagi membohongimu. Mommy juga baru mengetahui hal ini," ucap Nyonya Glad dibarengi Isak tangis yang tak henti-hentinya.


"Ra, Vlora!" panggilnya lagi dan lagi, tetapi tidak ada respon sedikitpun dari dalam sana.


Vlora menenggelamkan seluruh wajahnya pada bantal, membasuh benda empuk itu dengan air matanya. Suaranya tak tertelan bantal yang dipeluknya.


Jadi dia ibu kandungku? Berarti selama ini aku tinggal dengan wanita yang bukan ibu kandungku? Tapi kenapa? Kenapa dia meninggalkanku begitu saja? Apa karena tuan Alexander yang kaya raya itu? Apa ini, Tuhan? Kenapa takdir selalu mempermainkan hidupku?


Vlora menangis dengan suara tertahan. Dadanya terasa sesak, seolah oksigen di sekitarnya berkurang dengan perlahan. Keributan yang terjadi di depan pintu, tidak dia hiraukan.


Tidak dapat lagi tuk menahan, Vlora berlari ke kamar mandi, lalu membasahi tubuhnya di bawah guyuran air. Perlahan ia menjatuhkan tubuhnya hingga terduduk dan meringkuk, dengan tangis yang beradu bersama derasnya pancaran air dari shower.


Kenapa juga papa menyembunyikan ini semua dariku? Apakah aku anak yang tidak diinginkan hingga ditinggalkan ibu kandung dan dibohongi papa berpuluh-puluh tahun?


Dengan mata yang senantiasa terpejam, Vlora menengadahkan wajahnya, hingga diterpa guyuran air. Tiba-tiba saja, bayangan putra semata wayangnya terlintas di hadapannya.


"Giv," lirihnya. Tiba-tiba Vlora sadar satu hal. "Ya, Tuhan!" Ia memekik histeris, hingga membenturkan kepalanya beberapa kali pada dinding kamar mandi.


"Jika dia ibu kandungku, kenapa semesta dengan sengaja mempertemukan aku dan anaknya dari pria lain? Kenapa? Lalu dengan kejamnya setelah pertemuan itu menghadirkan putraku, kenyataan pahit ini harus aku telan lagi. Sakit macam apa ini, Tuhan?" Vlora berteriak sambil memukul-mukul dadanya sendiri.


Sementara itu, di depan pintu kamar Vlora, Hariss yang mendengar keributan, juga berlari hendak menghampiri tempat itu. Namun, ia pun mendadak shock begitu mendengar setiap permintaan maaf sang ibu pada calon istrinya.


"A-apa yang Mommy katakan? A-aku tidak salah mendengar?" tanya Hariss membuat ibu serta ayahnya terbungkam bodoh.


"Jawab aku, Mom, Dad. Apa itu benar? Benar dia putri mommy? Ja-jadi mommy punya anak lain selain kita bertiga?"


Tidak ada jawaban sama sekali. Dan bungkamnya sepasang suami-istri itu susah cukup untuk menjelaskan semuanya pada Hariss.


Lelaki tampan itu langsung berbalik dan melangkah pergi. Entah apa yang ia rasakan saat ini, tetapi satu hal yang pasti, ia kecewa dan terluka.


"Hariss, Hariss! Dengarkan mommy dulu, Ris!" teriak Nyonya Glad.


Namun, Hariss tidak menggubris. Ia terus melangkah dan segera menghilang dari sana.


...🌷🌷🌷...


...To be continued .......


...***...


...Jangan lupa like dan komen yah, gaess 💋...


..._____________________...


...###...


Sambil menunggu AG up bahan selanjutnya, mampir di sini dulu yuk ....



Bercerita tentang manis pahitnya kehidupan seorang wanita cantik bernama Sashi yang harus berjuang membesarkan putranya seorang diri setelah kematian suaminya karena kecelakaan. Sashi yang seorang desainer harus mampu mengelola dan mempertahankan perusahaan peninggalan suaminya dari sifat tamak adik iparnya.


Seiring waktu, Sashi berubah menjadi seorang CEO wanita dan seorang Ibu serta akan menguak misteri kematian suaminya. Apakah ketika semuanya terkuak Sashi masih sendiri, atau ia berhasil menemukan pendamping hidupnya?