
...~ Happy Reading ~...
...____________________...
...***...
Good bye Edinburgh! See you again. Terima kasih untuk tujuh tahun di negeri ini.
Seutas senyum samar bersamaan dengan setetes air mata yang luruh, terlihat mewarnai wajah cantik seorang wanita. Dalam sebuah pesawat dengan nomor kursi 19F, wanita itu duduk dengan pandangan keluar jendela, menatap lekat pemandangan negeri seribu kastil di bawah sana.
I will miss you ....
Sepahit apapun perjalanan hidupnya tujuh tahun di negeri dengan julukan 'Athena of Britania' itu, tetap saja ada penggalan-penggalan kisah manis di sudut-sudut kota tua tersebut.
Beberapa menit lalu, tepat pukul 23.40 PM, pesawat yang ditumpangi wanita itu, take-off dari Edinburgh Airport. Bukan lagi hal yang baru atau diherankan, bandara udara Edinburgh merupakan bandara tersibuk keenam seantero Inggris Raya.
Di sampingnya, duduk seorang bocah berwajah aneh dengan pakaian yang sangat aneh pula.
Orang-orang dalam pesawat tersebut menatap jijik dan tidak suka.
"Mom, kenapa aku didandani seperti ini?" bisik si bocah di telinga ibunya.
Sang ibu hanya tersenyum dan menggeleng. Ia lalu meminta anaknya untuk lekas tidur saja, karena mereka akan menempuh perjalanan yang memakan waktu tidak sedikit.
...*****...
Sementara itu di Newington, tepatnya di kediaman Tuan Muda Alexander pertama, perdebatan hangat tengah terjadi antara dua pria tampan yang sama-sama memiliki kekuasaan di ALXΒ³H Grup.
Meraka adalah Hae dan Hariss. Dua pria itu saling menyalahkan atas hilangnya Vlora dan Given. Tampak di wajah Hae, lebih banyak amarah yang mendominasi dari sang adik. Melihat ketegangan yang tercipta di waktu larut malam saat itu, Nyonya Glad pun menengahi kedua putranya.
"Belum 24 jam, tenanglah. Orang-orang kita pasti menemukan mereka. Tidak ada gunanya kalian bertengkar seperti ini." Nyonya Glad berdiri sambil memegang bahu putra sulungnya.
Wanita tua itu maupun yang lainnya tahu, bahwa mudah menenangkan Hariss, tetapi tidak mudah untuk Hae. Emosi lelaki introvert itu terlalu sulit untuk dikendalikan.
"Lagipula, kenapa kau yang tampak marah, Hae? Kau tidak punya urusan dalam-"
"Dia pelayanku! Bukankah itu tanggung jawabku?" Tuan mudah itu sengaja memotong ucapan ayahnya.
"Dia bukan pelayan! Dia kekasihku!" Hariss membalas ucapan sang kakak yang dirasanya merendahkan Vlora.
Terdengar gelak tawa sekilas dari mulut Hae, sesudah itu ia melepaskan tangan ibunya, lalu kembali mendekat ke arah sang adik.
"Mantan, hanya mantan kekasih!" ucapnya tegas meski dengan nada rendah.
"Ya, mantan! Mantan yang berubah menjadi ibu dari anakku!" Satu sudut bibir Hariss terangkat.
Hae yang mendengar itu, terlihat menahan geram. Ia seolah tertampar dengan ucapan adik laki-lakinya. Kepalan kedua tangannya tidak dapat disembunyikan dari tatapan kedua orang tuanya.
Tidak ingin lepas kontrol, lelaki bossy itu berbalik dan segera meninggalkan ruang keluarga menuju kamarnya.
"Cukup, Ris! Mommy tidak ingin melihat perdebatan seperti ini lagi!" titah sang ibu.
Hariss lantas mengangguk. "Baik, Mom!"
Mereka pun masih setia menunggu kabar dari anak buah yang ditugaskan untuk mencari Vlora dan juga Given, di seluruh pelosok Edinburgh malam itu.
...*****...
Di tempat lain, di salah satu bar di Edinburgh, tampak seorang lelaki tampan tengah duduk dengan banyak sekali botol-botol minuman beralkohol di hadapannya.
Terdengar umpatan-umpatan tidak begitu jelas dari mulutnya. Sesekali ia akan tertawa lalu setelah itu menangis lagi. Orang-orang menatapnya aneh sekali.
"Wanita jaha*nam ... ja**ng sia*lan! Dia menipuku selama ini ... ternyata dia berhubungan dengan keluarga kaya raya itu." Terdengar tangisan kecil dari bibirnya.
"Wanita gila harta ... tapi kenapa? Kenapa dia menerimaku tujuh tahun lalu? It's a fu*cking seven years!"
Begitu saja seterusnya, ia menangis dan tertawa sepanjang malam dalam bar hingga pagi menjalang.
...*****...
Kurang lebih 40 jam lebih telah berlalu. Perjalanan penerbangan sebuah maskapai internasional dengan transit sebanyak 2x pada dua negara yang berbeda, akhirnya landing dengan selamat di sebuah bandara udara.
"Welcome to heaven of earth!"
...π·π·π·...
...To be continued .......
...*...
...*...
...*...
...Kondisikan jempolnya yah ππ€...