
...~ Happy Reading ~...
...____________________...
...***...
Vlora terperanjat setengah mati begitu mendengar suara berat yang sudah sangat dikenalnya, bahkan terkadang menghantui dan mengganggu di setiap malamnya.
Ponsel yang berada di tangan Vlora terlepas saking kagetnya. Ia terbelalak tidak percaya melihat siapa pria yang kini duduk anteng di rumahnya.
Jantung Vlora tiba-tiba saja berdetak dengan sangat cepat, bagai genderang yang bertalu. Nafasnya seolah tercekat melihat seringaian di wajah tampan pria arogant di hadapannya kini.
"Uncle!"
Berbeda dengan ibunya, bocah lelaki itu justru berseru kegirangan melihat siapa pria yang kini bertandang di rumah sederhana mereka. Tanpa menunggu komando, ia segera berlari kecil dan berburu dalam pelukan pria itu.
Vlora yang hendak mencegahnya pun kalah cepat. Pria yang masih setia duduk ala bos besar itu merentangkan kedua tangannya dan meraih tubuh kecil Given dalam dekapannya.
"Halo, Sayang! Kau merindukan uncle?" Beberapa kali tepukan lembut di punggung kecil Given.
Si kecil itu mengangguk dengan antusias. "Sangat merindukanmu, Uncle." Dan jawaban Given membuat pria itu tersenyum penuh kemenangan.
Mata elangnya melirik Vlora dengan tajam, memperlihatkan banyak rasa yang tersirat dalam tatapan itu, tetapi tidak tersampaikan sama sekali pada semua panca indera Vlora.
"Ka-kau ...." Vlora terlalu gagu untuk berucap. Ia lalu berusaha menguasai diri sebelum kembali berbicara.
"Ma-maksudnya Anda. Kenapa bisa masuk ke rumahku? Saya akan melaporkan pada warga bahwa ada pencuri di sini!" ucap Vlora tegas.
Ia hendak menunduk dan memungut ponselnya untuk melakukan panggilan, tetapi ponsel itu sudah lebih dulu diraih oleh pria yang berdiri tidak jauh di sampingnya.
"No, Mommy! Jangan, Giv sangat merindukan Uncle! Jangan dilaporkan, Mom! Kasihan uncle nanti," ucap Given sembari mengeratkan pelukannya.
Pria itu tersenyum menang sekali lagi. "Manis sekali kamu, Sayang. Apakah mommy-mu juga merindukan uncle?" Matanya melirik Vlora.
"Tidak!" pekik Vlora tiba-tiba.
Terdengar gelak tawa memecah memenuhi seisi rumah berukuran minimalis itu.
"Kenapa uncle tertawa?" tanya Given bingung.
"Mommy kamu itu sangat lucu, Sayang!" Lelaki itu tiba-tiba berdiri dari duduknya, setelah memindahkan tubuh kecil Given di sampingnya.
"Uncle mau ke mana?" Given ikut berdiri dan lagi-lagi meraih tangan lelaki itu.
Vlora meradang melihat putranya yang terus saja menempel pada lelaki menyebalkan itu.
"Tidak, Giv! Kamu tidak akan kemana-mana. Masuk ke kamarmu sekarang juga!" tegas Vlora.
Namun, bocah itu sedikit pun tidak mau melepaskan tangan pria di sampingnya. Digenggamnya tangan pria itu dengan sangat erat.
"Giv mau sama uncle, Mom! Izinkan Giv kali ini saja," ucapnya memohon pada sang ibu.
"Tidak perlu khawatir, Sayang! Uncle tidak akan kemana-mana. Uncle akan menemani kamu malam ini di sini," ucapnya pada Given, tetapi matanya menatap lurus pada Vlora.
Wanita cantik itu lagi-lagi terbelalak. "A-apa? Kau ... ka-kau mau tidur di sini? Tidak, tidak, tidak!" pekik Vlora.
Tanpa memperdulikan ucapan sang ibu, Given malah menarik tangan besar itu dan membimbing ke kamar miliknya. Lelaki itu mengedikan bahu sambil tersenyum remeh melirik Vlora.
Begitu keduanya lelaki berbeda generasi itu tak lagi terlihat, Vlora lekas menghampiri lelaki lainnya yang masih sigap berdiri di ruang tamu saat itu. Tak tanggung-tanggung dan tanpa takut, Vlora meraih kerja baju lelaki itu.
"Kenapa kalian masuk di rumahku tanpa izin? Kenapa, Vulgopus sial*an? Apa yang kalian inginkan?" tanya Vlora dengan sangat geram.
Lelaki di hadapannya tidak bereaksi apa-apa dengan tindak kasar Vlora padanya. Wajah datar itu membuat Vlora antara marah dan takut.
"Apa perlu saya mengatakan keinginan Tuan Muda yang mewakili seluruh keluarga besar Alexander?"
Seketika seluruh tubuh Vlora terasa lemas tak berdaya. Cengkeramannya pada kerah baju lelaki itu, mengendur dengan sendirinya. Perlahan dan tertatih, ia melangkah mundur dengan teratur.
"Tidak! Jangan lakukan itu!"
...🌷🌷🌷...
...To be continued .......
...___________________...
...***...
...Jangan lupa aktifkan jempolnya yah 📌...
...✨✨✨...
Rekomendasi bacaan lagi nih 😍 Mampir yah gaess, jika berkenan dsn punya waktu ❤️