Not You

Not You
65. Caroline



...~ Happy Reading ~...


...____________________...


...***...


"Jangan lagi membahas tentang ini! Sekalipun itu dia, belum tentu dengan anak itu" ucap Tuan muda dengan nada pelan.


Setelah itu, kembali ia hendak membukakan pintu. Namun, lagi-lagi suara sang asisten mencegahnya.


"Kenapa Tuan tidak mencoba untuk membuktikannya saja? Bukankah detik ini juga kita bisa melakukannya?" Zack seolah berupaya menahan tuannya.


Hae mendengus kesal tanpa berbalik. Ia memejamkan matanya kuat, menekan dilema besar yang sedang melingkupi jiwanya.


"Atau, kita bisa mengecek lagi hasil dari rumah sakit di Edinburgh yang kemarin sempat dibatalkan. Pihak rumah sakit juga masih sering menghubungi saya, Tuan. Mungkin saja ...."


"Cukup!" pekik Hae.


"Sudah aku katakan, jangan membahas ini lagi! Apa kau tuli? Kau berani melawanku sekarang?" tanya Tuan muda itu dengan perasaan dongkol.


Kali ini ia berbalik dan melangkah mendekati sang asisten yang tengah menunduk. Ada marah yang coba ia tahan


"Memangnya apa yang kau harapkan dari ini? Aku harus melakukan semua seperti yang kau katakan tadi dengan mengesampingkan perasaan adikku? Mengorbankan dirinya? Kau pikir aku terlalu kejam?" cecar Hae pada asistennya.


Zack tidak mampu lagi untuk mengangkat kepalanya seperti awal tadi. Sejujurnya, ia memahami dilema yang tengah dirasakan tuannya. Namun, di lain sisi, ia pun ingin melihat lelaki yang ia hormati itu bahagia dan dia tahu tuannya itu bahagia saat bersama sepasang ibu dan anak.


"Aku sudah terbiasa tanpa seorang wanita. Kau tidak perlu khawatir!" ucapnya tegas dan langsung membuka pintu.


Hae pun melangkah keluar dari suite room hotel saat itu dengan hati yang kacau tetapi dipaksakan tenang. Langkahnya sampai di depan lift dan saat pintu lift itu terbuka, ia kaget dengan keberadaan seorang wanita di dalam sana.


Ia yang tadinya hendak masuk ke lift, menjadi terurung. Lelaki itu mematung di tempatnya begitu mendapati sesosok anggun nan cantik berdiri di hadapannya.


Seperti sudah mengetahui atau bahkan mempersiapkan semua ini, wanita cantik itu tidak menunjukkan sikap terkejut sama sekali. Ia tampak tenang bahkan tersenyum manis menatap Hae penuh rindu.


"Hae," sapanya lembut dengan wajah full senyuman.


Tidak ada respon apa-apa dari tuan muda itu, membuat sang wanita memilih melangkah keluar dari lift dan menghampirinya.


Kaki jenjang wanita itu melangkah anggun mendekati Hae yang masih berdiri mematung di tempatnya.


"How are you, Darling?" tanya wanita itu.


Dengan gerakan yang gemulai, ia hendak menyentuh dada bidang Hae yang terbalut jas. Namun, sebelum tangannya mendarat sempurna, sebuah suara tegas dari arah samping menggagalkan niatnya.


"Singkirkan tanganmu! Jangan menyentuh Tuan Muda sedikitpun!" Itu suara Zack.


Dia yang tadinya menyusul sang atasan, melihat pemandangan itu dari jauh tampak geram. Segera ia mendekat dan menahan tangan wanita itu yang masih mengudara.


Sementara itu, wanita bernama Caroline meringis saat Zack dengan sengaja mencengangkan kuat tangan mungilnya.


"Lepaskan dia, Zack!" Hae baru membuka mulut.


Ia menatap wajah cantik di depannya dengan datar tanpa sepatah kata. Detik berikutnya pintu lift kembali terbuka, ia lalu melangkah memasuki lift dengan menarik tangan Caroline.


Hal itu membuat Zack sedikit kaget, apalagi melihat tuannya tidak menolak saat Caroline bergelayut manja di lengan sang atasan.


Apa ini? Ada apa dengan Tuan Muda?


Zack menahan rasa penasara dalam, sekaligus menahan marah saat menangkap senyum kemenangan di wajah cantik Caroline.


Wanita sial*an!


...***...


Waktu menujukkan pukul 12:00 WIB. Di depan gerbang sekolah Given, tampak seorang wanita tengah berdebat kecil dengan penjaga di sana.


"Maaf, Nona. Tapi di sini tidak mengizinkan siapapun menjemput anak-anak tanpa ID card. Dan Anda tidak memiliki itu," ucap penjaga gerbang.


"Tapi saya tantenya. Saya hanya lupa membawa saja." Wanita itu masih juga berdebat.


"Mohon maaf sekali lagi, tetap saja tidak bisa, Nona!"


Sial*an ....


...🌷🌷🌷...


...To be continued .......


...***...


...✨...


...✨...


...✨...


...Jangan lupa like dan komen 📌...


..._________________________...


Sambil menunggu, mampir juga di karya temanku ini yah 😍